Analisis Produktivitas Pekerjaan Instalasi Façade Curtain Wall Unitized System Pada Proyek High-Rise Building Dengan Metode Simulasi Operasi Konstruksi Berulang (Cyclone)

Mawardi Amin, Tatang Korniawan

Abstract


Pada tahun 2015 Indonesia telah berhasil menempati posisi kedua di dunia dalam hal pembangunan gedung bertingkat tinggi. Yaitu dengan merampungkan pembangunan 9 gedung dengan total tinggi mencapai 1.908 meter. Oleh karena itu perkembangan inovasi teknologi konstruksi gedung tinggi menjadi salah satu tantangan bagi para insinyur teknik sipil untuk meningkatkan kualitas kinerja dalam menghadapi persaingan global. Dari beberapa komponen pekerjaan konstruksi gedung. Façade merupakan salah satu komponen penting penentu kelayakan proyek gedung bertingkat tinggi. Aluminium-Glazing Curtain Wall Unitized System merupakan jenis pekerjaan façade yang paling populer. Sehingga pada penelitian ini penulis mencoba untuk menganalisa produktivitas pekerjaan instalasi Curtain Wall Unitized System dengan metode CYCLONE kemudian diaplikasikan pada 2 Alternatif metode instalasi untuk dibandingkan hasil kebutuhan biaya dan waktu penyelesaian pekerjaan.
Berdasarkan hasil analisa produktifitas dengan program operasi WebCYCLONE diperoleh nilai produktivitas instalasi untuk typical frame adalah 0,027823 frame/minute, instalasi corner frame 0,011232 frame/minute, dan end corner frame 0.009212 frame/minute. Setelah diaplikasikan ke dalam 2 metode alternatif yang diujikan maka diperoleh sebagai berikut: Alternatif-1 total waktu penyelesaian selama 293 hari dan biaya yang dibutuhkan sebear Rp. 4.216.809.120,- sedangkan Alternatif-2 total waktu penyelesaian 304 hari dan biaya yang dibutuhkan adalah Rp. 4.375.119.360,-Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Alternatif - mempunyai efisiensi lebih baik dengan selisih waktu 11 hari kerja dan biaya sebesar Rp. 158.310.240,-


Keywords


Curtain Wall Unitized System; CYCLONE; WebCYCLONE; productivity; Construction, Management.

Full Text:

PDF

References


. Abduh, M. (2007). The Development of Simulation Technology for Construction Operations. Proc. of Seminar Nasional Teknik Sipil 2007. Univ. Maranatha. Bandung, Indonesia.

. Abduh, M., Shanti, F., & Pratama, A. (2010). Simulation of Construction Operation: Search for a Prcatical and Effective Simulation System for Construction Practitioners. Proceeding of the First Makasar International on Civil Engineering (MICCE2010).

. Abourizk, S. M., Shi, J., McCabe, B., & Hajjar, D. (1995). Petri Nets for Simulation and Modeling of Construction Systems. Proceedings of the 1995 Winter Simulation Conference.

. Aji Pitoko, R. (2016). Nomor Dua di Dunia, Indonesia Sukses Bangun 9 Pencakar Langit. Retrieved from http://properti.kompas.com/read/2016/01/21/090000421/Nomor.Dua.di.Dunia.Indonesia.Sukses.Bangun.9.Pencakar.Langit?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=Kaitrd

. Cheng, T., Wu, H.-T., & Tseng, Y.-W. (2000). Construction Operation Simulation Tool-Cost. Department of Construction Engineering, Chaoyang University of Technology, Taiwan.

. Halpin, D. W. (1973). An Investivigation of the use of Simulation Network for Modeling Construction Operations. Illinois, USA: U. of illinois.

. Halpin, D. W. (1977). CYCLONE - Methods for Modeling Job Site Processes. Journal of Const. Engineering and Management (ASCE), 103.

. Halpin, D. W. (1990). MicroCYCLONE Users Manual for Construction Operations. West Lafayette, USA: Learning System, inc.

. Halpin, D. W., & A. Senior, B. (2012). Construction Management (4th ed.). Hoboken: John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd.

. Halpin, D. W., Huang, & Rong-You. (1995). Process Based Approach to Value-Added Construction -The CYCLONE/DISCO System. Canadian Journal of Civil Engineering, 22.

. Halpin, D. W., & Riggs, L. S. (1992). Planning and Analysis of Construction Operations. New York, USA: John Wiley & Sons, Inc.

. Han, S., Lee, T., & Ko, Y. (2014). Implementation of Construction Performance Database Prototype for Curtain Wall Operation in High-Rise Building Construction. Journal of Asian Architecture and Building Engineering, 156(January 2014), 149–156.

. Husen, A. (2011). Managemen Proyek. (D. Prabantini, Ed.) (II). Yogyakarta: ANDI. http://doi.org/DDC’21:6 58.404

. Ihsan, M. (2010). Pembangunan Add-In Simulation Operasi Konstruksi Berulang dengan Teknik Permodelan CYCLONE pada Microsoft Excel. Institute Teknologi Bandung.

. Lee, D.-E., Yi, C.-Y., Lim, T.-K., & Arditi, D. (2010). Integrated Simulation System for Construction Operation and Project Scheduling. Journal Computing In Civil Engineering, 557–569.

. Lembaga Pendidikan dan Pengujian Facade Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia. (2012). Buku Facade. Jakarta.

. M. Memari, A. (2013). Curtain Wall Systems A Primer. (A. M. Memari, Ed.). Reston: American Society of Civil Engineers.

. Martinez, J. . (1996). STROBOSCOPE: State and Resource Based Simulation of Construction Processes. Ann Arbor, MI, USA: University of Michigan.

. Nurhayati. (2010). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Graha Ilmu.

. Ove Arup & Partners. (2001). CWCT Curtain Wall Installation Handbook. Bath: Centre for Window and Cladding Technology, University of Bath.

. Quirouette, R. (2012). Glass and Aluminium Curtain Wall Systems. Ontario Association of Architects, 20.

. Singapore Standard (SS). Aluminium Curtain Wall (1997).

. Soeharto, I. (1995). Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta: Penerbit Erlangga.

. Stadar National Indonesia (SNI). Syarat Umum Jendela Aluminium Panduan (1989).

. Wan Sie, W., & Winxie. (2007). Analysis and Design of Curtain Wall Systems for High Rise Buildings. University of Southern Queensland.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.

View My Stats