KETERKAITAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KUALITAS DAN CITRA RUANG PUBLIK DI KORIDOR KARTINI SEMARANG PADA MASA PRA-PEMBONGKARAN (Studi Kasus : Penggal Jl.DR.Cipto – Jl.Barito)

Retno Wijayaningsih

Abstract


ABSTRAK

 

Dominasi kegiatan perdagangan kaki lima koridor jalan Kartini telah mempengaruhi perubahan kualitas serta citra ruang kota pada koridor jalan Kartini, namun sejauh manakah keterkaitan antara pedagang kaki lima tersebut terhadap kualitas dan citra ruang publik kawasan? Diperlukan Pendekatan  fenomenologi digunakan untuk mengetahui norma-norma, kondisi fisik dan non fisik kawasan, serta regulasi pemerintah. Studi menggunakan literatur dan peraturan/ pengalaman terkait dengan kegiatan kaki lima untuk merumuskan aspek yang dipertimbangkan dan komponen ruang yang perlu diatur secara normatif. Pengamatan dilapangan berguna untuk mengetahui karakteristik pedagang kaki lima dalam keterkaitannya dengan kualitas dan citra ruang tersebut. Pada dasarnya, penentuan metode penelitian ditentukan berdasarkan fakta dan fenomena yang terjadi dilapangan dan berlangsung secara terus menerus diperoleh gambaran dari perilaku dan aktifitas pengguna ruang terbuka kota pada koridor kawasan kartini. Meskipun proporsi pendapat keempat responden - pedagang kaki lima, pelanggan pedagang kaki lima, pemilik kegiatan sekitar, dan pengguna jalan lainnya - tidak selalu sama, mereka sepakat bahwa pedagang kaki lima yang ada di koridor Jalan Kartini telah menyebabkan beberapa persoalan, contohnya yaitu aksesibilitas, eksternalitas sampah, dan keharmonisan ruang. Hasil rumusan ini kemudian digunakan sebagai kerangka untuk menganalisis hal-hal apa saja menyangkut keterkaitan yang terjadi serta dampaknya pada ruang publik di koridor jalan Kartini.

                                       

Kata kunci : kualitas dan citra ruang publik, pedagang kaki lima, koridor

 

ABSTRACT

 

The dominance activities of street vending on Kartini’s corridor has influence alteration of public space image and quality, but how far relevancy between street vending to public space image and quality of the area?It is needed fenomenology approach to find out a normative, condition of physical and non-physic areas, also government regulation. Study use literatur and regulation deal with street vending activity to build issue of concerns as well as scope of issue in normatic sense. Supply approach prepared by field observation to recognize existing condition of studied location including street vending physical characteristic in relevancy with public space image and quality. Basically, determination of research method is determined pursuant fact and phenomenon that happened continually on the field so it is obtained an illustration from behavior and activity of public space user in corridor of Kartini areas/. Although the proportion is in variance, street vendors, consumers, the surrounding formal activity owners and others who use Kartini corridor deal that street vending settled on these corridors has induced problems. For example, the problems are about space for good circulation and visual access, garbage management, and an harmonious sense. Then, these are used as a frame to identify community preferences to control vending activity, especially the activity established in their local area.

 

Key words: public space image and quality, corridor, street vending.

Full Text:

PDF

References


Carr, S. 1995. Public Space, Cambridge University Press

Pemerintah Daerah Kota Semarang, 2005. Data Monografi Kecamatan Semarang Timur

RDTRK Semarang Bagian Wilayah Kota I (Kec.Semarang Tengah, Kec.Semarang Timur dan Kec.Semarang Selatan) Th.2000-2010

Santoso, G. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Prestasi PustakaPublisher, Jakarta

Darmawan, E. 2005, Analisa Ruang Publik Arsitektur Kota, Badan Penerbit :Universitas Diponegoro, Semarang

Trancik, R. 1986. Finding Lost Space, Van Nostrand Reinhold Company, New york

Sarosa, W. 2005. Mengetengahkan Yang Terpinggirkan;Ekonomi Informal Perkotaan, Urban And regional development institude

Zahnd, M. 1999. Perancangan Kota Secara Terpadu, Soegijapranata University Press, Semarang

Hartono. 2003. Bagaimana menulis tesis?,Universitas Muhammadiyah Malang Press

Dwi, K. 2004. Keterkaitan Fungsi Bangunan Terhadap Problematika Ruang Terbuka

Di Kawasan Kota Lama, Badan Penerbit ; Universitas Diponegoro, Semarang

Setyawan, R. 2004. Seminar Arsitektur: Pengaruh PKL terhadap Citra Kawasan Jalan Kartini Semarang, Soegijapranata University Press, Semarang

Bishop, K.R. 1989. Designing Urban Corridors, The American Planning Association, Chicago

Muhadjir, N. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif, Rake Sarasin, Yogyakarta

Wijayaningsih, Retno, 2007, Tesis Keterkaitan Pedagang Kaki Lima Terhadap Kualitas dan Citra Ruang Publik Di Koridor Kartini Semarang Pada Masa Pra-Pembongkaran

www.wawasandigital.com

www.suaramerdeka.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Vitruvian



Layout Jurnal Vitruvian: Download

Declaration & CTA Form Vitruvian: Download

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : [email protected]
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats