PENERAPAN KONSEP AIRPORT MALL PADA BANDARA: STUDI KASUS BANDARA KUALA NAMU MEDAN SUMATERA UTARA

Rr. Chandrarezky Permatasari

Abstract


Ringkasan

Industri penerbangan di Indonesia berkembang pesat, ditandai dengan banyaknya penerbangan domestik maupun internasional, banyaknya maskapai penerbangan baru dan bertambahnya bandar udara di berbagai daerah. Salah satunya Bandar Udara Internasional Kuala Namu (IATA: KNO, ICAO: WIMM), yang berjarak 39 km dari kota Medan. Bandara internasional ini adalah bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara Kuala Namu diharapkan dapat menjadi bandara pangkalan transit internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya.

Bandara  Kualanamu merupakan Bandara Komersial yang memperkenalkan konsep Airport Mall dalam Bandara dan juga direncanakan menjadi pusat kegiatan yang dikelilingi oleh berbagai fasilitas pendukung, baik yang terletak di dalam pagar bandara maupun di luar pagar bandara. Fasilitas tersebut dapat berupa perkantoran, gudang logistic, arena permainan, hotel, perumahan, pusat industri, rumah sakit, pusat pendidikan, mall maupun sarana pendukung lainnya. Dalam menerapkan konsep mall dalam bandara komersial, ketidaknyamanan jika terjadi kepadatan calon penumpang dan non penumpang merupakan kendala yang dihadapi, sehingga membutuhkan penerapan desain Interior yang nyaman dan sirkulasi yang efektif

Kata Kunci: Bandara Kualanamu, fasilitas publik, konsep mall dalam bandara, kenyamanan

 

Abstract

The aviation industry in Indonesia is now growing quite rapidly, marked by the number of domestic and international flights, the number of new airlines and the increase of airports in various regions in Indonesia. One of them is Kuala Namu International Airport (IATA: KNO, ICAO: WIMM), an international airport which located 39 km from the city of Medan. This airport is the second largest airport in Indonesia after Soekarno-Hatta International Airport. Kuala Namu Airport is expected to become an international transit base airport for Sumatera and its surroundings.

Kualanamu Airport is a Commercial Airport that introduces the concept of Airport Mall within the Airport and is also planned to become an activity center surrounded by various supporting facilities located within the airport fence and outside the airport fence. Exemplifications of these facilities are offices, logistics warehouses, game arenas, hotels, housing, industrial centers, hospitals, education centers, malls and other supporting facilities. In intergrating mall concept with commercial airport, many obstacles need to be overcame , one of them is the population density, as the result of the circulation of prospective passengers and non-passengers. It requires the implementation of a comfortable interior design and an effective circulation.

Keywords: Kualanamu Airport, public facilities, airport mall concept, comfortability


Keywords


Bandara Kualanamu; fasilitas publik; mall dalam bandara; kenyamanan

Full Text:

PDF PDF

References


Flo. (2013). Jalan ke Kualanamu Macet Bukan karena Penumpang. Diambil dari http://www.jpnn.com/read/

/07/25/183598/Pengunjung-Kualanamu-Langsung-Membeludak-

ICAO (International Civil Aviation Organization)

International Council of Shopping Centers. (1999). "ICSC Shopping Center Definitions: Basic Configurations and Types". Diambil pada 31 Januari 2013.

International Council of Shopping Centers (2004). Shopping Center Definitions for the U.S. Informasi akurat pada 2004. Diambil pada 20 Februari 2007.

Malls & Stores Kuwait. (2016). Airport Mall. Diambil dari http://mallsandstores -kwt.com/site/malls/airport-mall/The Design

Muladi, Edy. (2015). Desain di Ruang Publik. Narada 2(2), 205-209.

Tunjung Atmadi, Evaluasi Pasca Huni Interior Kantor PT. Pupuk Indonesia Jakarta. Volume 5 Edisi 2 September 2018. Narada: Jurnal Desain Dan Seni. 4(3)

Observer Group. (2009, 11 November). Essay– Dawn of the Dead Mall. Diambil pada 14 Februari 2010.

Peraturan Pemerintah PP No 70/2001 Tentang Kebandarudaraan

Undang–undang tahun 2009 tentang Penerbangan

University of San Diego (2007, 1 Juni). Diambil dari http://www.sandiego.edu

Wardhana, Kris & Perdana, Satria Alza. (2017). Perancangan Interior dan Furniture Executive Lounge Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Narada 4(2), 2015-215.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


NARADA: Jurnal Desain & Seni

Fakultas Desain dan Seni Kreatif
Universitas Mercu Buana
Gedung E Lantai 4
Jl. Raya Meruya Selatan no.1, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax: +62215871335

Journal International Standard Serial Number (ISSN) Registration:

 

The Journal is indexed by:

Tools for Citations & Plagiarism Detection:

 
 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional