PROSES PEMBUATAN MESIN TRIBOMETER TIPE PIN ON DISK TEST BERSTANDAR ASTM G 99

Authors

  • Naufan Erzha Sulistiono Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.22441/jtm.v10i2.12271

Keywords:

keausan, tribometer pin on disk, ASTM G 99

Abstract

Keausan merupakan sebuah cabang ilmu teknik yang mengkaji hubungan antara dua permukaan yang saling bergesekan dan mengalami kontak. Dengan besarnya kerugian yang dapat ditimbulkan oleh keausan, maka diperlukan tindakan khusus untuk dapat memperhitungkan dan menganalisa terkait keausan yang terjadi. Menganalisa keausan diperlukan sebuah perangkat atau mesin yang dapat mensimulasikan nilai keausan, yaitu mesin tribometer pin on disk. Namun, tidak tersedianya mesin tribometer pin on disk dalam lingkungan Universitas Mercu Buana khususnya pada Laboratorium Teknik Mesin menjadi permasalahan dan hambatan mahasiswa atau dosen dalam mempelajari, memperhitungkan dan menganalisa keausan pada suatu material. Ketidaktersedian tersebut dikarenakan tingginya biaya pengadaan mesin tribometer pin on disk berkisar 800.000 – 900.000 (INR / Rupee India). Semetara di Indonesia mesin tribometer yang dikembangkan, masih memiliki kekurangan pada kecepatan rotasi disk, variasi putaran dan mobilitas mesin tribometer. Dalam hal ini dilakukan pembuatan mesin tribometer pin on disk bedasarkan hasil rancangan yang telah dibuat dan disetujui dengan biaya produksi lebih rendah serta beberapa keunggulan tersebut sesuai standar internasional. Bedasarkan hal ini, standar internasional terkait pengujian keausan dijadikan acuan dan pedoman untuk menghasilkan simulasi keausan dengan baik dan valid. Standar internasional yang diterapkan ialah ASTM G 99, ASTM G 99 merupakan jenis standarisasi yang diterbitkan oleh ASTM yang mengatur pengujian keausan dengan mesin tribometer tipe pin on disk.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Naufan Erzha Sulistiono, Universitas Mercu Buana

Mahasiswa Strata 1 Teknik Mesin Universitas Mercu Buana

References

. Ikwansyah Isranuri. (2011). Pengaruh Putaran Terhadap Laju Keausan Al - Si Alloy Menggunakan Metode Pin On Disk Test. Dinamis, 2(8), 9–13.

. Purwanto, S., & Atmadja, S. (2013). Pengaruh Penambahan Molybdenum (Mo) Dan Nikel (Ni) Terhadap Struktur Mikro, Uji Kekerasan Dan Ketahanan Aus Besi Cor Kelabu. Teknik Mesin, 1(4), 54–58.

. Ahmad ghufron, imam syafa’at, D. (2016). Analisa Keausan Point Contact Menggunakan Tribometer Pin-On-Disc Dan Pemodelan Global Incremental Wear Model Dengan Variasi Pembebanan. TeknikM, 1(1), 41–45.

. Instruments PVT, D. (2021). Harga rupee.pdf. 2021.https://www.nanotechsystems.co.in/reciprocating-tribometer.html#pin-on-disk-tribometer.

. Armanto, E., Burhanudin, A., & Krisnandi, D. D. (2012). Perancangan Mesin Uji Tribologi Pin On Disc. Prosiding SNST, 3, 1–6.

. Havendri, A. (2018). The Application of VDI 2221 Method on Embodiment Design of Pin on Disk Wear Test. Prosiding SNTTM, 17(October 2018), 155–162.

. Nursyahuddin, D., & Gasni, D. (2014). Proses Perancangan Sistem Mekanik dengan Pendekatan Terintegrasi : Studi Kasus Perancangan Alat Uji Pin On Disc. TeknikA, 21(1), 14–29.

Published

2021-08-13

How to Cite

[1]
N. E. Sulistiono, “PROSES PEMBUATAN MESIN TRIBOMETER TIPE PIN ON DISK TEST BERSTANDAR ASTM G 99”, JTM, vol. 10, no. 2, pp. 115–125, Aug. 2021.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.