Perancangan dan Pembuatan Alat Uji Beban Generator Set Menggunakan Larutan Potassium Hydroxide dengan Mekanisme Rack and Pinion sebagai Penggerak

Authors

  • Arief Nurrahman Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia
  • Haris Wahyudi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/jtm.v7i1.2277

Keywords:

Genset, pengujian, elektrolisis, KOH

Abstract

Alat uji beban Generator Set (Genset) merupakan suatu instrumen yang bertujuan untuk pemeriksaan dan penilaian performa genset pada saat diberi beban (ampere) sesuai dengan label yang tertera pada mesin. Alat uji ini mempunyai sistem kerja yang sama dengan sistem elektrolisis. Larutan potassium hydroxide (KOH) berfungsi sebagai larutan elektrolit dan tembaga persegi (Cu bar) berfungsi sebagai elektroda. Terdapat perbedaan penggunaan jumlah elektroda untuk genset 1 phasa dengan 3 phasa (genset 1 phasa menggunakan 2 buah elektroda yaitu phasa dan netral, sedangkan genset 3 phasa menggunakan 3 buah elektroda sebagai phasa yaitu R, S, T). Didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya ampere yang dikeluarkan genset antara lain: banyaknya  Cu yang masuk ke larutan, jarak elektroda yang satu dengan yang lainnya, dan kepekatan larutan. Indikator beban yang diterima oleh genset dapat dilihat di panel control alat uji ini, di panel manual single operation yang ada pada unit genset atau secara manual dengan menggunakan digital clamp ampere meter yang di clamp ke kabel phasa. Alat ini telah berhasil menguji genset dan mampu mengeluarkan daya maksimal 6600Watt. Adapun kapasitas genset yang bisa di uji adalah minimum 660Watt sampai 6600Watt dengan pengaturan yang ideal yaitu molaritas 0,01M sampai 0,02M dan jarak elektroda ke elektroda 250mm sampai 200mm. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

. Asco Power Technologies. (2017). Load Bank

Testing to Ensure Generator Set

Performance. Cleveland: Emerson Electric

co.

. Suhardi Putra, R. (2015). Analisa Perhitungan

Beban Cooling Tower pada Fluida di Mesin

Injeksi Plastik. Jurnal Teknik Mesin, 4(2), 56-

doi:http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v4i2.1010

. Sari, A. (2017). Studi Karakterisasi Laju

Korosi Logam Aluminium dan Pelapisan

dengan Menggunakan Membran Sellulosa

Asetat. Jurnal Teknik Mesin, 6(1), 36-40.

doi:http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i1.1204

. Media, R. (2018). Studi Perancangan

Combination Tool Air Vent Non-Cylinder

dengan Metode VDI 2222. Jurnal Teknik

Mesin, 6(4), 237-243.

doi:http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i4.2058

. Charles, S. C. Johnson, R.D., & Palmetto, G.

A. (1984). U.S. Patent No. 4,445,047.

. Kanarev, Phillip M. and Tadahiko Mizuno.

(2003). Cold Fusion by Plasma Electrolysis of

Water. Krasnodar.

. UNEP. (2002). Potassium Hydroxide.

Brussels: International Congress and

Convention Association.

. Aalco. (2017). Stainless Steel. Cobham:

Aalco Metals Ltd.

. Vale. (2016). Tembaga. Diambil dari website:

http://www.vale.com/indonesia/BH/business/

mining/copper/Pages/default.aspx.

Downloads

Published

2018-03-31

How to Cite

[1]
A. Nurrahman and H. Wahyudi, “Perancangan dan Pembuatan Alat Uji Beban Generator Set Menggunakan Larutan Potassium Hydroxide dengan Mekanisme Rack and Pinion sebagai Penggerak”, JTM, vol. 7, no. 1, pp. 33–36, Mar. 2018.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.