<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://publikasi.mercubuana.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-06-02T15:43:38Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/703</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA KERUSAKAN PADA FORKLIFT ELEKTRIK NICHIYU FB20-75C DENGAN METODE FMEA</dc:title>
	<dc:creator>Suwandono, Heri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Forklift merupakan jenis kendaraan khusus yang digunakan untuk memindahkan dan menyusun barang dalam suatu susunan tertentu. Forklift elektrik Nichiyu tipe FB20-75C merupakan forklift elektrik yang menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga penggerak, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan forklift elektrik lebih bagus dibandingkan dengan forklift bertenaga diesel. Untuk menjaga performa dari forklift elektrik tersebut dibutuhkan perawatan yang berkala. Untuk itu penulis menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dalam menganalisa penyebab kegagalan yang sering terjadi serta efek yang ditimbulkan oleh kegagalan tersebut serta menentukan langkah-langkah untuk mencegah tingkat kerusakan atau kemungkinan rusak dimulai dengan prioritas tinggi sampai prioritas rendah sehingga mengurangi kerugian-kerugian dan bahaya yang terjadi. Dari 17 kegagalan yang ditemukan maka dapat dianalisa nilai severity, occurance, detection dan Rpn dari setiap potensi kerusakan tersebut. Dari hasil analisa tersebut didapat bahwa kerusakan MPU, charger dan bearing sensor memiliki nilai Rpn tertinggi yaitu 80, sehingga menjadi prioritas dalam tindakan perbaikan dengan cara melakukan aksi terhadap mode kegagalan tersebut berdasarkan kontrol detection sehingga dapat mengurangi kerugian dan bahaya yang akan terjadi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/703</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.703</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/703/591</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/704</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA LAJU KOROSI PADA PUMP IMPELLER DI INDUSTRI PERTAMBANGAN BATU BARA</dc:title>
	<dc:creator>Nur Rachman, Puguh Ogi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Korosi merupakan kerusakan material logam yang disebabkan reaksi antara logam dengan lingkungannya yang menghasilkan oksida logam dan sulfida logam atau hasil reaksi lainnya yang lebih dikenal sebagai pengkaratan. Stainless steel merupakan jenis baja yang tahan terhadap korosi karena memiliki unsur paduan minimal 18% chrom (Cr) dan 8% nikel (Ni).Penelitian ini menggunakan tahanan polarisasi dengan menggunakan software 342 Sotcorr Corrosion Meansurement software yang dilengkapi dengan Potensiostat/Galvanostat 273, lalu dilakukan uji foto optik dengan pembesaran 50 kali, untuk mengetahui permukaan spesimen dengan perbesaran struktur pada stainless steel 304 tersebut. Objek penelitian menggunakan stainless steel 304 dengan ukuran spesimen 10 mm sebanyak 3 kali pengujian. Stainless steel AISI 304 mempunyai nilai masa jenis 7,94 gr/cm² dan berat ekuivalen 25,12 gr.Hasil dari metode tahanan polarisasi pada sample pertama didapatkan potensial korosi -336,54 mV dan laju korosi 0,0201 mpy, pada sample kedua potensial korosi -359,25 mV dan laju korosi 0,0266 mpy, selanjutnya pada sample terakhir didapatkan potensial korosi -353 mV dan laju korosi 0,0221 mpy</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/704</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.704</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 7-13</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/704/592</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/705</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PEMANFAATAN EXCESS COKE OVEN GAS SEBAGAI BAHAN BAKAR GAS HEATER DI IRON MAKING</dc:title>
	<dc:creator>Suderajat, Edi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Analisa pemanfaatan excess Coke Oven Gas Sebagai Bakar Bakar Gas Heater dilakukan untuk Memanfaatkan excess COG dari coke oven plant yang berjumlah 11.722 NCMH untuk dipakai sebagai bahan bakar di gas heater dan juga untuk meningkatkan ketersediaan gas bakar akibat makin menurunnya pasokan dan semakin mahalnya gas alam. Dari hasil perhitungan Coke oven gas (COG) memiliki nilai kalor yang relatif tinggi, yaitu sekitar 4,373.56 kCal/Nm3 atau kira-kira setengah nilai kalor gas alam yang mencapai 8600 kCal/Nm3. Apabila digunakan sebagai bahan bakar di gas heater akan berdampak Heat Duty kecil, Namun hal ini bisa diantisipasi dengan menambah flow dari COG yang akan masuk ke gas heater, apabila COG digunakan sebagai bahan bakar maka dapat menggantikan hampir separuh dari kebutuhan gas alam untuk volume yang sama</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/705</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.705</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 14-18</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/705/593</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/706</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">OPTIMASI FILLING TIME INJECTION MOLDING CRISPER DENGAN BANTUAN SOFTWARE AUTODESK MOLDFLOW INSIGHT</dc:title>
	<dc:creator>Rudiyadi, Raswan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Laporan Tugas Akhir ini penulis susun berdasarkan kerja nyata penulis di PT PyoJoon Mold Indonesia pada unit Design, dan berdasarkan beberapa literature dari buku, serta bimbingan yang diberikan oleh dosen pembimbing Tugas Akhir Bapak Nurato ST. MT. yang telah memberikan motivasi dan petunjuk dalam penyelesain Laporan Tugas Akhir ini. Tujuan pembuatan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk menganalisa apakah produk Crisper tersebut mampu diproduksi dengan system hot runner molding dan Mencegah defect produk Crisper yang akan dihasilkan. Dengan bantuan software Autodesk moldflow insight penulis melakukan analisa terhadap produk yang akan dibuat molding dan membuat design molding Crisper</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/706</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.706</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 19-22</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/706/595</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/707</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">OPTIMASI PERHITUNGAN ULANG KEBUTUHAN LIFT PENUMPANG TYPE IRIS1-NV PA 20 (1350) CO105 PADA GEDUNG APARTEMEN 17 LANTAI</dc:title>
	<dc:creator>Sulistyo, Andri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini, teknologi sangat dibutuhkan untuk membantu dalam kehidupan dan kegiatan aktifitas sehari hari khususnya pada gedung bertingkat terutama apartemen yang sering dibangun di Jakarta. Maka pada Tugas Akhir, Penulis ingin mengambil judul optimasi perhitungan ulang kebutuhan lift penumpang type IRIS1-NV PA 20 (1350) CO105 pada gedung apartemen 17 lantai. Optimasi Perhitungan ulang kebutuhan lift penumpang ini menggunakan metode literatur dan observasi sehingga diharapkan akan mempermudah dalam menganalisanya. Pada Tugas Akhir ini permasalahan yang akan dibahas adalah mengenai kecepatan, kapasitas, daya motor dan jumlah unit lift sehingga akan menekan biaya operasional dan perawatan mesin lift dan dapat menjamin kelayakan dan kenyamanan bagi penghuninya. Perencanaan awal pada lift apartemen 17 lantai adalah kecepatan lift 105 mpm (1,5 m/s), daya motor @ 15,9 kw, kapsitas daya angkut lift 1.350 kg (20 orang). Maka di dalam optimasi perhitungan lift ini akan diharapkan mendapatkan desain yang sesuai dengan kebutuhan apartemen tersebut yaitu kecepatan lift menjadi 60 mpm (1m/s), daya motor @ 7,7 kw, kapasitas daya angkut lift 1.150 kg (17 orang), jumlah unit lift yang akan digunakan adalah 2 unit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/707</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.707</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 23-30</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/707/594</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/708</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN LIMBAH LUMPUR (SLUDGE) WASTEWATER TREATMENT PLANT PT.X SEBAGAI BAHAN BAKU KOMPOS</dc:title>
	<dc:creator>Cahyadhi, Dicky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">PT. X merupakan industri yang mengolah limbah dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Wastewater Treatment Plant). Hasil samping dari Wastewater Treatment Plant berupa limbah lumpur (Sludge) yang belum dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan limbah lumpur (Sludge) hasil Wastewater Treatment Plant, Kotoran kambing, Serbuk Gergaji. Kompos diproses secara aerobik komposter sederhana selama 28 hari &amp;amp; 35 hari dengan menambahkan aktivator EM4. Perbandingan lumpur: Kotoran kambing: Serbuk gergaji yaitu 1:1:1 &amp;amp; 2:1:1. Hasil kompos matang menunjukkan bahwa variasi dengan komposisi 2:1:1 lebih baik dibandingkan variasi 1:1:1 dengan memenuhi semua unsur makro, mikro dan unsur lain baku mutu SNI 19-7030-2004, tetapi untuk perbandingan 1:1:1 pH, C/N Rasio dan Kalium kurang memenuhi baku mutu SNI 19-7030-2004</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-02-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/708</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i1.708</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 1 (2016); 31-36</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/708/596</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/709</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH TEMPERATUR DAN LINE SPEED PADA PROSES PEMBUATAN KABEL OPTIK YANG MENGALAMI KECACATAN DISELUBUNG KABEL PADA MESIN EXTRUDER</dc:title>
	<dc:creator>Ikam, Bahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dari serangkaian ujicoba mulai dari menentukan tooling (tip &amp;amp;die) dengan cara melakukan  perhitungan Draw Down Rasio (DDR)&amp;amp; Draw Ratio Balance (DRB), mencoba Line speed extruder sampai ujicoba temperatur Extruder pada projek Telkom ADSS untuk menentukan hasil kualitas hasil pengujian yang terbaik sudah dilakukan, tiga buah variable yang berpengaruh terhadap kualitas hasil tes plastik telah di pilih yaitu: perhitungan DDR &amp;amp; DRB untuk menentukan tooling yang gunakan dan temperatur extruder. Rangkaian pengujian dilakukan dengan tujuan mempelajari seberapa besar pengaruh tooling (tip &amp;amp; die) dan juga temperatur extruder. Hasil pengujian terbaik yang tidak menyebabkan cacat pada permukaan kabel yaitu dengan menggunakan tooling tip berdiameter 8.2 mm dan die berdiameter 13.5 dan temperatur screwextruder Z1=130°C, Z2=160°C, Z3=165°C, Z4=170°C, Z5=175°C, dan pada zona crosshead H1=180°C, H2=180°C, H3=185°C, H4=185°C. Dari ketiga variabel tersebut tololing (tip &amp;amp; die), line speed dan temperature extruder adalah sangat signifikan.Karena keduanya sangat bersinggungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/709</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.709</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 37-49</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/709/1087</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/710</identifier>
				<datestamp>2018-03-31T02:08:02Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERHITUNGAN TEGANGAN PIPA DARI DISCHARGE KOMPRESOR MENUJU AIR COOLER MENGGUNAKAN SOFTWARE CAESAR II 5.10 PADA PROYEK GAS LIFT COMPRESSOR STATION</dc:title>
	<dc:creator>Maulana, Arief</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gas lift merupakan suatu metode pengangkatan fluida dari lubang sumur yang mengandung minyak bumi dengan cara menginjeksikan gas bertekanan tinggi kedalam kolom fluida. Gas bertekanan berasal dari sumur gas yang ditekan dengan menggunakan kompresor dan terhubung dengan peralatan lain seperti bejana bertekanan dan air cooler yang dihubungkan dengan rangkaian sistem perpipaan. Peningkatan tekanan dan temperatur pada discharge kompresor menyebabkan terjadinya tegangan sepanjang pipa sistem perpipaan tersebut sehingga perlu dilakukan perhitungan tegangan agar sistem perpipaan aman pada saat beroperasi. Hasil yang diharapkan dari perhitungan ini adalah tercapainya desain sistem perpipaan yang aman dengan penyangga pipa yang mampu menahan beban pipa serta tegangan pipa. Perhitungan ini dilakukan dengan menghitung tegangan sustain dan ekspansi termal menggunakan program CAESAR II.5.10 maupun perhitungan manual dengan mengacu pada ASME B31.3 sebagai nilai batasan tegangan izin, dengan jalur pipa yang dihitung adalah dari discharge nozzle kompresor menuju inlet nozzle air cooler pada proyek gas lift compressor station yang berada di Azerbaijan, Asia Tengah. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai tegangan sustain tertinggi menggunakan program CAESAR II.5.10 sebesar 47746,6 kN/m² dengan batas tegangan izin sebesar 137895,14 kN/m², sedangkan untuk nilai tegangan akibat beban ekspansi terbesar dari hasil CAESAR II.5.10 adalah 23428,73 kN/m² dengan batas tegangan izin 206842,71 kN/m².</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/710</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.710</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 50-63</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/710/1088</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/711</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN MESIN PENGUPAS DAN PEMISAH KULIT BUAH KOPI KERING</dc:title>
	<dc:creator>Kelik, Vinantius</dc:creator>
	<dc:creator>Hengky, Hengky</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Daniel</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan utama dari pembuatan mesin pengupas dan pemisah kulit buah kopi kering ini adalah untuk memenuhi kebutuhan mesin pengupas kulit kopi para petani di wilayah Magelang terutama di Desa Ngargomulyo. Dengan mesin ini diharapkan dapat membantu proses pengupasan kulit kopi sehingga dapat meningkatkan kualitas kopi. Adapun tahapan dalam pembuatan mesin pengupas kulit kopi terdiri  dari analisis kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknik produk, perancangan konsep produk yang bertujuan menghasilkan alternatif konsep produk, setelah konsep produk didapatkan maka langkah selanjutnya adalah merancang produk yang merupakan pengembangan konsep produk berupa gambar skets menjadi benda teknik, langkah terakhir dalam pembuatan mesin ini membuat dokumen produk berupa desain gambar kerja. Spesifikasi mesin pengupas kulit kopi dengan kapasitas mesin 5 kg/menit, ukuran mesin dengan panjang 1000 mm x lebar 820 mm x tinggi 900 mm, menggunakan tenaga penggerak berupa motor listrik 0,5 HP, 1500 rpm, rangka menggunakan profil siku 40 mm  x 40 mm x 4 mm dan profil U 40 mm x 50 mm x 4 mm. sistem transmisi mesin pengupas kulit kopi menggunakan 1 puli ganda dengan diameter 3 inch dan 2 puli berdiameter 5 inch yang merubah putaran dari 1500 rpm menjadi 900 rpm, blower, 2 buah v-belt type A No.54, 2 poros pejal diameter 1 inch. Kinerja mesin pengupas dan pemisah kulit buah kopi kering menggunakan tenaga mekanik dari motor listrik untuk menggerakan rol pengupas dan tabung pemisah. Pada dasarnya ada 2 tahap proses yaitu tahap pengupasan dan tahap pemisahan antara kulit buah kopi dengan biji kopi. Proses pengupasan menggunakan mata pisau yang dirancang sedemikian rupa agar dapat memenuhi fungsi mengupas kulit buah kopi kering, sementara untuk pemisahan antara biji kopi dengan kulit yang telah dikupas menggunakan hembusan angin yang dihembuskan oleh blower sehingga karena berat dari kulit lebih ringan dari biji kopi, maka kulit kopi akan terhembus sedangkan biji kopi tidak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/711</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.711</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 64-70</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/711/1089</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/712</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PENGARUH TEMPERATUR UDARA MASUK TERHADAP TEKANAN DAN TEMPERATUR GAS BUANG PADA PLTD PULO PANJANG BANTEN</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Sandi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Motor diesel adalah motor bakar torak yang proses penyalaannya bukan menggunakan loncatan bunga api melainkan ketika torak hampir mencapai titik mati atas (TMA) bahan bakar disemprotkan ke dalam ruang bakar melalui nosel sehingga terjadilah pembakaran pada ruang bakar dan udara dalam silinder sudah mencapai temperatur tinggi. Tekanan yang dihasilkan melalui proses pembakaran adalah tergantung dari temperatur udara yang dimasukan ke dalam silinder, semakin tinggi temperature maka relatip semakin berkurang jumlah molekul udara yang dikandungnya sebaliknya semakin rendah temperature relatip kandungan molekul udara lebih banyak. Dengan adanya perubahan temperatur pada udara masuk akan mempengaruhi pada tekanan dan temperatur gas buangnya. Kondisi ini diteliti secara analisis pada mesin diesel merk SDEC/ Licens Caterpillar dengan putaran 1500 rpm dan kapasitas 248 kw. Dari hasil perhitungan terlihat bahwa bahwa efisiensi pemakaian bahan bakar yaitu 32,9 l/jam pada 31,1 (⁰C) dan minimum 23,5 l/jam pada 27,4 (⁰C). Dengan turunnya temperatur udara sekitar dari 31,1⁰C sampai 27,4⁰C menyebabkan menurunnya juga SFC yang dihasilkan dari perhitungan 0,7 menurun hingga menjadi 0,62. Kg/kw.jam sedangkan    T out maksimal didapat 300,21⁰C pada T in 27,4 ⁰C dan minimun 299,42 ⁰C pada T in 31,1 ⁰C. Dengan besarnya tekanan dan T out dari hasil pembakaran sehingga untuk selanjutnya hasil analisa ini dapat dijadikan bahan untuk pemanfaatan proses pembakaran untuk dijadikan konversi energi lainnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/712</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.712</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 71 -76</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/712/1090</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/713</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">REKAYASA BAHAN CAMPURAN BETON DAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR UNTUK PENUNJANG PRODUKSI DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH IPAL DI PT X</dc:title>
	<dc:creator>Zaenal, Zaenal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Green manufacturing adalah konsep sistem produksi berkelanjutan dalam menghasilkan sebuah produk, dengan meminimalkan limbah dan polusi di dalam prosesnya. Salah satu penilaian kinerja green manufacturing adalah program PROPER yaitu program peringkat kinerja perusahaan oleh kementrian lingkungan hidup. PT X adalah pabrik yang memproduksi brankas atau lemari besi dan filing cabinet tahan api. Limbah yang diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah berasal dari proses painting baik dari bahan kimia proses pembersihan pengkondisian metal sebelum dicat, maupun dari material cat itu sendiri. Limbah juga datang dari sisa campuran beton yang merupakan bahan utama sebagai pengisi lemari besi. Proses pengolahan limbah menggunakan metoda fisik dan kimia agar buangan limbah memenuhi baku mutu Kawasan Industri MM2100 Bekasi. Kajian ini dilakukan untuk merekayasa campuran beton dengan memanfaatkan limbah sludge dan rekayasa instalasi air untuk memanfaatkan air limbah menjadi air penunjang proses produksi. Kajian dilakukan dengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder, pengamatan langsung ke lapangan, pengambilan dan pengujian sampel. Pembuatan sampel kubus beton dilakukan untuk subtitusi sludge 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% masing-masing 3 sample untuk Uji Tekan 7 hari dan 3 sample untuk Uji Tekan 28 hari. Dari hasil pengujian di ketahui nilai kuat tekan subtitusi 10 % sebesar 310 (kN), lebih besar dari nilai minimum yaitu 300 (kN) sehingga bisa di gunakan sebagai campuran beton produk. Subtitusi 5% sampai dengan 20% bisa digunakan untuk ruko 5 lantai s/d jalan tol atau jalan negara.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/713</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.713</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 77-80</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/713/1091</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/714</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH TEKNIK PENYAYATAN PAHAT MILLING PADA CNC MILLING 3 AXIS TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA BERKONTUR</dc:title>
	<dc:creator>Irawan, Irawan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam perindustrian penggunaan mesin CNC Milling sangat di andalkan untuk mendapatkan hasil yang optimum baik secara kualitas maupun kuantitas. Akan tetapi muncul permasalahan,bagaimana pengaruh perbedaan teknik penyayatan terhadap nilai kekasaran permukaan benda kerja berkontur dalam proses milling CNC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penyayatan pahat milling terhadap kekasaran permukaan benda kerja berkontur yang di hasilkan pada proses freis dengan menggunakan mesin milling CNC - 3Axis Makino S33. Peneliitan ini merancang dan membuat molding Cover stop kontak dikarenakan permukaan produk cover stop kontak memiliki permukaan yang berkontur. Molding ini terdiri dari Core dan Cavity. Benda kerja yang akan di ujicoba adalah bagian Core sebanyak 3 buah. Dalam pengerjaanya benda ujicoba diberikan perlakuan yang sama antara lain, kedalaman pemotongan, kecepatan spindle, dan jenis pahat yang di gunakan, kemudian dari ke 3 benda kerja tersebut masing- masing di tentukan 3 titik pengukuran. Dari hasil pengujian yang di peroleh kemudian dilakukan analisis tabel. Nilai kekasaran permukaan terendah (rata-rata kekasaran 0.899µ m) dengan waktu permesinan tercepat (waktu proses 1 jam 08 menit) pada penggunaan metode penyayatan 3D offset finishing. Penulis menyarankan agar dalam proses freis menggunakan mesin milling CNC 3Axis Makino S33 pada permukaan benda yang berkontur, untuk mendapatkan nilai kekasaran yang terendah disarankan menggunakan metode penyayatan 3D offset finishing.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/714</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i2.714</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 2 (2016); 81 -89</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/714/1092</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1006</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA KEHILANGAN ENERGI PADA FIRE TUBE BOILER KAPASITAS 10 TON</dc:title>
	<dc:creator>Aji Nugroho, Aditio Primayudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penulisan ini adalah menghitung kinerja boiler dengan mengetahui kerugian energi pada saat produksi steam. Analisa teknis pada boiler sangat diperlukan, sebagai upaya peningkatan efisiensi dan mengetahui banyaknya energi yang terbuang sebagai kerugian. Faktorfaktor penyebab kehilangan panas/heat loss terbesar pada boiler antara lain : “kehilangan panas akibat gas buang kering, kandungan steam dalam gas buang, kandungan air dalam bahan bakar, kandungan air dalam suplai udara dan lain-lain”.Kehilangan panas/heat loss atau juga bisa disebut kehilangan energi merupakan salah satu faktor penting yang sangat berpengaruh dalam mengidentifikasi efisiensi pada boiler.Untuk itu dilakukan studi analisa dengan perhitungan kehilangan panas dengan tujuan untuk mengetahui besarnya penurunan performance dan penyebab dari penurunan performance. Berdasarkan data dan analisa metode direct diketahui penurunan sebesar 21% pada kondisi normal (operasi) 79% dan dari hasil perhitungan kehilangan panas indirect sebesar 16.68% efisiensi boiler sebesar 83.32% maka dari itu adanya kehilangan panas, perlu adanya perbaikan dalam control pengaturan bahan bakar dan udara yang masuk secara optimum dengan cara menggunakan Oxygen Trim Control yang berfungsi untuk mengukur konsentrasi oksigen pada cerobong dan secara otomatis mengatur oksigen pada udara yang masuk burner sehingga dihasilkan pembakaran dengan efisiensi yang optimal.dan dengan menggunakan economizer pada pemanasan awal suhu air umpan dapat menaikan efisiensi boiler.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1006</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1006</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 38-43</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1006/1178</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1007</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MODIFIKASI MESIN GREASE FILLING  MENJADI BERBASIS PLC FX2N-48MR  DI PT. X</dc:title>
	<dc:creator>Komarudin, Dindin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mesin grease filling adalah mesin yang digunakan untuk memberikan lapisan grease pada oil seal. Pemberian lapisan grease merupakan proses tambahan sesuai dengan permintaan pelanggan. Hampir seluruh mesin grease filling existing di PT. X, menggunakan kontrol konvensional (menggunakan relay). Sedangkan untuk saat ini hampir seluruh mesin yang dibuat untuk PT. X menggunakan PLC. Sehingga pada permintaan mesin selanjutnya dibuat dengan kontrol PLC. Namun dalam pembuatannya tidak ada perubahan langkah kerja mesin. Tujuan utama dari perancangan adalah merancang kontrol mesin grease filling menjadi berbasis PLC FX2N-48MR. Dan mengetahui unjuk kerja hasil rancangan atau modifikasi. Fungsi kontrol mesin ini secara umum adalah untuk membuka dan menutup metering valve. Metering valve berfungsi ketika mendapat tekanan udara dari solenoid valve. Membuka dan menutupnya katup udara bertekanan pada solenoid valve di kontrol langsung oleh PLC. Berdasarkan fungsi tersebut dibuatlah program berupa diagram ladder dengan software programing GX-Developer. Kemudian software tersebut di download ke PLC FX2N-48MR yang sebelumnya telah di rangkai dengan komponen mesin lainnya. Setelah itu, fungsi dari setiap komponen dan program diuji untuk memastikan fungsi dari masing-masing komponen. Pada modifikasi kontrol mesin Grease Filling menjadi berbasis PLC FX2N-48MR, diketahui telah mengurangi komponen timer sebanyak 3 buah dan limit switch 1 buah. Komponen yang tidak digunakan digantikan oleh program pada PLC FX2N-48MR. Penggunaan kontrol mesin dengan PLC FX2N-48MR juga meingkatkan unjuk kerja mesin dibanding versi kontrol mesin konvensional. Pada mode bleeding nilai unjuk kerja menjadi 2,04 detik, disbanding versi konvensional 2,23 detik. Dan pada mode normal cycle – manual nilai unjuk kerja menjadi 2,18 detik, dibanding mode konvensional 2,24 detik. Dan pada mode normal cycle – otomatis nilai unjuk kerja menjadi 2,02 detik, dibanding mode konvensional 2,22 detik. Penggunaan PLC FX2N-48MR juga berpengaruh pada produktifitas mesin. Pada mode normal cycle – manual secara ideal dapat meningkatkan 1769,33 Pcs dan pada mode normal cycle – otomatis secara ideal dapat meningkatkan 6422,26 Pcs. Kemudian penggunaan kontrol mesin berbasis PLC FX2N-48MR telah mempermudah pengecekan pada saat terjadi kerusakan mesin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1007</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1007</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 44-47</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1007/1183</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1008</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN SPIRAL OIL GROOVE TOOL PADA MESIN BUBUT MANUAL</dc:title>
	<dc:creator>Ravandi, Ravandi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Spiral oil groove tools adalah alat bantu industri manufaktur untuk membuat berbagai macam  jenis alur oli pada bantalan luncur yang digunakan pada mesin bubut manual. Jenis alur oli yang dapat dibuat adalah figure eight dan double figure eight dengan pitch alur oli 50mm s/d 150mm dan diameter dalam bantalan luncur 50mm s/d 200mm. Dimana dengan alat tersebut tidak memerluikan keahlian khusus sehingga dapat membantu industri manufaktur lebih mudah dalam pembuatan alur oli pada bantalan luncur serta dapat menekan biaya produksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1008</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1008</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 48-51</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1008/1179</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1009</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN TORQUE LIMITER CLUTCH PADA MESIN BODYMAKER AUTOMATIC WELDING</dc:title>
	<dc:creator>Dwiyanto, Daniel</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mesin bodymaker Automatic welding adalah mesin welding otomatis untuk pembuatan kaleng kemasan. Pada mesin mesin tertentu masih menggunakan system arus dalam memproteksi mesin terhadap overload yang terjadi. Namun pada praktek dilapangan system ini kurang maksimal dalam kinerjanya, jika mesin terjadi overload mesin tidak berhenti.Oleh karenanya perlu ditambahkan elemen mesin yang lain yang bisa secara otomatis menghentikan mesin saat overload terjadi. Berdasarkan hal tersebut diatas pada kesempatan ini saya ingin merancang torque limiter clutch. Dengan mengumpulkan data tentang spesifikasi motor penggerak utama maka akan dapat dirancang dan dihitung berapa dimensional komponen komponen, gaya maupun torsi yang bekerja, serta desain poros pada torque limiter clutch. Dengan perhitungan teoritis yang benar akan mendapatkan desain torque limiter clutch yang optimal, efisien sesuai dengan kapasitas mesin dikerjakan, kemudian proses perancangan dilanjutkan dalam bentuk gambar tehnik secara detail dan terperinci menggunakan software autocad 2007. Dari seluruh perhitungan perancangan diperoleh hasil bahwa mesin akan berhenti setelah overload terjadi pada 0,626 x 103 N.mm. Dalam proses kerjanya spring memegang peranan paling penting karena harus dapat  menahan ball agar tidak keluar dari lubang flange pada putaran normal dan membiarkan ball keluar dari lubang flange saat overload terjadi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1009</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1009</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 52-55</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1009/1180</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1010</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PERHITUNGAN BEBAN COOLING TOWER PADA FLUIDA DI MESIN INJEKSI PLASTIK</dc:title>
	<dc:creator>Suhardi Putra, Raden</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam  penggunaan material plastik sebagai komponen dan spare part, dan di industri otomotif kini banyak menggunakan mesin pencetak palstik dalam pembuatan produk. Pada proses pencetakan plastik diperlukan pendinginan baik itu mesin dan juga cetakannya (mold) agar terhindar dari kerusakan atau deffect yang terjadi akibat suhu yang terlalu panas sehingga mengakibatkan terganggunya proses pencetakan. Salah satu proses pendinginannya adalah menggunakan sistem cooling tower sebagai alat dan air sebagai media fluidanya, yang  berguna untuk menjaga dan menstabilkan suhu pada mold dan mesin. Dalam proses pendiginannya, Cooling Tower memiliki beban, effisiensi, penggunaan  make-up water dan persentasinya, serta effek yang diakibatkan jika suhu mesin terlalu panas pada mold atau mesin. Pada analisa didapatkan suhu maksimal yang baik untuk cooling tower dari segi beban, effisiensi, make-up water, dan effek nya agar proses pencetakan dapat berjalan dengan baik. Effisiensi (%) yang baik untuk beban cooling tower pada analisa adalah suhu T1db 33°C kelembapan 80%, dan suhu T2db 36°C kelembapan 90%. Make-up water yang paling ekonomis pada cooling tower pada analisa dengan suhu T1db 33°C dan T2db 36°C dengan kelembapan 80%, dan 90%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1010</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1010</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 56-62</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1010/1181</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1011</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisa Efisiensi Prototype Solar Collector Jenis Parabolic Trough dengan Menggunakan Cover Glass Tube pada Pipa Absorber</dc:title>
	<dc:creator>Ridho Prasetyo, Hartamas</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, hanya dapat dikonversikan dari satu bentuk ke bentuk lainnya (Hukum Kekekalan Energi). Energi sangat penting dalam kehidupan sehari – hari khususnya energi listrik yang kebutuhan terhadap energi ini sangat besar sedangkan sebagian besar energi listrik dihasilkan dari sumber daya fosil yang mulai menipis jumlahnya. Ketergantungan akan minyak bumi untuk jangka panjang tidak dapat di pertahankan lebih lama jika pemakaian melebihi batas wajar. Dalam Tugas Akhir ini penulis melakukan analisa alat Parabolic Trough Solar Collector dengan memanfaatkan energi radiasi matahari, yang di awali adanya perancangan desain alat PTSC dengan material yang sudah di tentukan sebelumnya. Prototype tersebut hanya bisa dilakukan pengujian dengan posisi steady state atau diam antara jam 11.30 sampai dengan 12.30 siang. Dengan adanya penelitian tentang analisa performa pada alat tersebut, telah di dapatkan beberapa hasil nilai variabel yang signifikan dan berpengaruh besar dengan nilai performa alat tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1011</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i2.1011</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 2 (2015); 63-66</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1011/1182</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1016</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ALAT PENYANGGA TENGAH OTOMATIS PADA SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROLIK</dc:title>
	<dc:creator>Wadi, Pathul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Alat penyangga tengah otomatis pada sepeda motor ini merupakan alat yang beroperasi dengan menerapkan prinsip-prinsip hidrolik dimana sistem hidrolik dapat menghasilkan tekanan yang besar dengan ukuran komponen yang relatif kecil. Pengoperasian alat ini cukup hanya dengan menggerakan switch control yang telah dipasangkan. Pembuatan alat penyangga tengah otomatis ini dilakukan untuk mencoba membuat suatu inovasi baru pada sepeda motor yang bertujuan untuk memudahkan penggunaannya dan praktis. Metode pembuatan alat ini menggunakan metode Pahl dan Beitz yang merupakan metode yang sering digunakan dalam merancang suatu produk. Penggunaan metode tersebut membantu perancang berpikir secara sistematis dalam mengolah suatu ide yang dikembangkan menjadi konsep dan akhirnya pada perwujudan konsep. Hasil pembuatan alat ini menunjukkan bahwa sistem yang dibuat telah mampu beroperasi dan mampu mengangkat beban sepeda motor dan 2 orang penumpang pada kondisi putaran mesin 7000 rpm, pada kondisi putaran mesin tersebut daya mesin yang dapat dihasilkan 0,058 kW, tekanan yang dapat dihasilkan pompa hidrolik sebesar 17 kgf/cm2 dan kapasitas output pompa 2,057 l/menit. Analisa terhadap alat ini telah dilakukan dan dihasilkan: kecepatan operasi silinder 0,026 m/s, Head Pompa 20,59 m dan daya pompa 0,215 kW. Masih banyak kekurangan-kekurangan pada alat ini salah satunya adalah biaya yang relatif mahal dalam pembuatannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1016</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1016</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1016/1172</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1017</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA STIFFENER RING DAN KONSTRUKSI VESSEL HP FLARE KO DRUM PADA PROYEK PUPUK KALTIM-5 MENGGUNAKAN SOFTWARE COMPRESS 6258</dc:title>
	<dc:creator>Ridha, Fadhlika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada proses pembuatan pupuk di PKT-5, berbagai gas limbah berbahaya dimusnahkan dengan cara membakarnya melalui Flare, sebelum terbakar di Flare gas-gas tersebut dialirkan dan ditampung pada sebuah Vessel bertekanan atau biasa disebut Vessel High Pressure Flare Knock Out Drum. Dalam perancangan konstruksinya perlu dilakukan analisis sehingga desain dari vessel tersebut sesuai dengan yang diharapkan dan aman untuk dioperasikan. Penelitian ini dilakukan dengan mensimulasikan desain dari Vessel KO Drum menggunakan perhitungan manual sesuai 2007 ASME BPVC Section VIII Division 1 dan Software Compress 6258. Perhitungan dilakukan pada desain head, shell, saddle, nozzle, stiffener ring secara manual dan menggunakan software untuk mengetahui tegangan-tegangan yang terjadi. Selanjutnya dari kedua metode tersebut akan dibandingan hasil perhitungan manual &amp;amp; software.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1017</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1017</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 9-13</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1017/1173</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1018</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA TEGANGAN PIPA STEAM LOW CONDENSATE DIAMETER 6” PADA PT IKPT</dc:title>
	<dc:creator>Mulyanto, Sigit</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sistem perpipaan adalah suatu sistem yang kompleks, pada saat perancangannya banyak aspek-aspek yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan sehingga diperoleh suatu rancangan sistem perpipaan yang baik dan efisien. Untuk membangun sebuah sistem perpipaan dibutuhkan pengetahuan tentang hal-hal yang menyangkut masalah  perpipaan itu sendiri. Dalam tugas akhir ini akan dibahas mengenai analisa tegangan pipa steam low condensate ukuran 6 inchi pada plant sebuah pabrik yang perancangannya dilaksanakan oleh PT. IKPT dengan nama  6SLC-23210-ASA2. Analisis sistem perpipaan ini meliputi analisa tegangan yang bertujuan untuk memperoleh kondisi sistem perpipaan yang aman beroperasi. Sistem perpipaan pada kondisi awal dinyatakan aman beroperasi karena pada analisa tegangan pipa tidak terjadi over stress yang pada kondisi desain sistem perpipaan menunjukkan tegangan maksimum terdapat pada node 30 sebesar 297.6 kg/cm2 = 29.18 N/mm2.Jalur perencanaan perpipaan tidak terjadi overstress dan aman bagi manusia dan fasilitas migas di sekitarnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1018</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1018</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 14-19</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1018/1174</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1019</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA OPTIMALISASI KEBUTUHAN DAYA KOIL PENDINGIN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA PADA RANGKAIAN RUANG KELAS LANTAI 4 GEDUNG D UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA</dc:title>
	<dc:creator>Zulfikar, Fikry</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sistem pengkondisian udara sangat banyak manfaatnya dalam kehidupan sehari-sehari terutama dalam kenyamanan bekerja dan belajar dalam ruangan.  Besarnya daya yang dibutuhkan koil pendingin dalam sebuah sistem pengkondisian udara adalah salah satu faktor dalam mengukur tingkat prestasi sebuah mesin pengkondisian udara.  Oleh karena itu diperlukan sebuah analisis dalam mencari optimalisasi besarnya daya yang dibutuhkan koil pendingin untuk mengukur tingkat performansi sebuah mesin pendingin.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dalam mencari kebutuhan daya koil pendingin yang optimal dalam sistem pengkondisian udara di Gedung D lantai 4 Universitas Mercubuana berdasarkan faktor-faktor penelitian tertentu.  Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan data-data primer dan sekunder yang diolah melalui analisis.  Kemudian hasil analisis tersebut dibahas untuk ditarik sebuah kesimpulan dan terdapat saran pada bagian akhir.  Pada hasil analisis berdasarkan faktor-faktor penelitian dipilihlah kondisi nomor 2 dari seluruh variasi kondisi sebagai kondisi dengan kebutuhan daya koil pendingin paling optimal karena kebutuhan energinya paling hemat yakni 124.747 W.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1019</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1019</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 20-25</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1019/1175</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1020</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA KINERJA REFRIGERASI WATER CHILLER PADA PT GMF AEROASIA</dc:title>
	<dc:creator>Nugroho, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengkondisian udara merupakan salah satu hal yang paling penting dalam suatu industri atau gedung, khusunya pada suatu gedung perkantoran. Karena dengan sistem pengkondisian udara yang baik akan menghasilkan uadara segar yang akan memperoleh kenyamanan bagi manusia, mesin, maupun lingkungan yang berada disekitar. Karena dengan tingkat kenyamanan yang baik akan meningkatkan kinerja dari mesin yang digunakan. Ketidak sesuaian pola pengoperasian sistem refrigerai pada saat perancangan dengan keadaan aktual merupakan salah satu penyebab tingginya konsumsi energi listrik, oleh karena itu perlu dilakukan analisa performansi pada sistem refrigerasi di sana agar dapat diketahui apakah energi yang digunakan sudah efisien. Untuk menganalisia kinerja mesin water chiller ini dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap panel control water chiller selama empat jam sekali secara continue selama lima hari. Dan dilakukan perhitungan dari data tersebut untuk mengetahui nilai effisiensinya yaitu: COP, laju aliran refrigerant, kalor yang diserap evaporator dan kondensor, kerja yang dilakukan kompresor, daya yang dibutuhkan kompresor, dan laju aliran volume air cooling water. Kinerja chiller yang baik mempunyai efisiensi yang dapat dipengaruhi antara lain oleh: temperatur air keluar evaporator, dan temperaturr air masuk kondensor. Hasil penelitian hari sabtu diperoleh nilai COP = 8,04, Pref = 0,44 kW/TR, TR = 112,961 TR, dan laju massa refrigerant evaporator = 2,415 kg/s, kerja yang dilakukan kompresor = 49,395kW, laju aliran volume cooling tower = 94,613 m3/jam, dan laju aliran volume make-up water = 0,567 m3/jam. Maka di simpulkan semakin rendah temperatur refrigerant di kondensor maka akan semakin bagus juga nilai COP yang dihasilkan(KW/TR semakin rendah), karena kerja kompresor yang dibutuhkan akan lebih rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1020</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1020</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 26-30</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1020/1176</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1021</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PERBANDINGAN MATERIAL JIS SCM 415 DAN JIS SCM 420 PADA PROSES HEAT TREATMENT</dc:title>
	<dc:creator>Riyanto, Riyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perlakuan panas atau heat treatment pada material SCM 415 dan SCM 420 terbukti terjadi peningkatan kekerasan dan penambahan kedalaman karbon. Tingkat kekerasan pada masing-masing bagian berbeda antara  kedua material. Dengan melakukan pengujian pada dua sample material sesudah diberikan perlakuan panas menggunakan metode carburizing dengan T: 900 ºC t: 170 menit, kemudian quenching T:130 ºC t: 15 menit dan tempering T: 170 ºC t: 90 menit didapatkan hasil material SCM 415 inside hardness 335.4 kg/mm2, surface hardness  745 kg/mm2, rata-rata kekerasan area pitch circle jarak 0.1 mm = 723.4 kg/mm2 , jarak 0.9 mm  = 407.6 kg/mm2 dan rata-rata kedalaman karbon = 0.67 mm. Kekerasan  rata-rata pada area teeth root jarak 0.1 =  708 kg/mm2 , jarak 0.8 = 368 kg/mm2 , rata-rata kedalaman karbon = 0.55 mm. Material SCM 420 memiliki inside hardness 387 kg/mm2, surface hardness  725 kg/mm2, rata-rata kekerasan area pitch circle jarak 0.1 mm = 738.4 kg/mm2 , jarak 0.9 mm  = 461.0 kg/mm2 dan rata-rata kedalaman karbon = 0.61 mm. Kekerasan  rata-rata pada area teeth root jarak 0.1 =  727 kg/mm2 , jarak 0.8 = 447 kg/mm2 , rata-rata kedalaman karbon = 0.53 mm. Surface hardness material SCM 415 lebih tinggi dari material SCM 420, namun inside hardnessnya lebih rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2015-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1021</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i1.1021</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 1 (2015); 31-37</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1021/1177</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1022</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PENGARUH KECEPATAN FEEDING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DRAW BAR MESIN MILLING ACIERA DENGAN PROSES CNC TURNING</dc:title>
	<dc:creator>Prakoso, Isya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam industri manufaktur terdapat banyak yang menggunakan proses pemesinan seperti: mesin milling, mesin turning, mesin frais, dan lain-lain. Di dalam mesin milling merk Aciera terdapat part yang sering rusak yaitu Draw Bar yang berfungsi untuk memasang dan mengencangkan arbor pada kepala mesin. Pembuatan Draw Bar  pada dasarnya dilakukan dengan proses turning CNC. Untuk mendapatkan Draw Bar sesuai produk yang aslinya, penulis mencoba melakukan penelitian untuk membuat Draw Bar dimulai dengan pemilihan material yang kekerasanya sama atau mendekati kekerasan  Draw Bar  aslinya dan proses pemesinan dengan melakukan variasi perubahan feed rate (kecepatan pemakanan) menggunakan mesin CNC turning type Tornado 100. Dari hasil analisis pengaruh feed rate terhadap kekasaran permukaan pada proses pembubutan Draw Bar meggunakan mesin CNC turning menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara perubahan feed rate dengan hasil kekasaran permukaan Draw Bar dari hasil pengujian (eksperimen). Nilai hasil uji kekasaran yang di dapat adalah 1.91 µm dengan putaran spindle = 2400 RPM dan feeding 240 mm/menit. Dari hasil 21 uji coba kekasaran berarti semakin tinggi feed rate maka kekasaran permukaan Draw Bar yang dihasilkan akan semakin kasar. Hasil pengujian menggunakan surface roughness tester,pada bagian Draw Bar menunjukkan hasil permukaan pada part original nya adalah 1.90 µm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1022</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1022</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1022/772</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1023</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN MODEL AIR ALIRAN SILANG (CROSS FLOW TURBINE) DENGAN HEAD 2 m DAN DEBIT 0,03 m3/s</dc:title>
	<dc:creator>Ridwan, Ridwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan air sebagai penggeraknya dan penggerak mula adalah turbin. Sistem pembangkit ini sangat tepat digunakan di pedesaan karena sistem ini mudah dibuat, menghasilkan daya listrik yang cukup besar dan biaya pembuatan yang lebih relatif murah. Atas dasar diatas maka perlu dirancang suatu turbin yang mendukung sistem pembangkit ini, diantaranya adalah Turbin Aliran Silang. Untuk merancang sebuah turbin air agar tidak terjadi kesalahan dalam perancangan (seperti hal-nya biaya pembuatannya) maka dilakukan perancangan prototipenya. Sebuah prototipe Turbin Aliran Silang dirancang dalam kegiatan tugas akhir ini dengan debit (Q) = 0,03  m3/s, head (H) = 2 m dengan efisiensi 0,80. Spesifikasi teknik utama dari hasil perancangan turbin adalah diameter runner (D) = 0,195 m dengan putaran turbin 281,39 rpm daya keluaran efektif sebesar 470,4 W.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1023</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1023</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 7-12</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1023/773</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1024</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONSEP DESAIN MEKANISME TELESKOPIS AS/RS (AUTOMATED STORAGE AND RETRIEVAL SYSTEM) DAN ANALISIS BEBAN PADA GUIDE RAIL</dc:title>
	<dc:creator>Febriansyah, Febriansyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sistem penyimpanan barang semakin berkembang pemakaiannya, terutama pada industri-industri maju. Hal ini disebabkan semakin banyaknya jumlah permintaan akan barang-barang kebutuhan baik industri maupun rumah tangga. Oleh karena itulah dikembangkan sistem penyimpanan dan pengambilan barang secara otomatis yang biasa dikenal dengan AS/RS. Untuk merancang sistem penyimpanan dan pengambilan barang tersebut, perlu terlebih dahulu memilih model sistem yang digunakan. Dalam perancangan ini dipilih model Telescopic Shuttle, dengan pertimbangan lebih efisien dari sisi pemakain ruang.Untuk merancang Telescopic Shuttle menggunakan bantuan software Autodesk Inventor Professional 2015, yang kemudian dibandingkan dengan perhitungan manual tegangan serta efek defleksi terjadi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1024</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1024</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 13-18</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1024/774</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1025</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA COVER SUB ASSY BATTERY UNTUK KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT</dc:title>
	<dc:creator>Satrio Putra, Rizky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Baterai atau aki, atau bisa juga accu adalah sebuah sel listrik dimana di dalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (dapat berbalikan) dengan efisiensinya yang tinggi. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel, adalah di dalam baterai dapat berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (proses pengosongan), dan sebaliknya dari tenaga listrik menjadi tenaga kimia, pengisian kembali dengan cara regenerasi dari elektroda-elektroda yang dipakai, yaitu dengan melewatkan arus listrik dalam arah (polaritas) yang berlawanan di dalam sel. Atau aki pada mobil berfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia, yang akan digunakan untuk mensuplai (menyediakan) listik ke sistem starter, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen komponen kelistrikan lainnya. Didalam bateri mobil terdapat elektrolit asam sulfat, elektroda positif dan negatif dalam bentuk plat. Plat-plat tersebut dibuat dari timah atau berasal dari timah. Karena itu baterai tipe ini sering disebut baterai timah, Ruangan didalamnya dibagi menjadi beberapa sel (biasanya 6 sel, untuk baterai mobil) dan didalam masing masing sel terdapat beberapa elemen yang terendam didalam elektrolit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1025</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1025</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 19-26</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1025/775</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1026</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENGGUNAAN ELEKTROLISER TERHADAP EMISI GAS BUANG CO DAN HC PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH MERK SUZUKI SHOGUN 125 CC TAHUN PEMBUATAN 2010</dc:title>
	<dc:creator>Mahendro, Sigit</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada penelitian ini digunakan motor tipe 4 langkah merk Suzuki Shogun 125 cc dengan tahun pembuatan 2010. Pengambilan data uji emisi gas buang dilakukan ketika motor sebelum dan sesudah memakai elektroliser dengan berbagai campuran elektrolit. Data diambil berdasarkan perubahan putaran mesin mulai dari 1000 rpm sampai 4000 rpm. Hasil tertinggi untuk CO terjadi pada RPM 4000 dengan campuran elektrolit aquades dan 1 ½ sendok makan KOH dengan nilai 1,04 %. Sedangkan CO terendah terjadi pada RPM 3200 ketika motor tidak menggunakan elektroliser dengan nilai 0,07%. Untuk HC tertinggi ada pada RPM 1000 ketika motor tidak menggunakan elektroliser dengan nilai 382 ppm. Sedangkan HC terendah terjadi pada RPM 4000 dengan campuran elektrolit aquades dan KOH sebanyak ½ sendok makan sebanyak 20,33 %. Dimana nilai tertinggi CO2 adalah 8,2% ada pada 2 campuran elektrolit yaitu campuran pertama adalah elektrolit aquades dengan KOH sebanyak 1 sendok makan dan campuran kedua adalah ketika motor menggunakan elektroliser dengan elektrolit hanya aquades saja. Sedangkan untuk nilai CO2 terendah bernilai 4,1%. Berdasarkan pengambilan data-data tersebut, nilai emisi gas buang pada sepeda motor ini masih ada dibawah standar KEPMEN LH 05/2006.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1026</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1026</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 27-37</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1026/776</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1027</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA SISTEM BAHAN BAKAR  INJEKSI PADA MESIN BENSIN  MENGGUNAKAN SCAN TOOLS DAN GAS ANALYZER</dc:title>
	<dc:creator>Pamungkas, Septa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam hal perbaikan kendaraan mesin modern banyak sekali fenomena kendaraan lama dikerjakan dibengkel karena permasalahan yang cukup komplek. Terkadang permasalahan belum tentu terbaca langsung oleh scan tools sehingga diperlukan analisa lebih lanjut. Penelitian dilakukan dalam upaya menemukan permasalahan yang tidak di deteksi oleh scan tools dan perlu analisa lebih lanjut. Dalam periode 2013-2014 didapat 3 kendaraan yang mengalami masalah tetapi tidak menimbulkan kode masalah yaitu Mercedes E 280 tahun 2008, BMW 745i tahun 2002 dan BMW 730 tahun 1996. Ketiganya mempunyai permasalahan yang hampir sama yaitu ganguan pada putaran idle. Pada Mercedes E 280 dianalisa menggunakan scan tools menunjukkan pengukuran laju massa udara  23,3 kg/h padahal pada kondisi mesin normal seharusnya 14,2 kg/h. Setelah di hitung hal ini menyebabkan λ = 1,79 atau 79% lebih banyak, hal ini dikarenakan pengukur laju massa udaranya rusak. Pada mobil BMW 745i dianalisa menggunakan gas anslyzer menunjukkan λ = 1,291 dan untuk BMW 730i λ = 1,192 yang disebabkan oleh kebocoran udara pada sistem pemasukan udara. Kesimpulannya beberapa permasalahan yang terjadi dan tidak menunjukkan kode kesalahan adalah permasalahan yang disebabkan karena pengukur laju massa udara dan kebocoran udara pada sistem pemasukan udara. Permasalahan ini timbul karena ada koreksi yang di lakukan oleh ECM setelah mendapat masukan dari oksigen sensor.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1027</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v3i3.1027</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 3 No. 3 (2014); 38-45</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1027/777</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1182</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:27:43Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LIQUID GAS FOR VEHICLE (LGV) DENGAN PERTAMAX TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 2000 cc</dc:title>
	<dc:creator>As’adi, Muhamad</dc:creator>
	<dc:creator>Djaja, Yuhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">APBN 2015 mengisyaratkan bahwa Pemerintah akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak dari 48 juta kilo liter menjadi 46 juta kilo liter, implikasi dari hal ini jelas akan berdampak pada kebijakan penggunaan BBM dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi dan industri. Salah satu bahan bakar yang cadangannya masih cukup banyak dan pemanfaatannya masih terbatas pada kebutuhan rumah tangga serta usaha sector kuliner adalah Liquid Petrolium Gas (LPG). LPG mempunyai produk turunan dengan merk dagang Elpiji dan Liquid Gas for Vehicle (LGV atau sering disebut dengan Vigas). LGV mempunyai RON 98 setara dengan bahan bakar Pertamax dan mudah disimpan dalam tangki portabel karena tekanan nya relative rendah yaitu 8-15 bar, sedangakan tekanan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) yang sering disebut dengan Bahan Bakar Gas (BBG) sekitar 200 bar. Perkembangan penggunaan LGV di masyarakat cenderung lambat hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang ada dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan LGV untuk sektor transportasi masih kurang. Tujuan dan target penelitian ini adalah didapatkannya konstanta performa dari motor bensin yang berbahan bakar LGV dan Pertamax, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa LGV bisa digunakan sebagai bahan bakar pada sector transportasi dan lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen dengan mesin uji motor bensin 2000 cc yang berbahan bakar LGV dan Pertamax. Pengujian dilakukan dengan uji static diatas Dyno Test. Luaran data yang dihasilkan berupa performa mesin yang meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar, selain uji static juga dilakukan uji emisi gas buang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enggunaan Liquid Gas For Vehicle (LGV) dengan merk dagang Vigas mampu menaikkan Daya mesin maksimum sebesar 20,86% dan daya rata-rata sebesar 14,1%, torsi maksimum yang dihasilkan oleh Motor berbahan bakar Vigas lebih kecil dari motor yang berbahan bakar pertamax, penurunannya sebesar 0.94% Penggunaan Vigas pada motor mampu menaikkan jarak tepuh sebesar 6,9% bila dibanding dengan motor berbahan bakar pertama Air Fuel Ratio (AFR) untuk kedua bahan bakar masih dibawah standar, sehingga terjadi pemborosan bahan bakar, khusunya pada putaran rendah. Penggunaan Vigas pada kendaraan bermotor mampu meurunkan emisi gas buang khususnya CO2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1182</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1182</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 62-68</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1182/1452</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1183</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:28:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBELAJARAN DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN EL-GORITMA BERBASIS WEB</dc:title>
	<dc:creator>Maulana, Gun Gun</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Algoritma adalah metode efektif yang diekspresikan sebagai rangkaian terbatas. Algoritma juga merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah dimana masalah di selesaikan di tuntut secara sistematis, terstruktur dan logis.  Dalam penyelesaian lagoritma itu sendiri, tak jarang sering terdapat berbagai masalah yang timbul contohnya struktur yang tidak tepat, algoritma yang tidak logis, serta kebingungan dalam menyelesaikan algortma itu sendiri. Metode yang penulis buat di berinama “EL-Goritma” atau singkatan dari e-learning algoritma. EL-Goritma itu sendiri penulis memasukkan beberapa fasilitas yang nantinya akan menunjang pembelajaran seperti lve chat, video call, room diskusi, dan uang belajar.Target dari metode ini adalah mampu mempermudah mahasiswa maupun pelajar dalam menyelesaikan tugas-tugas algoritma dengan mendapatkan referensi dan sumber-sumber dari para dosen maupun pengajar lain.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1183</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1183</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 69-73</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1183/1453</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1184</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:29:18Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN AUGMENTED REALITY UNTUK PEMASARAN PRODUK MENGGUNAKAN SOFTWARE UNITY 3D DAN VUFORIA</dc:title>
	<dc:creator>Maulana, Gun Gun</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada saat ini, bidang industri sedang berkembang dengan pesat. Banyak perusahaan khususnya yang bergerak dibidang otomotive dan property berlomba lomba untuk memasarkan produknya. Produsen melakukan berbagai cara supaya para konsumen tertarik pada produknya. Umumnya produsen memasarkan produknya dengan media seperti brosur karena pertimbangan biaya yang murah, namun brosur saat ini hanya menampilkan berupa gambar dua dimensi hal ini tentu saja membuat konsumen yang melihat brosur seperti itu merasa tidak menarik dan tidak puas karena tampilan brosur yang terbatas. Dengan adanya kendala tersebut diperlukan metode pemasaran produk brosur dengan gambar 3D yang dapat membuat konsumen tertarik untuk melihat produknya dan bisa lebih detail lagi melihat tampilannya. Dalam penelitian ini Penulis yang mengambil judul “Penerapan Augmented Reality Untuk Pemasaran Produk Menggunakan Sotware Unity 3D Berbasis Android” bertujuan untuk mengenalkan motode pemasaran produk menggunakan Augmented Reality berbasis android untuk menunjang pemasaran produk. Diharapkan dengan diberdayakan applikasi ini dapat membantu para produsen untuk memasarkan produknya dengan cara menampilkan produknya berupa gambar 3D menggunakan Augmented Reality.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1184</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1184</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 74-78</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1184/1454</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1185</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:29:45Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI PEMBUATAN BAHAN ALTERNATIF PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI UBI JALAR DENGAN PLASTICIZER GLISEROL DENGAN METODE MELT INTERCALATION</dc:title>
	<dc:creator>Aripin, Samsul</dc:creator>
	<dc:creator>Saing, Bungaran</dc:creator>
	<dc:creator>Kustiyah, Elvi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Masalah lingkungan dari pembuangan limbah plastik turunan minyak bumi telah menjadi isu penting karena sifatnya yang sulit diuraikan. Oleh karena itu, upaya telah dilakukan untuk mempercepat tingkat degradasi material polimer dengan mengganti beberapa atau seluruh polimer sintetis dengan polimer alami. Pati merupakan salah satu polimer alami yang dapat digunakan untuk produksi material biodegradable karena sifatnya yang mudah terdegradasi, melimpah, dan terjangkau namun memiliki kekurangan seperti kuatnya perilaku hidrofilik dan sifat mekanis yang lebih buruk. Untuk meningkatkan kekuatan mekanis pada pati, sejumlah kecil pegisi (filler) berupa bahan penguat biasanya ditambahkan ke dalam matriks polimer. Oleh karena itu, bioplastik disiapkan dengan pencampuran pati ubi jalar sebagai matriks, gliserol sebagai pemlastis, dan kitosan sebagai pengisi (filler) melalui metode melt intercalation. Variasi konsentrasi gliserol dan kitosan mempengaruhi sifat mekanis dan biodegradabilitas bioplastik. Ketika gliserol divariasikan dari 0,5% menjadi 1,5% kekuatan tarik menurun  dari 19,23 MPa menjadi  8,83 Mpa, sedangkan niali elongasi meningkat dari 0% menjadi 39,16%. Sebaliknya pada saat variasi konsentrasi Kitosan dari 1% menjadi 2% kekuatan tarik meningkat dari 4,90 MPa menjadi 5,60 MPa, dan pada saat konsentrasi kitosan 3% nilai kuat tarik menurun menjadi 4,22 MPa, sedangkan nilai elongasi mengalami penurunan yaitu 32,62%, 16,60% dan 8,35%. Biodegradabilitas bioplastik dengan variasi plasticizer gliserol mencapai 2,50 % dalam waktu 8 hari. Sedangkan bioplastik pada variasi konsentrasi kitosan mempunyai biodegradabilitas 1,63% dalam waktu 8 hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1185</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1185</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 79-84</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1185/1455</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1186</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:30:42Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS AUDIT ENERGI UNTUK PENCAPAIAN EFISIENSI ENERGI DI GEDUNG AB, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN</dc:title>
	<dc:creator>Biantoro, Agung Wahyudi</dc:creator>
	<dc:creator>Permana, Dadang S.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hingga saat ini energi memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan peradaban manusia.   Salah satu persoalan yang muncul dalam penggunaan energi adalah masih banyaknya penggunaan energi fosil, padahal energi ini sangat terbatas di muka bumi.   Oleh karena itu perlunya efisiensi penggunaan  energi di seluruh lini bidang kehidupan, termasuk pada lembaga  pemerintah, swasta maupun masyarakat.   Gedung AB,  Kabupaten Tangerang merupakan salah satu institusi pemerintah yang terus berbenah dan mengambil peran aktif  dalam menyukseskan program penghematan energy, yaitu dengan melakukan audit energy.  Salah satu parameter yang digunakan dalam audit energy adalah intensitas konsumsi energi (IKE). IKE adalah istilah yang digunakan untuk menentukan konsumsi energi dari sistem (bangunan). Nilai EUI dapat ditemukan dengan membagi total energi yang dikonsumsi oleh bangunan dalam satu tahun dengan total luas lantai kotor bangunan.  Berdasarkan hasil perhitungan, IKE pada Gedung AB, Kabupaten Tangerang adalah 48,33 kWh/m2/tahun, masuk dalam kategori sangat efisien. Gedung ini masuk dalam kategori sangat efisien karena sebagian besar ruang menggunakan ventilasi alami, banyak AC yang tidak bekerja karena rusak, banyak ruang yang kapasitas AC nya terlalu kecil, dan Intensitas pencahayaan (Lux) kurang terang (dibawah standar SNI).  Kondisi lampu penerangan rata-rata dibawah standar SNI pencahayaan buatan dan kondisi ini akan mempengaruhi kenyamanan kerja karyawan.  Intensitas  pencahayaan rata-rata tiap ruangan dibawah 210 Lux.  Kondisi AC secara umum dibawah kinerjanya yang berpotensi pemborosan energi listrik, dengan nilai RH antara 48,1% – 78,8% (dibawah standar SNI).   Usia AC sudah tidak efisien karena sudah melebihi batas usia ekonomis maupun teknis (˃10 tahun), dengan suhu ruang kerja rata-rata diatas 260C. Kondisi ini diduga akan mempengaruhi kenyamanan kerja dan kinerja karyawan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1186</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1186</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 85-93</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1186/1456</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1187</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:31:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJIAN FAKTOR PENYEBAB COST OVERRUN PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG</dc:title>
	<dc:creator>Remi, Fahadila F.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembangunan konstruksi gedung di Indonesia semakin pesat sejalan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Proyek kontruksi gedung memiliki beberapa batasan, diantaranya adalah batasan biaya. Salah satu permasalahan yang timbul pada pelaksanaan konstruksi gedung adalah terjadinya pembengkakan biaya atau cost overrun. Usaha awal yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya cost overrun adalah dengan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan mengetahui upaya untuk memitigasi terjadinya cost overrun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya cost overrun, mengidentifikasi faktor utama penyebab terjadinya cost overrun dan mengetahui upaya memitigasi terjadinya cost overrun. Metodologi penelitian ini adalah melakukan kajian literatur terhadap penelitian-penelitian terdahulu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini adalah terdapat 52 faktor penyebab terjadinya cost overrun yang terbagi atas sepuluh kelompok. Faktor dominan penyebab cost overrun diantaranya adalah kelompok faktor aspek keuangan proyek, material tenaga kerja dan kelayakan ekonomi. Dihasilkan beberapa upaya memitigasi terhadap faktor dominan yaitu pengelolaan keuangan dengan cash flow, memaksimalkan uang muka, konsistensi kontrol, pemilihan estimator profesional, membangun hubungan antar pihak, dan penyusunan konsep sistem manajemen proyek.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1187</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1187</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 94-101</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1187/1457</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1188</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:31:41Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EVALUASI PENURUNAN GEDUNG DAN METODE PERBAIKANNYA (STUDI KASUS: KANTOR POS BALIKPAPAN)</dc:title>
	<dc:creator>Pranoto, Yudi</dc:creator>
	<dc:creator>Setiabudi, Riza</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kantor  Pos Pusat Balikpapan berlantai 3, dibangun tahun 1994 dan diresmikan penggunaannya tahun 1995. Seiring dengan berjalannya waktu gedung tersebut mengalami penurunan (konsolidasi) sehingga mengalami kerusakan baik struktural maupun arsitektural. Oleh karena itu, diperlukan analisa struktur untuk menentukan metode yang tepat untuk dilakukan perbaikan pada gedung tersebut. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data sekunder, rekapitulasi kondisi gedung, pengujian NDT (Non Destructive Test) dan DT (Destructive Test) serta pengujian laboratorium. Pengujian NDT terdiri dari pengujian hammer test dan rebar detector, sedangkan pengujian DT sondir dan boring. Pengujian di laboratorium sendiri adalah pengujian tanah. Dari hasil pengujian yang dilakukan tersebut kemudian dilakukan analisis untuk menentukan metode perbaikan pada gedung tersebut. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa Penyebab utama penurunan gedung disebabkan karena tidak adanya pondasi dalam. Struktur utama gedung tersebut masih mampu menahan beban yang ada. Gedung kantor pos balikpapan harus segera dilakukan perkuatan pada pondasi gedung tersebut, Metode perbaikan dilakukan dengan memasang borepile disekitar gedung tersebut kemudian menyatukan dengan gedung utama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1188</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1188</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 102-107</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1188/1458</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1189</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:32:14Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MORPHOLOGICAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF MT. KELUD VOLCANIC ASH REINFORCED POLYESTER AND EPOXY COMPOSITES</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Henny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The use of suitable waste products as raw materials has become an interesting matter in composite industry nowadays due to the environmental issues. Volcanic ash is one of the waste materials containing a high number of silica. The aim of this study is to examine the morphological and mechanical properties of Mt. Kelud volcanic ash reinforced polyester and epoxy composites. The volcano ash was dried and sieved into 50 mesh then mixed with polyester or epoxy manually for 10 minutes. The ash added into the matrix was varied by 0%, 10%, 20%, 30% and 40% from matrix volume content. For epoxy matrix, the composite with 40 vol. % particles has the highest tensile strength. However, for the polyester/ash composites, the tensile strength continues to decrease with the addition of particles. There is a significant increasing of 47.04 % for polyester and 5.62 % for epoxy in impact strength when 40 vol. % of volcanic ash added into both polymers. The Scanning Electron Microscopy result shows that there is void and agglomeration contained in epoxy/ash composites and crack propagation along the surface of polyester/ash composites that could be the cause of the failure.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1189</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1189</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 108-113</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1189/1459</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1190</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:32:38Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH KADAR AIR TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE COMPOSTER TUB</dc:title>
	<dc:creator>Hastuti, Sindi Martina</dc:creator>
	<dc:creator>Samudro, Ganjar</dc:creator>
	<dc:creator>Sumiyati, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelolaan terhadap sampah harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak mencemari lingkungan. Banyaknya pepohonan yang ada di sekitar kita menyebabkan banyaknya sampah daun yang dihasilkan. Sampah daun merupakan salah satu sampah organik yang dapat dijadikan kompos. Pengomposan dapat dilakukan dengan memvariasikan faktor-faktor yang mempengaruhi prosesnya, diantaranya adalah kadar air, ukuran bahan dan metode pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah organik yaitu sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah organik berupa daun kering. Pengomposan dilakukan dengan menggunakan MOL tetes tebu dan memvariasikan kadar air (kadar air 40%, 50%, 60%). Ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1 cm. Waktu pengomposan berlangsung selama 30 hari menggunakan metode composter tub. Pengukuran suhu, pH dan kadar air dilakukan setiap hari. Berdasarkan hasil penelitian, kadar air yang optimum adalah 50% dengan hasil kadar C-Organik sebesar 31,883%, kadar N-Total sebesar  1,908%, rasio C/N sebesar 16,714, kadar P-Total sebesar 0,162%, dan kadar K-Total sebesar 1,276%. Sedangkan untuk hasil pengujian toksisitas menggunakan uji GI, nilai GI pada kadar air 50% adalah 104,69 yang menunjukkan bahwa kompos bebas toksik, sudah matang dan stabil. Kemudian dari hasil uji mikrobiologi menunjukan bahwa jumlah total koliform yang ada pada kompos tidak lebih dari 1000 MPN/gr yaitu 27 MPN/gr.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1190</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1190</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 114-118</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1190/1460</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1191</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:33:34Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH KADAR AIR TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE OPEN WINDROW</dc:title>
	<dc:creator>Kurnia, Vaneza Citra</dc:creator>
	<dc:creator>Sumiyati, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Samudro, Ganjar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Banyaknya jumlah daun yang berguguran di suatu wilayah atau pemukiman merupakan potensi yang pantas diperhitungkan agar menjadi bahan yang bernilai guna, Salah satunya dengan melakukan pengomposan. Kadar air mempunyai peran yang kritis dalam rekayasa pengomposan karena dekomposisi material organik bergantung pada ketersediaan kandungan air. Kadar air menjadi kunci penting pada proses pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah organik yaitu sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah organik berupa daun kering. Penelitian ini menggunakan variasi kadar air (40%, 50%, dan 60%) dan perlakuan ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1cm dan  menggunakan MOL tetes tebu sebagai bioaktivator.Waktu pengomposan berlangsung selama 30 hari dengan metode pengomposan secara open windrow. Berdasarkan penelitian ini kadar air yang optimal untuk proses pengomposan sampah organik daun kering adalah kadar air 60% dilihat dari Kadar C-Organik terendahnya sesbesar 27,324%, kandungan N-Total yang paling tinggi 2,441%,Rasio C/N terendahnya sebesar 11,194%, kandungan P-Total sebesar 0,211%, kandungan K-Total sebesar 1,7776% dan Nilai GI yang paling tinggi sebesar 125,58% dan kemudian hasil uji mikrobiologi menunjukan bahwa jumlah total koliform  yang ada pada kompos tidak lebih dari 1000 MPN/g.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1191</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1191</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 119-123</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1191/1461</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1192</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:34:00Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH  KADAR AIR TERHADAP PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE TAKAKURA</dc:title>
	<dc:creator>Ratna, Dian Asri Puspa</dc:creator>
	<dc:creator>Samudro, Ganjar</dc:creator>
	<dc:creator>Sumiyati, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sampah adalah sesuatu bahan atau benda padat yang sudah tidak dipakai lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. Kegiatan perkuliahan yang memiliki tenaga pengajar, karyawan serta mahasiswa setiap hari berkontribusi menghasilkan sampah. Sampah yang banyak dihasilkan berupa daun kering, cara untuk mengurangi permasalahan sampah adalah melakukan proses pengomposan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah daun kering. Proses pengomposan berlangsung selama 30 hari dengan metode keranjang takakura. Penelitian ini menggunakan variasi kadar air (40%, 50%, dan 60%) dan perlakuan ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1.5cm. Activator berupa mol tetes tebu terlebih dahulu dibuat dengan cara fermentasi. Bahan baku kompos dan mol tetes tebu dilakukan uji pendahuluan untuk mengetahui karakteristik awal. Kadar air, suhu dan pH diukur setiap hari. Uji toksisitas dilakukan setelah kompos matang, uji ini digunakan untuk menentukan kadar bakteri pathogen dalam kompos, dalam penelitian ini kompos dinyatakan bebas bakteri pathogen. Berdasarkan hasil analisis kadar air optimum untuk penelitian ini adalah 60% dilihat dari Rasio C/N paling rendah yaitu 15.222% pada K1.5-60, kandungan N-Total paling tinggi 1.924% Pada K1.5-60, K-Total pada K1.5-60 sebesar 1.425% dan nilai GI paling tinggi 113.82% pada K1.5-60.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1192</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1192</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 124-128</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1192/1462</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1193</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:34:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">OPTIMASI PENGGUNAAN BIOSORBENT BERBASIS BIOMASSA: PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR TERHADAP LUAS PERMUKAAN KARBON AKTIF BERBAHAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CROSSIPES) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR</dc:title>
	<dc:creator>Ilmi, Moh. Mualliful</dc:creator>
	<dc:creator>Khoiroh, Naimatul</dc:creator>
	<dc:creator>Firmansyah, Trisna Bagus</dc:creator>
	<dc:creator>Santoso, Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pencemaran lingkungan, terutama pada air sangat banyak terjadi, hal ini dapat diatasi salah satunya melalui proses adsorpsi menggunakan biosorbent berupa karbon aktif. Salah satu bahan yang melimpah dan dapat dimanfaatkan untuk karbon aktif adalah biomassa eceng gondok. Kualitas karbon aktif ditentukan oleh luas permukaan yang dapat dipengaruhi dari aktivatornya. Oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi aktivator HCl terhadap luas permukaan karbon aktif dari eceng gondok. Diharapkan dengan penelitian ini didapat luas permukaan maksimum, sehingga dapat menjadi langkah optimasi untuk menghasilkan biosorbent berbasis biomassa sehingga dapat mengurangi akumulasi limbah organik pada perairan. Beberapa tahapan yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan karbon aktif yang terdiri dari proses dehidrasi, karbonasi, dan aktivasi menggunakan variasi konsentrasi HCl; dan proses pengujian luas permukaan karbon aktif menggunakan methylene blue. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semakin besar konsentrasi HCl maka akan semakin kecil luas permukaan karbon aktif. Luas permukaan paling besar didapat pada konsentrasi aktivator HCl 1 M yakni sebesar 45487.55 10-3km2 kg-1 di mana proses adsorpsi yang terjadi mengikuti pola grafik isothermal Langmuir.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1193</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1193</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 129-136</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1193/1463</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1194</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:34:53Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERDAMPAK PADA RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN PERMINTAAN JALAN TOL DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator>Munggarani, Nurrela Arifah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemerintah saat ini tengah mencanangkan berbagai pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol. Namun, rencana pembangunan tersebut tidak didukung oleh dana yang memadai sehingga dibutuhkan peran serta badan usaha melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Lebih lanjut, risiko dan ketidakpastian yang besar didalam investasi jalan tol mengurangi minat badan usaha untuk ikut berpartisipasi. Salah satu risiko paling signifikan, sulit diprediksi dan sulit dikendalikan adalah risiko permintaan, i.e. volume lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini melakukan identifikasi profil volume lalu lintas beberapa jalan tol di Indonesia untuk delapan tahun terakhir, identifkasi faktor-faktor yang berdampak terhadap risiko dan ketidakpastian volume lalu lintas tersebut dilanjutkan dengan pembobotan faktor. Pembobotan faktor dilakukan dengan menggunakan analisis Skala Likert dan metoda Analitical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis kedua metoda akan danalisis kembali secara deskriptif sehingga mendapatkan kesimpulan yang lebih matang. Profil volume lalu lintas didapatkan dari laporan badan usaha jalan tol tahun 2008-2015. Sementara itu, faktor-faktor yang berdampak terhadap risiko dan ketidakpastian volume lalu lintas jalan tol di Indonesia yang menjadi variable penelitian didapatkan dari hasil kajian literatur penelitian terdahulu baik di dalam maupun di luar negeri serta validasi terhadap pakar. Melalui penelitian ini diharapkan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Pemerintah (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama-PJPK) mendapatkan gambaran mengenai faktor-faktor yang berdampak terhadap ketidakpastian volume lalu lintas jalan tol di Indonesia sehingga memudahkan dalam melakukan mitigasi risiko dan ketidakpastian dengan lebih terperinci serta sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Pada gilirannya, hasil yang diperoleh dapat meningkatkan minat BUJT dalam berinvestasi sehingga rencana pemerintah dapat berjalan dengan sukses dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1194</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1194</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 137-146</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1194/1464</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1195</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T09:36:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ASESMEN MATURITAS MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN PADA KONTRAKTOR KECIL DAN MENENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Misbah, Misbah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perusahaan konstruksi (kontraktor) memiliki peranan penting dan tanggung jawab dalam kesuksesan proyek. Sampai saat ini masih ditemukan adanya keterlambatan pelaksanaan proyek, salah satu penyebabnya kurangnya penanganan risiko pada perusahaan. Oleh karena itu kontraktor dituntut harus menyadari dan memperhatikan potensi risiko atas proyek yang ditanganinya agar dapat meminimalisasi risiko dan membantu pencapaian tujuan.Tata kelola manajemen risiko yang baik akan memberikan informasi dan indikasi terhadap kemungkinan risiko yang akan terjadi pada perusahaan, sehingga dapat dilakukan pencegahan dan evaluasi dini untuk meminimalisasi kerugian dan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kriteria, mengukur tingkat maturitas serta memberikan rekomendasi terhadap kelemahan penerapan manajemen risiko. Hal ini dilakukan agar dapat mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan, sehingga dapat dilakukan tindakan untuk meningkatkan peforma perusahaaan. Model penilaian maturitas diadopsi dari model yang dikembangkan oleh Zhao. Model ini dilakukan berdasarkan pendekatan manajemen risiko perusahaan (ERM) yang menekankan bahwa risiko harus dikelola oleh semua pihak perusahaan dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Terdapat 16 kriteria untuk mengukur level maturitas pada kontraktor kecil dan menengah, yang dikukur kedalam lima level, yaitu; sangat lemah, lemah, menengah, baik dan optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1195</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i2.1195</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017; 147-154</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1195/1465</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1198</identifier>
				<datestamp>2020-04-02T22:29:58Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN FORMULA COMPOUND RUBBER DALAM PEMBUATAN SOL SEPATU</dc:title>
	<dc:creator>Suliknyo, Suliknyo</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Haris</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sol sepatu  adalah  bagian terbawah dari bagian sepatu yang kontak langsung dengan tanah. Sol ini harus memiliki sifat fisik yang baik seperti tegangan putus, perpanjangan putus, Modulus, kekerasan, dan ketahanan. Sifat fisik barang jadi karet sangat dipengaruhi oleh perancangan awal formula kompon karet sol sepatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pemakaian IR 2200 dan KNB 40H sebanyak 10, 10.25, 10.5 phr terhadap sifat mekanik. Bahan digiling menggunakan dua rol terbuka, sedangkan pencetakan digunakan mesin hydraulic press. Hasil uji menunjukan bahwa vulkanisat karet dengan hasil terbaik diperoleh dengan pemakaian IR 2200 dan KNB 40H sebanyak 10.5 phr dengan nilai tegangan putus 13.42 MPa, perpanjangan putus  713,86%, kekerasan 67.8 shore A, ketahanan sobek 16.34 MPa, dan abrasi 0.22 cc. Hasil uji tersebut memenuhi persyaratan Nike Test Method.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1198</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1198</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 1-5</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1198/3330</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1199</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERENCANAAN DAN ANALISA SISTEM SPRINKLER OTOMATIS DAN KEBUTUHAN AIR PEMADAMAN FIRE FIGHTING HOTEL XX</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Rahesa Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam pembangunan sebuah gedung terdapat suatu utilitas keamanan salah satunya adalah sistem instalasi sprinkler yang dirancang sesuai dengan standar proteksi kebakaran yang disiapkan untuk mencegah, memadamkan dan menanggulangi kebakaran dalam bangunan gedung. Pada perencanaan sistem sprinkler ini bertujuan untuk memahami dan melakukan perhitungan pada kecepatan aliran dan tekanan serta merencanakan kebutuhan air pada pemadaman fire fighting gedung hotel. Penulis melakukan penganalisaan dan perhitungan dengan menentukan discharge coefficient of the sprinkler k-factor pada kecepatan aliran fluida, selanjutnya menggunakan presure loss dari Hazen-Williams dan dilakukan kebutuhan air dengan mengacu pada Azas Bernoulli, yang penulis sebut dengan metode Step by Step. Dari hasil perhitungan ini didapat bahwa hubungan antara kecepatan aliran pada sprinkler otomatis ini dengan pressure loss yang terjadi dipengaruhi oleh area yang direncanakan, diameter pipa yang digunakan serta panjang pipa. Dimana perencanaan ini mengacu pada standar yang berlaku seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) dan National Fire Protection Association (NFPA) yang harus dipakai dalam perencanaan siste sprinkler otomatis pada sebuah gedung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1199</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1199</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 6-12</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1199/909</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1201</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DESAIN DAN PERANCANGAN ALAT PENGEPRES GERAM SAMPAH MESIN PERKAKAS</dc:title>
	<dc:creator>Indah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Baehaqi, Mus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sayatan geram tidak beraturan diruang lingkup perusahaan jasa permesinan dapat membahayakan para operator dan karyawan yang ada diruang lingkup perusahaan jasa permesinan, peralatan yang dirancang  membantu proses mengepresan geram sampah mesin perkakas sehingga geram sampah mesin perkakas setelah di press terlihat rapih, tidak perlu mennggunakan tempat luas dan memudahkan pada saat dipindahkan atau pengangkutan lebih lanjut. Perancangan ini menggunakan solidworks dengan spesifikasi Kapasitas maksimal 2 ton Perancangan alat pengepres geram ini berukuran 24,4 cm × 24,4 cm ×  61,9 cm untuk blok ruang pengepresan 24,4 cm × 24,4 cm × 30 cm. Tinggi kaki penyangga atau kaki rangka 6 cm, hal ini bertujuan agar pada saat dioperasikan alat lebih kokoh tidak bergoyang. Tinngi sampah geram sebelum di pres 30 cm, maka volume awal 331,89 m3 dan tinggi sampah geram setelah di pres 13 cm, maka volume akhir menjadi 68,77 m3, Dengan penurunan sampah geram pada alat pengepres perubahan bentuk sampai 14,64 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1201</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1201</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 13-20</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1201/910</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1202</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI BANDING PELAPISAN MATERIAL SKD11 DENGAN METODE PHYSICAL VAPOUR DEPOSITION DAN THERMAL DIFUSION PADA KOMPONEN INSERT DIES MESIN STAMPING PRESS</dc:title>
	<dc:creator>Bisono, Robertus Suryo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan pelapisan menggunakan Titanium Alumunium Nitrid (TIAlN) dengan metode PVD Coating (Physical Vapour Diposition) dan TD (Thermal Difusion)  untuk perlakuan permukaan baja perkakas SKD11 sebagai material Insert Die komponen mesin Stamping Press setelah perlakuan hardening. Perlakuan permukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas permukaan khususnya kekerasan dan perubahan struktur mikro yang terjadi. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari perlakuan permukaan tersebut dilakukan dengan memvariasi waktu proses, masing masing 2 sample diproses pada 4 jam, 5 jam dan 6 jam dengan temperatur  proses masing-masing  400ᴼ C. Kemudian satu dari tiap variable sample tersebut di panaskan pada suhu 1000ᴼ C selama 1 jam, pendinginan dilalukan dengan udara bebas tanpa proses quenching Untuk mengetahui hasilnya dilakukan uji kekerasan mikro Vickers, pengamatan struktur mikro Scanning Eectron Microscope (SEM), dan pengujian komposisi dengan Energy Defersif Sepectroscopy (EDS) untuk mengetahui tingkat penyerapan material terdifusi. Hasil menunjukan bahwa SKD11 yang dilapisi TiAlN dengan metode PVD selama 6 jam menghasilkan lapisan yang paling keras yaitu 1363 HV dengan ketebalan lapisan 5,3µm. Proses pemanasan 1000⁰C selama 1 jam pada sample mengakibatkan penurunan kekerasan sample dan lapisan permukaan sample menjadi lebih tebal hingga 50µm. Penambahan lapisan diakibatkan oleh terdifusinya atom atom yang menyusun lapisan TiAlN ke dalam substrat serta keluarnya atom atom penyusun lapisan hingga membentuk lapisan kompleks.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1202</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1202</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 21-27</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1202/911</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1203</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KERAMIK MAGNESIUM ALUMINA SILIKA DARI ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG</dc:title>
	<dc:creator>Sidabutar, Tri Exaudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berlimpahnya material abu vulkanik Gunung Sinabung merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti lebih lanjut, khusunya tentang kelayakan penggunaan abu vulkanik tersebut sebagai bahan dasar untuk membuat material keramik magnesium alumina silika. Sebagian besar abu vulkanik tersebut belum termanfaatkan sama sekali. Material keramik dibuat dari bahan dasar yang tersusun atas abu vulkanik, alumina silika (Al2O3) dan Magnesium Oksida (MgO). Keberadaan abu vulkanik hasil dari letusan Gunung Sinabung merupakan hal yang cukup potensial sebagai pembuatan bahan keramik.Tujuan dari penelitian ini adalah membuat keramik yang keras dan kuat dari abu vulkanik Gunung Sinabung dan untuk mengetahui pengaruh penambahan Al2O3 dan MgO pada pada sampel material keramik. Sekaligus untuk mengetahui proses pembakaran (sintering) yang optimal terhadap karakterisasi dari sampel keramik yang meliputi sifat fisik, kekerasan dan struktur Kristal dari material.Adapun hasil dari penelitian yang telah dilakukan untuk memnuhi tujuan tersebut adalah nilai densitas tertinggi dengan komposisi abu (80%), Al2O3 (10%) dan MgO (10%) adalah 2.06 gr/cm2 dengan suhu pembakaran 1200 0C, morfologi yang baik pada komposisi yang sama dengan suhu pembakaran 1200 0C, fasa yang dominan terbentuk adalah Silika oksida (SiO2), dan fasa lainnya MgSiO3, Al₂MgO₄ dan hasil kekerasan yang diperoleh sebesar 768.21 kgf/mm2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1203</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1203</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 28-35</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1203/912</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1204</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI KARAKTERISASI LAJU KOROSI LOGAM ALUMINIUM DAN PELAPISAN DENGAN MENGGUNAKAN MEMBRAN SELLULOSA ASETAT</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Andarany Kartika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Korosi terjadi akibat adanya reaksi oksidasi dan reduksi antara material dengan lingkungannya. Reaksi oksidasi diartikan sebagai reaksi yang menghasilkan elektron dan reduksi adalah antara dua unsur yang mengikat elektron . Korosi merupakan peristiwa yang tidak mungkin dielakan dalam kehidupan baik dalam lingkungan industri maupun rumah tangga. Korosi tidak dapat dihilangkan, namun dapat dikendalikan lajunya. Secara teoritis, menurut tabel deret volta, Aluminium merupakan logam yang mudah terkorosi. Pada penelitian ini dilakukan upaya untuk mengkarakterisasikan jenis korosinya dengan menggunakan media asam lemah (asetat), asam kuat (HCl), dan basa kuat (KOH). Pada percobaan dengan menggunakan media asam lemah (asetat), korosi yang terjadi adalah korosi sumuran (pitting corrosion). Pada percobaan menggunakan media asam kuat (HCl), pada konsentrasi rendah yang terjadi adalah korosi sumuran, sedangkan pada konsentrasi tinggi yang terjadi adalah korosi erosi. Salah satu metode pencegahan terjadinya korosi yaitu dengan menggunakan metode pelapisan (coating). Pada penelitian ini, upaya yang dilakukan untuk memperlambat laju korosinya adalah dengan cara melapisi logam dengan “Sellulosa Asetat”(CA). Sellulosa asetat terdiri dari powder sellulosa dilarutkan dengan asam asetat 99%, kemudian diaplikasikan pada logam aluminium. Hasil percobaan perendaman dengan media asam asetat, yang terjadi adalah bahwa sellulosa asetat membuat laju korosi semakin meningkat sebesar 54% dibanding sebelum dilapisi. Pada percobaan perendaman dengan menggunakan asam HCl, sellulosa asetat mampu memperlambat laju korosi sebesar 47.479%. Dan pada percobaan perendaman dengan larutan KOH, efisiensi inhibisinya mencapai 255% lajunya lebih cepat dibandingkan sebelum dilapisi. Hal ini terjadi dikarenakan adanya proses deasetilasi dimana proses ini adalah proses terputusnya gugus asetil pada membran sellulosa asetat sehingga kemampuan menempel pada permukaan logam menjadi menurun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1204</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1204</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 36-40</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1204/913</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1208</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN SISTEM PLAMBING INSTALASI AIR BERSIH DAN AIR BUANGAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PERKANTORAN BERTINGKAT TUJUH LANTAI</dc:title>
	<dc:creator>Suhardiyanto, Suhardiyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sistem plambing adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari bangunan gedung bertingkat. Sistem plambing dipergunakan untuk menyediakan air bersih dan membuang air kotoran serta air buangan ketempat yang telah ditentukan tanpa mencemari bagian-bagian terpenting lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada perancangan gedung bertingkat 7 lantai dengan jumlah penghuni sebesar 1.148 orang diperlukan air bersih sebesar 68,4 m3/hari. Kapasitas bak penampung air bawah (Ground Water Tank) digunakan sebesar 23,4 m3, untuk bak air atas (Roof Tank) digunakan bak penampung air sebesar 8,8 m3, dan untuk bak penampung air buangan (Package STP)  digunakan bak penampung berkapasitas 40 m3. Berdasarkan hasil perhitungan digunakan pompa transfer untuk mengalirkan air dari bak air bawah (Ground Water Tank) menuju bak air atas (Roof Tank) dengan kapasitas pengaliran 0,249 m3/menit, head pompa transfer sebesar 41,327 m, dan NPSHa sebesar 6,63 m. Pada perancangan ini distribusi air bersih mengunakan Booster Pump untuk 2 lantai teratas yaitu lantai 6 &amp;amp; lantai 7 dikarenakan tekanan kerja air yang dihasilkan tidak mencukupi sehingga diperlukan Booster Pump dengan kapasitas pengaliran sebesar 3,59 liter/detik dan tekanan kerja sebesar 1,35 kgf/cm2. Untuk distribusi air bersih lantai 5 kebawah memanfaatkan tekanan dari ketingian potensial air dari bak air atas menuju peralatan saniter pada masing-masing lantai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1208</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1208</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 90-97</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1208/1093</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1211</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA KERUSAKAN POMPA SENTRIFUGAL P-011C DI PT. SULFINDO ADIUSAHA DENGAN MENGGUNAKAN TRANSDUCER GETARAN ACCELEROMETER</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Levi Amanda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pompa sentrifugal P-011C merupakan salah satu alat penunjang di PT. Sulfindo Adiusaha yang berfungsi menyalurkan air untuk proses produksi. Dari laporan operator produksi, diketahui bahwa nilai getaran pompa ini adalah 3.96mm/s &amp;amp; 14.1gE yang melebihi standar ISO 10816-3 dan enveloping severity. Accelerometer merupakan transducer yang dapat digunakan sebagai system monitor getaran maupun untuk analisa getaran. Dampak dari getaran adalah terjadinya suara bising, turunnya kinerja dan performa pompa serta dapat merusak komponen pada pompa terutama pada poros dan bantalan. Hasil penelitian bahwa sinyal getaran motor &amp;amp; pompa inboard diindikasikan parallel misalignment, sisi Pompa inboard &amp;amp; outboard dari pembacaan sinyal getaran mengalami kerusakan pada komponen bantalan kerusakan pada bagian pemisah (cage) ditandai dengan amplitudo dominan pada 600 CPM (1xFTF) dan kerusakan bola amplitudo dominan pada 6300 CPM (2xBSF). Kerusakan bearing dan misalignment diakibatkan oleh kerusakan sudu impeller pompa yang ditandai munculnya amplitudo dominan di putaran kerja pompa itu sendiri (1480 CPM) dan diikuti amplitudo dominan di frekuensi sudu impeller hingga harmonik (2xBPF).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1211</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1211</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 98-104</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1211/1094</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1212</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:24Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA TEGANGAN PADA CRANKSHAFT SEPEDA MOTOR SUZUKI SMASH MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS</dc:title>
	<dc:creator>Helmiyansah, Helmiyansah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pentingnya untuk mengetahui besar tegangan maksimum dan faktor keamanan maksimum pada material crankshaft sepeda motor Suzuki Smash dengan bantuan Software Solidworks 2012. Bahan material yang dipilih untuk crankshaft adalah Alloy Steel. Melalui penggunaan software maka akan lebih mudah menampilkan gaya aksi dan reaksi pada crankshaft akibat pembebanan gaya radial yang diterima oleh crankshaft sebesar 1,4 N. Prosedur penelitian di mulai dengan mengukur dimensi crankshaft dari motor Suzuki Smash kemudian dibuatkan model 3D untuk menganalisis. Hasil analisa ditampilkan berupa gambar yang menunjukan distribusi tegangan pada Crankshaft. Dari hasil analisa software disimpulkan bahwa tegangan maksimum pada Crankshaft sebesar 8,74 x10-3 N/mm² dengan faktor keamanan terendah sebesar 8,09 x 1012.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1212</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1212</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 105-108</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1212/1095</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1213</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PELEBURAN LIMBAH PLASTIK JENIS POLYETHYLENE TERPHTALATE (PET) MENJADI BIJI PLASTIK MELALUI PENGUJIAN ALAT PELEBUR PLASTIK</dc:title>
	<dc:creator>Okatama, Irvan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada umumnya seperti botol plastik untuk daur ulang diolah kembali menjadi barang semula, secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua yaitu thermoplastic, yaitu dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain dan bersifat thermoset, bila telah dipakai tidak dapat digunakan kembali. Jenis plastik Polyethylene Telephthalate (PET) ini merupakan jenis plastik terbaik yang bisa digunakan sebagai botol - botol minuman ringan (bersoda/terkabonasi). Alat pelebur plastik ini menggunakan alat pemanas Heater Band dan Heater Nozzle dengan suhu mencapai100°C 300°C. Kapasitas produksi potongan plastik bisa mencapai 1 kilogram, bahan plastik Polyethylene Telephthalate (PET) melunak pada suhu 180°C dan mencair secara sempurna pada suhu 200°C. Alat ini menguji dengan berat yang berbeda diantaranya 100gram, 200 gram dan 300 gram masing-masing membutuhkan waktu 615 detik, 723 detik, dan 870 detik. Berkurangnya bahan plastik karena terjadi penyusutan selama dilebur yaitu mencapai 35 gram - 80 gram.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1213</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1213</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 109-113</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1213/1096</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1214</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGUJIAN PENGARUH VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP PERFORMANSI SISTEM PENGKONDISIAN UDARA PADA KENDARAAN PENUMPANG 1.500 cc</dc:title>
	<dc:creator>Suadi, Suadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kompresor yang merupakan komponen utama memiliki peranan penting dalam mensirkulasikan dan mengkompresikan aliran refrigeran di dalam sistem pengkondisian udara. Dalam pengoperasiannya, kompresor diputar dengan crankshaft pulley mesin melalui sabuk (drive belt). Semakin tinggi putaran mesin, maka semakin tinggi pula putaran kompresor, begitu juga sebaliknya. Dapat dikatakan bahwa perubahan putaran mesin akan mempengaruhi kerja kompresor, yang pada akhirnya akan mempengaruhi performansi sistem pengkondisian udara pada kendaraan. Pengujian dilakukan dengan variasi putaran mesin mulai dari 788 rpm sampai dengan 3.288 rpm. Data-data awal yang didapat berupa tekanan rendah (low pressure) pada selang masuk kompresor dan tekanan tinggi (high pressure) pada pipa keluar kondensor. Berdasarkan kedua tekanan tersebut dapat diketahui properti refrigeran R-134a dengan menggunakan program miniREFPROP. Dari hasil pengujian pengaruh variasi putaran mesin terhadap performansi sistem pengkondisian udara yang pada kendaraan, dapat disimpulkan bahwa seiring meningkatnya putaran mesin, menyebabkan daya yang diperlukan kompresor semakin meningkat. Energi panas yang dilepaskan refrigeran di kondensor dan energi panas yang diserap refrigeran di evaporator (kapasitas pendinginan) juga mengalami peningkatan, sedangkan koefisien prestasi mengalami penurunan. Pada putaran mesin 788 rpm, koefisien prestasi yang dihasilkan sebesar 2,91. Pada kenaikan putaran mesin berikutnya koefisien prestasi mengalami penurunan sampai pada putaran mesin 3.288 rpm, koefisien prestasi yang dihasilkan sebesar 1,16.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1214</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1214</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 114-118</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1214/1097</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1215</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:40Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA KEBUTUHAN JENIS DAN SPESIFIKASI POMPA UNTUK SUPLAI AIR BERSIH DI GEDUNG KANTIN BERLANTAI 3 PT ASTRA DAIHATSU MOTOR</dc:title>
	<dc:creator>Ubaedilah, Ubaedilah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada Gedung kantin berlantai 3 di PT Astra Daihatsu Motor, terdapat sistem pemipaan dan pompa air yang digunakan untuk mensuplai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan kenyataan di lapangan dimana tidak ada data-data sekunder untuk menentukan spesifikasi pompa tersebut. Tujuan analisa ini adalah untuk mendapatkan kapasitas pompa yang sesuai dengan sistem pemipaan yang terpasang di gedung kantin berlantai 3. Dengan menggunakan metode studi lapangan dan wawancara serta penerapan rumus-rumus yang berhubungan dengan sistem pemipaan dan mencakup perhitungan pompa. Sistem pemipaan yang dihitung adalah sistem pemipaan dari tangki air di dasar lantai menuju ke tangki air yang di atas gedung. Dalam menentukan jenis dan spesifikasi pompa yang akan digunakan pada gedung tersebut meliputi debit air yang dibutuhkan, menentukan kapasitas komponen–komponen yang akan digunakan seperti diameter pipa, kapasitas tangki air di lantai dasar dan di atap gedung dan head total pada sistem pemipaan. Berdasarkan hasil perhitungan, debit air yang dibutuhkan 0,0296874 m3/min dan head total yang terjadi sebesar 15,9438 m. Maka spesifikasi pompa yang diperlukan adalah 40 x 32A2 – 50,75. Spesifikasi pompa tersebut tidak jauh berbeda dengan yang sudah diterapkan di lapangan. Pompa tersebut tidak mengalami kavitasi karena NPSHa (14,119 m) &amp;gt; NPSHr (0,478314 m).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1215</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i3.1215</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 3 (2016); 119-127</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1215/1098</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1216</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:15:09Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN DAN ANALISA ALAT PENGERING IKAN DENGAN MEMANFAATKAN ENERGI BRIKET BATUBARA</dc:title>
	<dc:creator>Firdaus, Aneka</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Energi panas dari briket yang merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri besar dan industri rumah tangga salah satunya digunakan untuk mengeringkan hasil perikanan dan hasil pertanian. Alat pengering yang menggunakan briket sebagai bahan bakar pada proses pengeringan meningkatkan kualitas produk yang dikeringkan karena tidak tergantung pada cuaca. Prosesnya sangat sederhana yaitu dengan meletakkan produk di alat pengering dan briket batubara berfungsi sebagai sumber panas untuk mengeringkan produk. Penelitian menghasilkan laju pengeringan rata – rata yaitu sebesar 1,9235 gram/menit dan mendapatkan pengurangan kadar air terbesar yaitu mencapai 70% serta  efisiensi pengeringan rata – rata yaitu 1,3255%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1216</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1216</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 128-136</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1216/1476</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1217</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:15:50Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH VARIASI TEMPERATUR ANNEALING TERHADAP KEKERASAN SAMBUNGAN BAJA ST 37</dc:title>
	<dc:creator>Istiqlaliyah, Hesti</dc:creator>
	<dc:creator>Rhohman, Fatkur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur annealing pada sambungan las terhadap kekerasan baja ST 37. Penelitian ini menggunaka baja ST 37 yang mengandung komposisi 0,118% C, 99,310% Fe, 0,375 Mn dan beberapa unsur paduan yang lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian eksperimen. Pengelasan menggunakan las busur listrik. Kemudian dilakukan perlakuan panas annealing pada suhu 450°C, 550°C dan 650°C dan waktu penahanan (holding time) 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Kemudian didinginkan menggunakan media pendingin udara ruangan selama 3 jam. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kenaikan temperatur annealing dan waktu penahanan (holding time) mempengaruhi tingkat kekerasan pada titik – titik pengujian terutama pada sambungan las (logam las). Semakin tinggi temperatur annealing dan waktu penahanan (holding time) akan menurunkan tingkat kekerasan sehingga sambungan las akan memiliki tingkat kekerasan yang menurun daripada daerah lainnya. Pada pengujian di titik 3 menunjukkan pada temperatur annealing 650°C dengan waktu penahanan (holding time) 90 menit memiliki nilai tingkat kekerasan 73,6 HRB sedangkan pada temperatur annealing 450°C dengan waktu penahanan (holding time) 30 menit memiliki nilai tingkat kekerasan 86,87 HRB.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1217</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1217</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 137-142</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1217/1477</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1218</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:16:09Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGUKURAN KEEFEKTIFAN KESELURUHAN PERALATAN (OEE) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI EFEKTIVITAS MESIN BLOWING</dc:title>
	<dc:creator>Dwiaji, Yudhi Chandra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">PT X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstil dengan produk yang dihasilkan berupa benang. Dalam proses pembuatan benang harus melalui enam tahapan yaitu penggunaan mesin blowing, carding, drawing, speeding, ring spinning, dan mach con. Dari keenam tahapan mesin tersebut mesin blowing merupakan tahap pertama dari proses pembuatan benang, sehingga keberlanjutan proses setelahnya tergantung dari hasil produksi mesin blowing. Sehingga untuk mengukur keefektivan mesin blowing dapat digunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Berdasarkan data dari PT X, selama awal tahun 2015 dari bulan Januari hingga Mei 2015 terlihat keefektifan mesin blowing adalah sebesar 34,41%. Nilai tersebut jauh dibawah standar global dari OEE yang berada diangka 85%. Sehingga dapat dikatakan bahwa performa mesin blowing dari PT X disini belum efektif dan memerlukan perawatan atau perbaikan secara detail.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1218</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1218</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 143-145</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1218/1478</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1219</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:16:37Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DESAIN SISTEM KENDALI MESIN PENGUJI KEBOCORAN UDARA MENGGUNAKAN SISTEM KENDALI PLC OMRON CJ2M DI HVAC (HEATING, VENTILATING, AND AIR CONDITIONING)</dc:title>
	<dc:creator>Ardi, Syahril</dc:creator>
	<dc:creator>Setyowati, Setyowati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada proses produksi pembuatan komponen HVAC (Heating, Ventilating, and Air Conditioning) dari perusahaan manufaktur di Indonesia, memerlukan proses pengecekan kebocoran pada bagian HVAC. Proses pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen HVAC yang bocor sebelum dikirim ke pihak pelanggan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat system dan alat air leak test.Mesin air leak test ini menggunakan prinsip kerja differential pressure air leak test, yaitumetode yang membandingkanantaratekananudara yang diberikankeprodukdan master produk. Padapenelitian ini, kami membuat disain mesin air leak test menggunakan system kendali berupa air leak tester, PLC, dan HMI.Berdasarkankondisidengankapasitasproduksi yang meningkat karena bertambahnya permintaan dari customer, dapat ditanggulangi dengan adanya share loading produksi dari HVAC line 4 ke line baru, yaitu HVAC line 6. Hasil yang didapat dari pengujian deteksi kebocoran produk,didapat nilai parameter kebocoran produk sebesar 2.23 ml/min.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1219</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1219</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 146-151</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1219/1479</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1220</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:17:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM KOREKSI OTOMATIS PADA MESIN PACKAGING DENGAN PENGENDALI PLC</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Andrial</dc:creator>
	<dc:creator>Fadhlir Rahman, Alwin Wahyu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu kecacatan produk dalam kemasan pouch apabila produk tersebut ditemukan overlap. Overlap pada produk sabun refill (isi ulang) merupakan salah satu kecacatan produk yang dapat menyebabkan minat konsumen menurun. Sistem Autocorrection (Pengoreksi-Otomatis) merupakan sistem kendali berbasis PLC (Programmable Logic Controller) yang dirancang untuk mengatasi overlap pada produk pouch. Sensor photo electric amplifier ditanamkan pada sistem ini yang berfungsi sebagai trigger input ke PLC (Programmable Logic Controller) sekaligus pendeteksi overlap yang kemudian sinyal input dari sensor tersebut diolah oleh PLC (Programmable Logic Controller). Output yang dihasilkan berupa gerakan pada sidelay motor (actuator dengan motor AC sebagai penggeraknya) untuk bergeser ke arah kiri atau ke arah kanan tergantung salah satu sensor aktif terlebih dahulu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1220</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1220</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 152-154</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1220/1480</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1221</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:18:13Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMODELAN SISTEM AUDIO SECARA WIRELESS TRANSMITTER MENGGUNAKAN LASER POINTER</dc:title>
	<dc:creator>Supriyatno, Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Siswanto, Siswanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perancangan sistem pada audio wireless yang akan dipancarkan masuk ke voltage controlled oscilator untuk dimodulasi dengan frekuensi carrier. Sinyal suara yang sudah dimodulasi dengan frekuensi carrier dikirim ke laser melalui Transistor saklar agar arus yang masuk ke laser besar sehingga laser dapat menyala dengan maksimal. Sinyal suara yang sudah dimodulasi dengan frekuensi carrier dipancarkan ke udara melalui sinar infra merah yang menumpang pada cahaya laser. Setelah itu sinyal diterima oleh photo dioda sebagai penerima sinyal receiver untuk di demodulasikan atau mengubah kembali sinyal sinyal yg diterima menjadi bentuk aslinya. Sinyal suara yang sudah di demodulasi masuk ke penguat suara agar suara yang diterima dapat didengar oleh telinga manusia melalui speaker. Berdasarkan percobaan yang dilakukan, untuk menghasilkan suara yang sempurna sinar laser harus tepat mengenai photo dioda dan tidak terhalang oleh apapun. Jarak peletakan tidak boleh melebihi batas yang diuji untuk menghasilkan suara yang sempurna. Penerima kiri dan kanan tidak boleh di letakkan berdekatan karena akan terjadi interverensi suara.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1221</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1221</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 155-158</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1221/1481</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1222</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:18:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MANAJEMEN RESIKO DI TENGAH PERUBAHAN MODEL BISNIS TELEKOMUNIKASI</dc:title>
	<dc:creator>Fauzi, Firman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam era data / internet, para operator telekomunikasi tentu saja mulai memfokuskan bisnis dan layanannya pada data, yang semula hanya sebagai salah satu value added service (VAS) hingga kemudian menjadi bagian core business para operator. Sayangnya pada era data ini, sepertinya resiko yang dihadapi operator adalah harus berbagi “kue” revenue dengan “banyak pemain lain” di luar operator telekomunikasi. Kemungkinan nilai yang didapatkan tidak akan sebesar saat era voice dan SMS yang masih mendominasi layanan telekomunikasi saat itu. Tetapi pertumbuhan pendapatan terus tertekan. Untuk mengatasi resiko tersebut maka operator telekomunikasi perlu manajemen resiko yang lebih handal lagi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1222</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1222</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 159-163</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1222/1482</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1223</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:19:14Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENURUNAN SUSUT NON TEKNIS PADA JARINGAN DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SISTEM AUTOMATIC METER READING DI PT. PLN (PERSERO)</dc:title>
	<dc:creator>Agustina, Ellisa</dc:creator>
	<dc:creator>Amalia, Alvina Fitri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Losses atau lebih dikenal dengan istilah Susut merupakan parameter yang harus selalu diperhatikan oleh PT. PLN (Persero), karena parameter tersebut yang menunjukkan seberapa baik efisiensi dari suatu sistem. Semakin besar nilai susut, berarti semakin kecil efisiensi sistem tersebut. Pada jaringan distribusi susut dapat terjadi karena beberapa factor, antara lain factor teknis dan non teknis. Prosentase total susut PLN Disjaya pada tahun 2013 sebesar 8.52%. Angka tersebut masih jauh diatas target kinerja yang ditetapkan oleh PLN Pusat sebesar 6.0%. Saat ini akan diterapkan metode pengukuran energi listrik dengan menggunakan sistem AMR (Automatic Meter Reading). Sistem AMR merupakan suatu sistem pembacaan atau pengambilan data hasil pengukuran energi listrik pada konsumen secara local maupun jarak jauh, dimana jadwal pembacaan dapat ditentukan sesuai kebutuhan. AMR dapat mengidentifikasi beberapa anomaly yang dapat menyebabkan terjadinya susut, antara lain anomaly arus, tegangan dan kesalahan pada saat pengawatan. Dari hasil perhitungan melalui analisa profil beban AMR diperoleh total susut energi di PLN Disjaya dan Tangerang pada tahun 2014 sebesar 4.551.767,2 kWh atau setara dengan Rp 4.175.758.693,- (Empat Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah). Secara keseluruhan penggunaan system AMR dari tahun ke tahun ini dapat menurunkan prosentase susut pada. Pada tahun 2014 prosentase susut sebesar 6.61%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1223</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1223</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 164-166</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1223/1483</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1224</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:19:49Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENGARUH MASA OPERASIONAL TERHADAP PENURUNAN KAPASITAS TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DI PT. PLN (PERSERO)</dc:title>
	<dc:creator>Sulistiyono, Sulistiyono</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Azis, Haris</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">One cause the interruption of transformer is loading that exceeds the capabilities of the transformer. The state of continuous overload will affect the age of the transformer and result in a reduced capacity of the transformer. The declining capacity, loading on the transformer will not be maximized and increase the risk of damage. Actions taken to attempt the decrease disturbances resulting from the transformer loadings are by the transformer test and known how many percent decrease in capacity of the transformer. The data from the test is used to calculate the reduction in the capacity of the transformer. Result of the research on the transformer which is not operated yet relating to the ideal state of a transformer. As for the research on the second transformer indicates how transformer which been operating for several years has decreased the capacity of the transformer. So that the second transformer can not be loaded to the maximum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1224</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1224</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 167-174</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1224/1484</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1225</identifier>
				<datestamp>2018-02-11T13:20:08Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROTOTYPE SISTEM MONITORING TEMPERATUR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 DENGAN KOMUNIKASI WIRELESS</dc:title>
	<dc:creator>Veronika Simbar, Ritha Sandra</dc:creator>
	<dc:creator>Syahrin, Alfi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada saat sekarang ini, pada mesin UST yang berada di pabrik PT.Krakatau Posco  Suhu yang diperbolehkan dilakukan pengujian UST berdasarka SOP adalah 400C. Untuk ini perlu di lakukan pengecekan suhu produk agar tidak terjadi pengulangan line-on karena plate panas (&amp;gt;40). Pengecekan temperatur masih dilakukan secara manual setiap 1 jam sekali. Pengecekan manual ini dirasa memberatkan operator UST jika terjadi load production (produksi banyak). Untuk itu perlu dibuat sebuah sistem monitoring yang bisa mempermudah pekerjaan operator UST. Alat yang dirancang dan dibuat berupa sebuah sistem monitoring suhu plate baja dengan menggunakan sensor MLX90614 yang merupakan sensor inframerah. Data suhu akan di proses oleh Arduino dan di kirimka ke arduino yang lain dengan bantuan modul RF 433Mhz. Data suhu akan ditampilkan di LCD 16x2. Pengujian langsung ke produk telah dilakukan, dan terdapat data yang tidak linier. Untuk memastikan lagi, dilakukan pengujian menggunakan bantuan termogan sebagai pembanding. Hasil yang didapat sudah linier walau masih terdapat selisih pembacaan suhu antara alat dan termogun sekitar 2,58 0C.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2016-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1225</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v5i4.1225</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 5 No. 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016; 175-180</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1225/1485</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1268</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN DAN STUKTUR MIKRO MATERIAL S45C DAN SS400 YANG DIGUNAKAN SEBAGAI ALAT POTONG KULIT SEPATU</dc:title>
	<dc:creator>Wardoyo, Hadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Untuk mengetahui pengaruh yang terjadi pada material S45C dan SS400 setelah mengalami perlakuan panas dan bekerja pada temperatur tertentu sebagai alat potong kulit sepatu dalam waktu tertentu sehingga mendapatkan perbandingan hasil pengujian dari masing-masing material. Menggunakan metode Brinell dan metode Vickers serta metode metalography untuk mengetahui setruktur mikro yang terjadi akibat porses perlakuan panas yang dialami oleh material tersebut. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan adanya perubahan kekerasan yang meningkat akibat perlakuan panas. Dari data yang didapat dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa nilai kekerasan suatu material tidak terlalu bepengaruh terhadap hasil pemotongan kulit sepatu, sehingga untuk pemotongan kulit sepatu tidak harus menggunakan material yang memiliki tingkat kekerasan tinggi melainkan bisa juga dengan menggunakan material dengan tingkat kekerasan sedang atau lebih rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1268</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1268</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 67-72</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1268/1184</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1269</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH INJECTION TIME DAN BACKPRESSURE TERHADAP CACAT PENYUSUTAN PADA PRODUK KEMASAN TOPLES DENGAN INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN MATERIAL POLISTYRENE</dc:title>
	<dc:creator>Wahyudi, U.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Produk kemasan kue atau toples adalah produk rumah tangga yang sangat dibutuhkan untuk menaruh berbagai macam-macam kue kering, Produk plastik ini terdiri dari badan dan tutup, kedua komponen ini pada saat dirakit memerlukan kepresisian yang lumayan bagus oleh karena material yang digunakan plastik, maka faktor penentuan penyusutan(shrinkage) memegang peranan sangat penting pada saat dicetak dengan mesin injection molding yang menggunakan material polistyrene. Pada saat produksi pernah terjadi kegagalan produk fitting terlalu kencang dan ada juga fitting yang kendor antara tutup dengan badan akibatnya produk tidak lolos produksi oleh quality control. Didalam tugas akhir ini penulis melakukan langkah-langkah bagaimana teknik menganalisa cacat penyusutan (shrinkage) material plastik terutama di khususkan material polystyrene dimulai dari proses injection molding lalu diambil sampel produk dengan tingkat pengujian yang berbeda lewat settingan parameter. Dengan waktu injeksi dan backpressure yang berbeda-beda akan menghasilkan ukuran produk dan nilai shrinkage yang berbeda pula. Nilai temperatur leleh yang baik digunakan untuk material polistyrene dengan ketebalan produk kemasan toples 0,75 mm, diameter produk 140,94 mm dan tinggi 58,29 mm. berkisar antara 2400C – 3100C. Cacat penyusutan pada material polystyrene pasti ada walaupun tidak sebesar pada material lain seperti PP dan LDPE dan bisa diminimalkan dengan setting parameter proses yang bagus. Nilai shrinkage yang baik dan ideal dan sesuai standar terjadi pada settingan backpressure 30 kgf/cm² dengan waktu injeksi yaitu 2 detik. Dengan  parameter yang konstan, mulai dari injection speed 120 cm/s, 65 cm/s. Injection pressure 1400 kgf/cm² dan pack pressure 1200 kgf/cm², pack time 0,5 sec, Shot size 55 mm, kemudian cooling time 2 detik dengan temperatur mold 600 C.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1269</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 81-90</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1269/1186</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1270</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PENGARUH HEAT TREATMENT MATERIAL CARBIDE DRILL ROD AF1 TERHADAP KINERJA PROSES PUNCH</dc:title>
	<dc:creator>Herdiana, Giging</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Proses punch adalah salah satu proses pengerjaan masal dalam pengerjaan suatu produk. Proses seperti ini bisa dikatakan cukup sederhana karena tidak memerlukan banyak kebutuhan perlengkapan dalam proses pengerjaannya. Namun dalam pengerjaanya terdapat kendala dimana kemampuan punch tool memiliki batas kemampuan dalam sekali melakukan proses. Kendala tersebut dapat dilihat dari batas maksimal tool dalam proses punch. Pada proses pengerjaan, jika pengerjaan tool melewati batas maksimal maka tool akan mengalami patah. Untuk meningkatkan kemampuan kinerja punch, dapat dilakukan dengan mengubah sifat mekanik material tool. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan proses heat treatment. Heat treatment adalah salah satu cara yang dipakai untuk meningkatkan kekuatan material. Proses pembakaran material sampai mencapai titik kristalisasi kemudian dilakukan holding time untuk mencapai karakter yang diinginkan. Proses heat treatment material carbide drill rod AF1 dilakukan pembakaran pada suhu 8500C dan holding time selama 30 menit dan kemudian dilakukan proses quenching dengan media berupa air, udara dan oli. Setelah proses heat treatment (pembakaran) tersebut akan menghasilkan perubahan pada sifat mekanik material salah satunya adalah dengan bertambahnya nilai kekerasan. Dengan peningkatan kekerasan material dapat menghasilkan peningkatan dalam proses punch. Peningkatan kekerasan dan kinerja punch material Caride Drill Rod AF1 dengan media quenching air merupakan salah satu cara paling baik dibandingkan dengan quenching udara dan oli dalam aplikasi proses punch.Kata kunci : Heat Treatment, Punch, Carbide Drill Rod AF1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1270</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1270</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 91-93</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1270/1187</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1271</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENGARUH VARIASI CDI TERHADAP PERFORMA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR HONDA VARIO 110cc</dc:title>
	<dc:creator>Ramdani, Sachrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada tulisan ini penulis melakukan penelitian baik secara pengujian maupun secara teori, disini dilakukan pengujian terhadap sepeda motor Honda Vario 110 cc menggunakan CDI yang berbeda yaitu yang pertama menggunakan CDI standar, yang kedua menggunakan CDI dual band (clik 1) dan yang ketiga menggunakan CDI dual band (clik 2), pengujian ini dilakukan di bengkel ultraspeed racing dengan mengunakan Dynojet untuk mendapatkan hasil torsi dan daya, kemudian untuk konsumsi bahan bakar dilakukan pengujian dengan cara menghitung waktu lama motor menghabiskan bahan bakar sebanyak 100 ml dengan menggunakan ketiga CDI tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dengan cara pengujian performa mesin diketahui bahwa dengan menggunakan CDI standar torsi tertinggi yang dapat dihasilkan 7,517 N.m di rpm 6000, daya tertinggi yang dapat dihasilkan CDI standar 5,712 kW di rpm 8000, sedangkan menggunakan CDI dual band (clik 1) torsi tertinggi yang dihasilkan 7,558 N.m pada rpm 6000, daya tertinggi yang dihasilkan CDI dual band (clik 1) 5,81 kW pada rpm 8500 dan dengan mengunakan CDI dual band (clik 2) torsi tertinggi yang dihasilkan 7,511 N.m pada rpm 6500 sedangkan daya tertinggi yang dihasilkan 5,835 kW di rpm 8500 dan untuk pengujian konsumsi bahan bakar pengunaan CDI standar lebih irit dibandingkan pengunaan CDI dual band (clik 1) dan CDI dual band (clik 2).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1271</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1271</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 94-98</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1271/1188</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1272</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PERBANDINGAN EVAPORATOR KULKAS (LEMARI ES) DENGAN MENGUNAKAN REFRIGERANT R-22 DAN R-134A</dc:title>
	<dc:creator>Faozan, Imam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui komponen mesin refrigerasi khususnya pembahasan evaporator. Dalam penelitian ini digunakan lemari pendingin (kulkas ) sederhana untuk pengawetan dan pendinginan bahan makanan dalam rumah tangga. Untuk refrigerant yang digunakan adalah Refrigerant Freon  R – 22 dan  Freon R - 134a sebagai perbandingan dan untuk mengetahui performance evaporator ( COP ) pada mesin refrigerasi untuk rumah tangga. Lemari pendingin yang dianalisa berukuran tinggi  = 1 m, panjang  = 0,55 m  dan lebar 0,5 m. Temperatur evaporasi = -5°C dan temperature kondensasi = 40°C.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1272</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1272</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 99-105</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1272/1189</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1273</identifier>
				<datestamp>2017-10-09T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA PENGARUH CAMPURAN BAHAN COMPOUND EPDM RECLAIM  UNTUK PEMBUATAN COVER  RELAY  TERHADAP SIFAT MEKANIK</dc:title>
	<dc:creator>Fikri, Mukhamad Bayu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembuatan bahan pengganti untuk compound EPDM reguler untuk pembuatan cover relay diperlukan komposisi baru dengan menggunakan compound reclaim sebagai compound pengganti  atau alternatif ke-2 ( dua) jika terjadi kelangkaan atau keterlambatan kedatangan bahan utama (compound EPDM reguler). Compound reclaim akan dilakukan percobaan pencampuran komposisi/perubahan komposisi sehingga akan mempunyayai sifat yang sama dengan compound reguler. Dilakukan pencampuran bahan dengan perbandingan reclaim 4 reguler 1 juga berpengaruh pada sifat mekanik, tensile strength  69,7 kg/cm2 menjadi 109,6 kg/cm2 , elongation break 385% menjadi 533,3%, spesific gravity 1,0946 gr/cm3 menjadi 1,0748 gr/cm3, dan hardness 51-52 menjadi 49-51, dalam pengetesan tersebut membuktikan bahwa dalam pencampuran ini masih menghasilkan sifat mekanik  yang sesuai pada toleransi dan standard yang ditentukan seperti halnya pada perbandingan pencampuran komposisi reclaim 3: reguler 2 . Komposisi ini yang akan digunakan dalam proses pembuatan cover relay karena untuk efisiensidan menghemat penggunaan bahan reguler. Karena tujuan utama dalam proses ini adalah untuk mendapatkan komposisi baru sebagai pengganti jika terjadi kelangkaan pada bahan reguler.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1273</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v4i3.1273</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 4 No. 3 (2015); 73-80</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1273/1185</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1316</identifier>
				<datestamp>2021-05-18T22:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISA POSISI PELAT PEREDAM GERAK LATERAL CAIRAN  DI DALAM TRUK TANGKI OVAL YANG DIMODIFIKASI  MENGGUNAKAN KOMPUTASI DINAMIKA FLUIDA</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Iwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam operasinya, truk tangki yang membawa beban cair memiliki resiko kecelakaan yang tinggi dibandingkan kendaraan yang mengangkut benda padat, mayoritas terguling saat melewati tikungan. Salah satu penyebab utama truk tangki terguling adalah adanya gerak periodik permukaan bebas cairan dalam tangki yang tidak terisi penuh atau yang dikenal dengan sloshing. Besarnya gaya yang timbul akibat gerakkan cairan dan pergeseran koordinat pusat massa cairan yang diangkut mempengaruhi momen guling yang terjadi pada truk tangki. Besarnya momen guling mengakibatkan nilai ambang batas guling atau rollover threshold akan lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan dengan muatan padat. Semakin rendah nilai ambang batas guling maka kecenderungan kendaraan untuk terguling akan semakin tinggi. Pelat peredam atau baffle dalam tangki biasa digunakan sebagai cara yang efektif untuk meredam gerakan cairan sehingga momen guling dapat diredam. Penelitian dilakukan dengan simulasi model tangki dengan program komputasi dinamika fluida FLUENT untuk mengetahui posisi baffle yang paling optimal untuk meredam gaya sloshing dan momen guling yang dihasilkan. Simulasi dilakukan pada satu kompartemen tangki penampang oval yang dimodifikasi dengan variasi ketinggian air dalam tangki 30%, 50%, 70% dan 90% dan besar percepatan lateral 0,3g. Desain baffle yang dibandingkan terdiri dari H-V Baffle, Diagonal Baffle, H-V-D Baffle, V-D Baffle, Baffle A dan Baffle B. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pelat peredam H-V-D Baffle adalah pelat peredam terbaik untuk truk tangki oval yang dimodifikasi, karena mampu meredam momen guling lebih baik dari pelat peredam lain pada tinggi cairan 30%,70% dan 90%. Pelat peredam V-D Baffle bisa menjadi alternatif, karena dengan jumlah pelat peredam yang lebih sedikit dari H-V-D Baffle, mampu meredam momen guling dengan redaman yang optimal pada semua ketinggian cairan, bahkan redaman momen guling pada tinggi cairan 50% lebih baik dari H-V-D Baffle.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1316</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1316</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 48-55</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1316/1015</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1336</identifier>
				<datestamp>2021-05-18T22:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN SUDUT PIPA SIPHON TERHADAP PERFORMASI TURBIN HYDROCOIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD)</dc:title>
	<dc:creator>Luthfie, Alief Avicenna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dengan dibangunnya waduk, dibangun pula saluran irigasi untuk lahan pertanian. Saluran tersebut dapat diintegerasikan dengan pemanfaatan waduk sebagai sumber energi listrik tenaga air dengan menggunakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), dengan catatan tidak boleh mengganggu atau merusak waduk, terutama tanggul waduknya. Pemanfaatan tersebut dapat dicapai menggunakan konfigurasi pipa siphon sebagai penstock. Turbin yang digunakan dalam sistem PLTMH tersebut adalah turbin hydrocoil, turbin ulir dengan panjang pitch yang berubah searah aliran air. Penelitian ini difokuskan pada pengaruh perubahan sudut pipa siphon terhadap performasi turbin hydrocoil. Pada penelitian ini, variasi sudut pipa siphon adalah 45o dan 90o. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil penelitian didapatkan bahwa sudut kemiringan pipa siphon 45o memberikan performasi turbin hydrocoil yang lebih baik dibandingkan sudut kemiringan pipa siphon 90o.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1336</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1336</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 41-47</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1336/1013</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1337</identifier>
				<datestamp>2021-05-18T22:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PEMBUATAN PARTIKEL SELULOSA MENGGUNAKAN LARUTAN ALKALIN</dc:title>
	<dc:creator>Hermawan, Edy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Selulosa adalah biopolimer terbanyak jumlahnya di alam dan memiliki arti yang sangat penting untuk industri serat dan kertas. Partikel selulosa dicirikan memiliki tingkat kekristalan yang tinggi dan mempunyai ukuran dari beberapa ratus nanometer (nm) sampai 100 mikrometer (μm). Partikel selulosa ini banyak digunakan dalam bentuk murninya sebagai filler pada industri makanan untuk menambah konsistensi dan tekstur makanan. Tujuan utama penelitian ini dapat dibagi menjadi dua. Pertama adalah untuk mempelajari pembuatan larutan selulosa dengan menggunakan larutan selulosa-sodium hidroksida. Kedua, mempelajari proses pembuatan partikel nano dengan metode sol-gel dengan menggunakan larutan selulosa-sodium hidroksida yang dipersiapkan sebelumnya. Bahan kimia yang dipakai untuk pembuatan larutan garam adalah Sodium hidroksida (NaOH), sodium klorida (NaCl), sodium sulfat (NaSO4), seng klorida (ZnCl), seng sulfat (ZnSO4), amonium klorida (NH4Cl), amonium sulfat ((NH4)2SO4). Pertama menentukan tingkat kelarutan pulp, pembuatan larutan basa-selulosa, proses ultrasonication dan dialysis, analisis SEM dan Flow Cytometry. Hasil eksperimen didapatkan enzyme-treated pulp menghasilkan tingkat kelarutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan untreated pulp,ukuran partikel selulosa terkecil dihasilkan dari proses koagulasi di larutan NaCl yaitu sekitar 300 nm, dan perlakuan ultrasonication cukup efektif untuk menghasilkan ukuran dan jumlah partikel berukuran nanometer. Metode ini bisa menjadi metode alternatif yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk selulosa. Proses koagulasi yang diikuti dengan perlakuan ultrasonication menghasilkan ukuran rata-rata partikel 200 nm dan jumlah rata-rata partikel sekitar 25,000.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1337</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i1.1337</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 1 (2017); 56-61</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1337/1014</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1830</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM KONTROL KEKERUHAN DAN TEMPERATUR AIR LAUT MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER ARDUINO MEGA</dc:title>
	<dc:creator>Indriani, Anizar</dc:creator>
	<dc:creator>Witanto, Y</dc:creator>
	<dc:creator>Supriyadi, Supriyadi</dc:creator>
	<dc:creator>Hendra, Hendra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sistem kontrol merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.. Saat ini penerapan sistem kontrol telah menjamah bidang perkebunan, perikanan ataupun pertanian. Dalam penelitian ini, sistem kontrol akan diterapkan pada proses budidaya perikanan seperti budidaya ikan kerapu. Dimana ikan kerapu memiliki habitat dengan kondisi air laut dengan kadar garam 30 - 33 ppt, kadar oksigen ± 4 ppm, temperatur air laut 240 - 310C dan kadar keasaman (pH) air laut 7,6 - 7,8. Kecepatan arus air ideal sekitar 20 hingga 40 cm/detik dimana diperlukan untuk pergantian air dan oksigen serta untuk mengalirkan sisa metabolisme ikan serta pakan ikan keluar. Kondisi habitat ikan ini harus dpat dikontrol dengan baik. Di beberapa tempat budidaya ikan kerapu sistem penjagaan kondisi habitat ini dilakukan secara manual. Dengan adanya sistem kontrol, kondisi habitat ini akan sangat mudah dijaga. Dimana dalam penelitian ini difokuskan pada kemampuan sistem kontrol kekeruhan dan temperatur air laut meliputi fungsi sensor, waktu kerja pengontrol dan kinerja peralatan kontrol. Perangkat pengontrol menggunakan microcontroller Arduino Mega dengan beberapa sensor temperatur dan kekeruhan. Sensor temperatur menggunakan tipe DS18S20 dan untuk kontrol kekeruhan menggunakan sensor turbidity. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sistem kontrol ini dapat mengatur dan menjaga kadar kekeruhan dan temperatur air laut dengan arus 0.215 A untuk satu relay dan 0.33 A untuk 3 relay. Untuk kekeruhan dibutuhkan waktu yang dibutuhkan untuk kontrol aktif yaitu 15 detik dengan indikator kekeruhan dari pakan ikan sebanyak 50 gram dan 10 liter air. Untuk kapasitas yang lain 15 liter air didapatkan waktu kontrol aktif pada 40 detik dengan jumlah pakan 50 gram. Hal ini menunjukkan kontrol kekeruhan bekerja dengan baik dengan semakin keruh air laut semakin cepat bekerja sistem kontrol menggantikan air laut untuk tetap menjaga habitatnya. Waktu yang dibutuhkan untuk menurukan temperatur 1.270C adalah 6 menit 37 detik dengan kapasitas 10 liter</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/msword</dc:format>
	<dc:format>application/msword</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1830</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1830</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 158-163</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1830/1371</dc:relation>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1830/10680</dc:relation>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1830/10681</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1955</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">INSPEKSI NDT HASIL PENGELASAN GMAW TINGKAT 1 MAHASISWA SEMESTER 6 PRODI TEKNIK MESIN KONSENTRASI TEKNIK PRODUKSI POLMED</dc:title>
	<dc:creator>Sitorus, Melvin Bismark H</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran yang jelas kesiapan mahasiswa untuk mengikuti sertifikasi di LSP P1 Polmed untuk skema kompetensi ‘Pengelasan GMAW tingkat 1’ dimana 10 mahasiswa semester 6 Program Studi Teknik Mesin, konsentrasi Teknik Produksi dipilih secara acak untuk mengelas dua test piece dari pelat dengan posisi PB untuk fillet weld dan PC untuk butt weld dan di inspeksi dengan metode Non Destructive Test (NDT) Penetrant Test dan Ultrasonic Test untuk mendapatkan prediksi tingkat kelulusan mahasiswa pada proses sertifikasi, hasilnya 75% hasil pengelasan mahasiswa lulus uji NDT. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1955</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1955</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 182-186</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1955/1374</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1965</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK TPA BANYUURIP TEGALREJO SEBAGAI SALAH SATU SUMBER ENERGI</dc:title>
	<dc:creator>Puspita Dewi, Rany</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan, baik pencemaran udara, pencemaran darat, dan pencemaran perairan. Masalah sampah tidak hanya menjadi masalah di berbagai daerah, tetapi sudah menjadi masalah nasional. Magelang sebagai contoh kota dimana pada tahun 2010 memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.180.217 jiwa dengan timbulan sampah 85 ton/hari, dan jumlah terangkut 52,5 ton/hari.Penanganan sampah terpadu di Indonesia telah dilakukan melalui pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di setiap wilayah. TPA memiliki umur operasional terbatas, sehingga diperlukan suatu rencana pemanfaatan untuk mengurangi terjadinya overload timbunan dan dampak pencemaran yang lebih buruk. Salah satu teknologi pemanfaatan sampah khususnya sampah organik adalah melalui teknologi biogas. Salah satu potensi biogas yang ada di Magelang adalah TPA Banyuurip, Tegalrejo yang memiliki presentasi materi organik 61%. Melalui proses perhitungan secara termokimia diperoleh potensi energi sebesar 333,59 kW dan melalui proses analisis secara biokimia diperoleh potensi energi sebesar 764,13 kW.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1965</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1965</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 155-157</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1965/1370</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1966</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI ENERGI PADA GEDUNG P KABUPATEN TANGERANG DAN GEDUNG TOWER UMB JAKARTA</dc:title>
	<dc:creator>Biantoro, Agung Wahyudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada penelitian audit energi ini akan dilakukan di Gedung P Kabupaten Tangerang dan Gedung Tower UMB Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan IKE (Intensitas Konsumsi Energi) serta biaya pembayarannya sesuai pemakaian berdasarkan data historis gedung, kemudian membandingkan secara umum hasil audit enegy yaitu beban penerangan dan pendingin pada Gedung P Kabupaten Tangerang dan Gedung Tower UMB Jakarta.  Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan secara umum kondisi konsumsi energi antara kedua gedung ini. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah Environment meter, multimeter dan Tang ampere. Hasil penelitian menunjukkan Nilai intensitas konsumsi energi (IKE) untuk Gedung P Kabupaten Tangerang adalah  50,17 kWh/m2/tahun, masuk dalam kategori sangat efisien, karena kurang dari nilai standar 240 kWh/m2/tahun. Gedung ini sangat efisien karena sebagian besar ruang menggunakan ventilasi alami, khususnya di hall tengah bagian pelayanan pelanggan.  Kemudian banyak AC yang tidak bekerja karena rusak, banyak ruang yang kapasitas AC nya terlalu kecil, dan Intensitas pencahayaan (Lux) kurang terang (dibawah standar SNI).  Kondisi AC secara umum dibawah performance nya yang berpotensi pemborosan energi listrik. Penurunan performance ini karena kurangnya perawatan dan usia AC sebagian sudah melebihi batas usia ekonomis maupun teknis (˃10 tahun). Suhu ruang kerja rata-rata diatas 260 C. Kondisi ini akan mempengaruhi kenyamanan kerja karyawan. Selanjutnya pada Gedung Tower Universitas Mercu Buana didapat Nilai intensitas konsumsi energi (IKE) untuk sebesar 149,83 kWh/m2/tahun, masuk dalam kategori efisien. Gedung ini masuk dalam kategori efisien karena sebagian ruang masih belum banyak dipakai sehingga penggunaan AC tidak seluruhnya digunakan. Selain itu dengan adanya pekerjaan office boy dan dosen yang disiplin yaitu dengan mematikan AC dan lampu ruangan kelas yang tidak terpakai serta Intensitas pencahayaan (Lux) kurang terang (dibawah standar SNI).  Kondisi AC secara umum cukup bagus performancenya sehingga efisien dalam konsumsi energi listrik. Bagusnya performance ini karena cukupnya perawatan dan usia AC sebagian masih dalam batas usia ekonomis maupun teknis yaitu &amp;lt; 3 tahun.  Suhu ruang kerja rata-rata sekitar 22 - 230C dan kondisi ini bagus untuk  kenyamanan kerja karyawan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1966</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1966</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 164-173</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1966/1372</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1967</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KINERJA HEAT EXCHANGER SHELL &amp; TUBE PADA SISTEM COG BOOSTER DI INTEGRATED STEEL MILL KRAKATAU</dc:title>
	<dc:creator>Sudrajat, Jajat</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan heat exchanger pada sistem COG booster bertujuan untuk mendinginkan temperatur oli yang akan digunakan sebagai pelumasan dan pendinginan bearing. Semakin lama heat exchanger digunakan akan menyebabkan terjadinya fouling (pengotoran) di bagian dalam heat exchanger. Semakin besar fouling yang terjadi akan menyebabkan terjadi penurunan kinerja heat exchanger seperti besarnya laju perpindahan panas aktual dan efektivitas. Oleh karena itu dilakukan analisis heat exchanger untuk mengetahui pengaruh fouling terhadap laju perpindahan panas aktual dan efektivitas heat exchanger dengan rentang waktu 1 tahun setelah booster beroperasi yang dibagi menjadi 2 periode. Analisis dilakukan dengan membuat perhitungan parameter-parameter yang dibutuhkan. Dari hasil perhitungan dan analisis, ditunjukan bahwa terjadi penurunan pada laju perpindahan panasnya hingga sebesar 0,411 kW atau 19,45%, setara dengan energi yang dihasilkan dari penggunaan solar sejumlah 0,036 liter selama satu jam. Fouling yang terjadi mengalami kenaikan hingga sebesar 0,561 m2.K/kW. Sedangkan efektivitasnya mengalami penurunan sebesar 3,7%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1967</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1967</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 174-181</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1967/1373</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1968</identifier>
				<datestamp>2020-04-02T22:55:19Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER</dc:title>
	<dc:creator>Purnama, Nurul Chandra</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Haris</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut konsumsi listrik nasional saat ini masih terbilang mini, yaitu seperempat dari indikator negara maju di dunia. Dengan angka 956 per Kilowatt-hour (kWh) per kapita, konsumsi listrik Indonesia baru mencapai 23,9 persen dari konsumsi listrik negara maju sebanyak 4 ribu kWh per kapita. Salah satu komponen utama pada sistem pembangkit adalah boiler. Uap hasil produksi Boiler ini digunakan untuk memutar turbine yang akan menggerakkan generator guna menghasilkan listrik. Sootblower merupakan peralatan penunjang pada boiler yang berfungsi untuk membersihkan jelaga. Oleh karena itu peranan sootblower sangat penting dalam menjaga effisiensi boiler. Tujuan dari dilakukan analisis ini adalah mampu mengidentifikasi penurunan perpindahan panas yang terjadi pada pipa boiler, mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pada Sootblower, mengurangi energi yang terbuang akibat pengoperasian Sootblower. Metode penelitian untuk melakukan pelaksanaan analisis sootblower ini terdiri atas berbagai bagian, antara lain: studi literatur, proses pengumpulan data, kemudian data diolah dan dilakukan analisis guna mengetahui penyebab kegagalan pada sootblower. Hasil dari analisis kegagalan pada sootblower ini didapatkan bahwa sootblower gagal beroperasi karena ada masalah pada lance tube yang sering bengkok sehingga mempengaruhi proses perpindahan panas di pipa boiler, oleh sebab itu di rekomendasikan untuk penggantian material lance tube dari carbon steel A105 dengan defleksi 1,1 m menjadi chrome moly (AISI 4130) dengan defleksi 1,05 cm  dan dilakukan perawatan sootblower lebih baik dan rutin lagi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1968</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1968</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 187-190</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1968/3331</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1969</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STUDI DAN KARAKTERISASI LAJU KOROSI LOGAM ALUMINIUM DENGAN PELAPISAN MEMBRAN SOL-GEL</dc:title>
	<dc:creator>Budi Utomo, Rohadi Satrio</dc:creator>
	<dc:creator>Alva, Sagir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dari beberapa logam seperti baja, tembaga, seng, aluminium dan paduannya, maka aluminium memiliki keunggulan, terutama dalam hal ketahanan terhadap korosi. Ketahanan korosi yang sangat baik oleh aluminium disebabkan oleh adanya lapisan oksida tipis yang menempel sangat kuat di permukaannya (Al2O3). Lapisan Al2O3 stabil pada lingkungan pH 4 s/d pH 9 (pasifasi) sehingga lapisan tersebut dapat melindungi logam bagian dalam dari serangan korosi lanjutan, namun aluminium dapat juga terkorosi dalam lingkungan yang agresif yaitu di luar kisaran pH tersebut terutama suasana asam maupun basa. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan coating berupa cat logam terhadap aluminium. Akan tetapi pemberian cat logam tidak dapat dilakukan pada situasi tertentu yang mengharuskan adanya reaksi antara logam dengan lingkungan asam ataupun basa dengan tetap mempertimbangkan ketahan korosi material tersebut, seperti yang terjadi pada baterai. Ini dikarenakan sifat cat yang membendung reaksi antara logam dengan lingkungannya. Oleh karena itu diperlukan penambahan inhibitor korosi dengan mempertimbangkan faktor di atas, yaitu dengan pelapisan membran Sol-Gel. Dari hasil pengujian Sol-Gel yang dilapisi pada aluminium mampu menahan laju korosi pada larutan HCl sebesar 24,26% dan larutan Asam Asetat sebesar 25,57% dibandingkan aluminium tanpa pelapisan. Kemudian membran Sol-Gel juga membuat lapisan pelindung laju korosi yang memiliki pori-pori dengan lebar celah ± 0,56 – 1,12 µm pada pengujian dengan larutan HCl dan ± 0,47 – 1,41 µm pada pengujian dengan larutan Asam Asetat sebagai jalan terjadinya reaksi antara logam dan cairan asam atau basa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1969</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1969</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 191-198</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1969/1376</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1970</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS MASALAH KERUTAN (WRINKLE) PADA PRODUK ALAS KALENG UKURAN 681 GRAM</dc:title>
	<dc:creator>Kristiyono, Iqnatius Elik</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kerutan (wrinkle) merupakan cacat yang sering terjadi pada perusahaan kemasan kaleng saat ini yang menghambat proses produksi sehingga merugikan konsumen. Kerutan (wrinkle) adalah pelipatan material yang terjadi pada dinding atau flens pada produk kaleng yang disebabkan oleh aliran dari material yang tidak dipegang atau dikendalikan oleh pemegang material. Pada kasus ini kerutan (wrinkle) terjadi pada produk alas kaleng ukuran 681 gram. Tujuan dari tugas akhir ini yaitu dapat menganalisis proses pembuatan alas yang menyebabkan kerutan (wrinkle). Kerutan dapat dihilangkan dengan memberikan gaya pengendali blank pada saat material mengalir pada proses drawing atau dengan mengganti material yang mempunyai kekerasan yang berbeda. Gaya pengendali blank didapatkan dengan memanfaatkan gaya pegas dengan konstanta tertentu. Dari hasil perhitungan didapatkan besar gaya pengendali blank pada area 1 sebesar 1028.22 N, pada area 2 sebesar 1044.21 N, dan pada area 3 sebesar 751.47 N. Sedangkan perhitungan untuk gaya pegas yang digunakan untuk gaya pengendali blank  pada area 1 sebesar 1164.8 N, pada area 2 sebesar 1144 N, dan pada area 3 sebesar 748.8 N.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1970</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1970</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 199-206</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1970/1377</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1971</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS LAJU ALIRAN PANAS PADA PROSES THERMOFORMING BLISTER PACKING MESIN PAM-PAC BP-102 DENGAN 2 DESAIN</dc:title>
	<dc:creator>Nuari, Alan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Thermoforming adalah usaha membentuk plastik lembaran atau plastik film (plastik lembaran tipis biasanya ketebalannya kurang dari 0.25 mm) menjadi bermacam bentukan baru plastik sesuai dengan desain yang kita inginkan dengan bantuan panas, tekanan dan cetakan (molding). Dalam penelitian ini, dilakukan penelitian terhadap transfer panas pada sistem pendinginan untuk mendinginkan produk, dimana sistem pendingin terbuat dari bahan Alumunium murni yang memiliki nilai konduktifitas thermal sebesar 237 W/m.K diameter dalam tabung 180 mm untuk desain lama dan diameter dalam untuk desain baru sebesar 220 mm. Energi panas tersebut adalah hasil dari energi panas yang dibawa oleh material plastik PVDC sebesar 57,385 Watt. Berdasarkan perhitungan didapatkan nilai energi yang mampu ditrasfer desain lama sebesar 49.526 Watt sedangkan pada desain baru mampu mentrasfer energi panas sebesar 82.345 Watt. Dengan data perhitungan tersebut terlihat jelas untuk desain lama tidak mampu mentrasfer energi sebesar yang dibawa oleh material sehingga semakin lama permukaan Forming Unit akan semakin panas, Sedangkan hasil perhitungan desain baru sistem mampu mentrasferkan energi panas sebesar energi yang dibawa oleh plastik, hal ini bertujuan untuk selalu menjaga permukaan cetakan berada di temperatur yang sudah ditentukan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1971</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1971</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 207-214</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1971/1378</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1972</identifier>
				<datestamp>2017-11-12T09:33:01Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KINERJA COOLING TOWER 8330 CT01 PADA WATER TREATMENT PLANT-2 PT KRAKATAU STEEL (PERSERO). TBK</dc:title>
	<dc:creator>Siallagan, Hutriadi Pratama</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada proses produksi baja sangat erat kaitannya dengan pendinginan baik untuk proses pendinginan baja maupun pendinginan mesin-mesin produksi supaya terhindar dari over heat sehingga dapat bekerja dengan optimal. Pada PT Krakatau Steel menggunakan beberapa sistem pendingin salah satunya adalah sistem pendingin cooling tower 8330 CT 01. Sistem pendingin tersebut digunakan untuk menunjang proses produksi dan juga pendinginanan mesin produksi khusunya pada Slab Steel Plant (SSP), dengan peran yang sangat besar maka cooling tower 8330 CT 01 harus diketahui bagaimana kinerjanya. Skripsi ini membahas tentang analisis kinerja Cooling tower 8330 CT 01 dengan membandingkan data teori dengan data aktual berdasarkan perhitungan-perhitungan sehingga dapat diketahui bagaimana kinerja dari Cooling tower 8330 CT 01 tersebut. Dari hasil analisis diperoleh penurunan efisiensi sebesar 22,353%, kapasitas pendinginan 7.033,35 Kj/s, Hal tersebut diakibatkan oleh temperatur air yang masuk Cooling tower 8330 CT 01 tidak terlalu tinggi, karena SSP sedang dalam pengerjaan revitatalisi, agar lebih efektif dan efisien Cooling tower 8330 CT 01 sebaiknya lebih dimamfaatkan lagi untuk pendingin objek lainnya sehingga temperatur air yang masuk tidak terlalu rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1972</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i3.1972</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 3 (2017); 215-219</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1972/1379</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2023</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH WAKTU PENGADUKAN TERHADAP UKURAN KRISTALIT DAN HAMBATAN JENIS Al-Ti MENGGUNAKAN TEKNIK PEMADUAN MEKANIK</dc:title>
	<dc:creator>Supriyanto, Adolf Asih</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengaruh waktu pengadukan terhadap ukuran kristalit dan hambatan jenis Al-Ti telah dijalankan menggunakan pemaduan mekanik. Serbuk aluminium dan titanium dicampur melalui teknik pemaduan mekanik menggunakan bola stainless steel didalam lingkungan gas argon dengan waktu pengadukan sampai 30 jam. Plenetari model Fritsch Pulverisette-5 dengan kecepatan 360 putaran per menit digunakan sebagai alat pemaduan dan asam stearik digunakan sebagai bahan untuk mengawal selama proses pencampuran. Bola stainless steel yang digunakan berdiameter 20 mm dengan rasio berat bola terhadap berat serbuk adalah 20 : 1. Perubahan struktur dan morfologi partikel sepanjang proses pemaduan mekanik diamati menggunakan XRD, SEM dan EDX. Sedangkan perubahan hambatan jenis diamati dengan menggunakan Hand-Held Eddy Current Conductivity Meter. Hasil yang diperoleh menggunakan XRD menunjukan bahwa puncak-puncak Ti semakin menghilang dengan bertambahnya waktu pengadukan, yang menujukkan bahwa telah terbentuk proses paduan dimana atom Ti masuk ke dalam matrik Al. Ukuran kristalit paduan Al-Ti yang diperoleh semakin menurun dengan bertambahnya waktu pengadukan. Hasil SEM menunjukkan bahwa nanokristalit yang dihasilkan adalah paduan biner Al-Ti. Hasil yang diperoleh menggunakan Hand-Held Eddy Current Conductivity Meter menunjukkan bahwa hambatan jenis paduan Al-Ti semakin meningkat dengan bertambahnya waktu pengadukan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2023</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2023</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 220-224</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2023/1486</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2048</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN KETINGGIAN DAN DIAMETER LUBANG UDARA TUNGKU PEMBAKARAN BIOMASSA DAN EFISIENSI TUNGKU</dc:title>
	<dc:creator>Mirmanto, Mirmanto</dc:creator>
	<dc:creator>Mulyanto, Arief</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayatullah, Lalu R</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Energi alternatif, misalnya biomassa, dapat dimanfaatkan dengan menggunakan proses pembakaran di dalam tungku. Kendati demikian, tungku tradisional yang tersedia di pasaran atau yang sudah dimanfaatkan masyarakat selama bertahun-tahun efisiensinya masih rendah. Variabel-variabel yang dapat mempengaruhi efisiensi adalah jarak antara ruang bakar dengan lubang masuk udara dan diameter lubang udara. Oleh karena itu, penelitian ini meneliti pengaruh jarak lubang udara dan dan diameter lubang udara terhadap efisiensi tungku. Pengujian dilakukan menggunakan jarak antara ruang bakar dengan lubang udara 30 cm, 40 cm dan 50 cm dan diameter lubang udara 5 cm dan 10 cm. Diameter ruang bakar adalah 13 cm dan diameter bagian atas dari tungku 19 cm. Bahan bakar yang digunakan adalah tempurung kelapa dengan ukuran bervariasi antara 2 cm sampai dengan 4 cm. Pengujian dilakukan dengan memanaskan air dalam panci berdiameter 22 cm dari suhu lingkungan sampai mendidih (100°C). Parameter yang diteliti adalah kinerja tungku yang terdiri dari lama waktu mendidih, FCR, input daya, output daya, kehilangan daya dan efisiensi. Hasilnya menunjukkan bahwa waktu pendinginan tercepat adalah 337 detik dan FCR tertinggi adalah 1,61 kg /jam yaitu yang dihasilkan dengan tungku dengan diameter lubang 10 cm dan jarak lubang udara dari ruang bakar 50 cm. Efisiensi tertinggi 13,92% dicapai oleh tungku dengan jarak lubang udara 30 cm dan diameter lubang udara 5 cm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2048</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2048</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 225-230</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2048/1439</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2057</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">OPTIMASI GASIFIKASI SEKAM PADI TIPE FIXED BED DOWNDRAFT DENGAN MEMVARIASIKAN HISAPAN BLOWER SUPAYA MENGHASILKAN KANDUNGAN TAR SESUAI STANDAR</dc:title>
	<dc:creator>Maarif, Samsul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Sekam padi merupakan salah satu biomassa yang memiliki potensi energi sebesar 3,84 GW. Dengan proses gasifikasi biomassa, sekam padi bisa menghasilkan energi. Pada beberapa aplikasi yang menggunakan gas hasil gasifikasi sebagai sumber energi, terdapat standar untuk jumlah tar yang diijinkan sebelum masuk ke mesin atau engine. Untuk mengetahui jumlah tar yang dihasilkan pada proses gasifikasi dengan bahan bakar sekam padi, maka dibutuhkan alat ukur atau pengukuran pada gas yang dihasilkan dari proses gasifikasi. Penelitian ini menggunakan sistem fixed bed downdraft gasifier. Dengan memvariasikan hisapan blower supaya diketahui titik optimum dan menghasilkan kandungan tar sesuai standar. Hisapan blower yang berbeda, didapatkan temperatur titik kondensasi tar yang berbeda. Karena perbedaan temperatur, didapatkan kandungan tar sebelum dan sesudah filtering mengalami penurunan. Hasilnya, saat n = 846 rpm kandungan tar sebelum filtering yaitu, 12,92 mg/m3. Sedangkan kandungan tar setalah filtering yaitu, 5,97 mg/m3. saat hisapan blower dinaikan maka kandungan tar akan bertambah karena pengaruh dari pressure drop.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2057</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2057</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 231-236</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2057/1442</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2058</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STUDI PERANCANGAN COMBINATION TOOL AIR VENT NON-CYLINDER DENGAN METODE VDI 2222</dc:title>
	<dc:creator>Media, Riona Ihsan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Air vent non-cylinder is one of the products used as a stack exhaust air flow from inside to the outside of factory building and office. This product was originally created using two process tools i.e for cutting and forming separately. Many parameters must be set so that it is ineffective and efficient. This study aims to produce the concept of combination tool design which is a tool for making products using sheet metal by combining cutting and forming a one-time process. Variations of alternative concepts and process stages are made then assessed based on several factors to get the concept selected in the design process based on VDI 2222 method. From the design process is produced the concept of combination tool design with dimensions of 1012 mm x 826 mm x 516 mm and total combination style 97.5 tons.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2058</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2058</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 237-243</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2058/1443</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2063</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS TERMAL KOLEKTOR SURYA TIPE PLAT DATAR  DENGAN FLUIDA KERJA ETANOL 96%  PADA SISTEM SOLAR WATER HEATER</dc:title>
	<dc:creator>., Rianda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak – Optimasi penggunaan energi matahari perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menggunakan kolektor surya. Panas yang diterima digunakan sebagai sumber kalor untuk memanaskan etanol 96% sebagai fluida kerja pada sistem solar water heater (SWH). Kegiatan penelitian diawali dengan desain, kontruksi, dan pengujian termal kolektor surya tipe plat datar. tujuan penelitian makalah adalah untuk menentukan energi yang diperoleh oleh fluida kerja secara optimal pada kolektor surya tipe plat datar berdasarkan perubahan debit dan pemasangan batu-batu kerikil yang disusun secara teratur dan merata diatas permukaan plat absorber untuk memperluas permukaan dan meningkatkan temperatur dalam kolektor surya serta menentukan pengaruh penggunaan dua cermin datar terhadap energi berguna pada kolektor surya tipe plat datar secara eksperimen. Analisis termal ini dilakukan untuk memanfaatkan potensi radiasi matahari yang bisa mencapai 5,2 kWh/m2 sebagai media pemanas fluida kerja yaitu etanol 96% merupakan langkah awal penelitian. Kolektor surya tipe plat datar yang digunakan memiliki geometri panjang 1m, lebar 0,5 m, tinggi 0,18 m, kolektor surya dilapisi dua bahan yang berbeda yaitu polistirena foam dengan tebal 0,02 m dan armaflex dengan tebal 0,02 m. Pengambilan data dilakukan dengan sesuai variasi. Pengukuran besaran radiasi dan temperatur didalam box kolektor surya, temperatur pada satu kaca penutup, temperatur plat absorber, temperatur lingkungan, temperatur masuk etanol 96%, temperatur keluar etanol 96% dan kecepatan angin. Pengambilan radiasi matahari menggunakan kamera termal dan lux meter, temperatur menggunakan thermocouple tipe K, kecepatan angin menggunakan environment meter, dan debit menggunakan flow monitor. Hasil dari penelitian ini adalah temperatur capaian maksimum terjadi ketika debit maksimal 2.0 lpm, dengan batu kerikil pada plat absorber dan sudut reflektor 0⁰.Kata kunci: optimasi, analisis termal, kolektor suryaAbstract -- Optimization of solar energy use needs to be improved, one of them by using solar collector. The heat received is used as a heat source to heat 96% ethanol as a working fluid on a solar water heater (SWH) system. Research activities begin with the design, construction, and thermal testing of flat plate type solar collectors. the purpose of the research paper is to determine the energy obtained by the working fluid optimally in the flat plate solar collector based on the change of discharge and the installation of gravel stones arranged regularly and evenly over the surface of the absorber plate to expand the surface and increase the temperature in the solar collector and determine the effect of the use of two flat mirrors against the useful energy in the flat plate solar collector experimentally. This thermal analysis is conducted to exploit the potential of solar radiation that can reach 5.2 kWh / m2 as a working fluid heating medium that is 96% ethanol is the first step of research. The flat plate type solar collector used has a 1m long geometry, 0.5 m wide, 0.18 m high, solar collector coated with two different materials: polystyrene foam with 0.02m thick and armaflex with 0.02m thick. The data collection is done by variation. Measurement of radiation and temperature quantities in the solar collector box, temperature on one cover glass, absorber plate temperature, ambient temperature, 96% ethanol entry temperature, 96% ethanol exit temperature and wind speed. Taking solar radiation using thermal and lux meter cameras, temperature using K type thermocouple, wind speed using environment meter, and discharge using flow monitor. The result of this research is the maximum performance temperature occurs when the maximum discharge is 2.0 lpm, with pebbles on the absorber plate and the reflector angle 0⁰.Keywords: optimization, thermal analysis, solar collector</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2063</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2063</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 244-251</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2063/1444</dc:relation>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2063/10689</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2075</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">RANCANG BANGUN KONSTRUKSI RANGKA MESIN 3D PRINTER TIPE CARTESIAN BERBASIS  FUSED DEPOSITION MODELING (FDM)</dc:title>
	<dc:creator>Muliyawan, Mochamad Diki</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak -- Dengan munculnya teknologi manufaktur aditif pada pertengahan 1980-an, teknologi pencetakan tiga dimensi (3D) yang mencetak benda dengan mengandalkan ekstrusi termoplastik untuk pembuatan prototipe/pemodelan. Bahan termoplastik yang digunakan adalah Asam Polylatic (PLA) dan Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) yang dicetak dengan cara dicairkan mengunakan nozzel yang dialirkan secara berlapis lapis sehingga membentuk sebuah benda. Rancang bangun konstruksi rangka mesin 3D printer tipe cartesian berbasis FDM dengan penggerak menggunakan 3 sumbu utama yaitu sumbu X dengan panjang area cetak 380 mm ,sumbu Y dengan panjang area cetak 400 mm,dan sumbu Z dengan panjang area cetak 380 mm, dan material yang digunakan yaitu baja JIS G3103 1995 SS400, dan Alumunium Al1100. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kekuatan rangka batang sumbu Z, dan sumbu X dengan, menganalisa kekuatan pada leadscrew sumbu Y dan sumbu Z, menganalisa kekuatan sabuk timing, memperoleh nilai kekuatan pada kampuh las pada rangka Y,Z.  Hasil analisa pada rangka sumbu X nilai tegangan     tegangan ijin 18 MPa maka dianggap aman, analisa gaya buckling pada rangka sumbu Z adalah sebesar   pembebanan 15,147 Kg maka  dianggap aman, tegangan geser= 0,38 MPa  tegangan geser maksimum = 0,42 MPa maka dianggap aman untuk lead screw sumbu Y, tegangan geser </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2075</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2075</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 252-257</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2075/1445</dc:relation>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2075/10690</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2088</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PERANCANGAN MESIN UJI LELAH BAJA POROS  DENGAN PEMBEBANAN PUNTIR DINAMIS</dc:title>
	<dc:creator>Hutabarat, Udur Januari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kegagalan lelah pada suatu komponen dalam struktur mekanik akibat beban dinamis menjadi dominan ketika dalam pengoperasiannya tidak memperhatikan daerah pembebanan. Dalam sistem pengujian lelah dengan beban puntir dinamis, kekuatan lelah material dipengaruhi oleh faktor konsentrasi tegangan, kondisi permukaan, dimensi material dan temperatur pengoperasian. Kondisi kegagalan tersebut mendorong penulis melakukan penelitian dengan terlebih dahulu melakukan perancangan alat untuk  menguji karakteristik lelah spesimen poros yang dikenai beban putar dinamis. Perancangan dilakukan meliputi konstruksi mesin uji, motor penggerak 1450 Rpm dengan daya ¼ Hp, kopling penghubung, bantalan duduk, control on-off, counter hour, desain specimen standar ASTM E466 dan variasi pembebanan maksimum 10 Kg. Dari hasil perancangan ini dilanjutkan dengan uji coba pengujian specimen baja poros dengan variasi beban putar dinamis dengan putaran kostan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2088</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2088</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 258-262</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2088/1446</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2091</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERLAKUAN PANAS PADA BAJA KARBON: EFEK MEDIA PENDINGINAN TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Nasmi Herlina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam paper ini, proses modifikasi sederhana diperkenalkan untuk menyelidiki efek media pendinginan terhadap struktur mikro dan sifat mekanik dari baja karbon rendah. Lembaran baja karbon rendah dibentuk dan dipanaskan dalam oven pada suhu 900 oC selama 30 menit dan didinginkan meggunakan media pendinginan yang berbeda, yaitu: air (quenching), udara (normalizing) dan pendinginan dalam oven (annealing). Sifat mekanik, meliputi kekuatan tarik, kekuatan impak dan struktur mikro ditentukan menggunakan mesin ultimate tensile machine dan impact machine. Mikrostruktur baja juga telah diselidiki dan dianalisa menggunakan microscope metallurgy dan telah dibandingkan dengan bahan baku baja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan baja menggunakan media air lebih tinggi dibandingkan dengan media lain yang dipelajari; dikarenakan deformasi struktur ferrit menjadi pearlit. Inter–critical sampel uji annealing (AN) pada suhu 900 °C menunjukkan ferit–martensit fase ganda dan menunjukkan sifat mekanik yang sangat baik bila dibandingkan dengan sampel uji (NO), (QE) dan tanpa perlakuan (RM). Hasil ini bermanfaat untuk peneliti dan industriawan sebagai dasar untuk pengembangan sifat baja menjadi produk industri yang diinginkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2091</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2091</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 263-267</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2091/1447</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2099</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH JARAK KATUP LIMBAH DENGAN KATUP PENGHANTAR TERHADAP EFISIENSI HIDRAM</dc:title>
	<dc:creator>Mulyadi, Gibran Rausyanfikri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Masyarakat yang belum terjangkau listrik akan kesulitan dalam memperoleh air bersih dan harus menempuh perjalanan yang jauh . Sumber air ini bisa berada pada daerah dataran tinggi maupun rendah , jika pemukiman penduduk berada di bawah sumber air tentunya bukan masalah . Bagaimana jika, sumber air tersebut berada jauh dibawah permukaan rumah penduduk hal ini memerlukan alat yang berguna untuk menyalurkan air agar bisa di dapatkan dengan mudah oleh penduduk . Oleh karena itu, dibutuhkanlah sebuah pompa air , namun karena suplai listrik yang belum tentu tersedia maka dibutuhkanlah pompa tanpa energi listrik melainkan menggunakan energi air tersebut yaitu pompa hidraulik ram  ( Hidram ). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi unjuk kerja pompa hidrolik ram dengan variasi Jarak antara katup limbah dengan katup penghantar dan Metode penelitian melalui perancangan pompa hidram dengan pengamatan pengaruh jarak katup limbah dengan katup penghantar (215 mm, 230 mm dan 245 mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi pompa hidram adalah 2,88 % menurut efisiensi D’Aubuission dan 1,15 % menurut efisiensi Rankine pada jarak katup limbah dengan katup penghantar pada jarak 245 mm. Faktor Jarak antara katup limbah dengan katup penghantar berpengaruh terhadap debit pemompaan, debit buang, dan efisiensi pompa hidram.Kata kunci : Pompa hidram, pipa masuk, katub buang, dan efisiensi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2099</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2099</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 268-272</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2099/1448</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2105</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PANEN ENERGI MENGGUNAKAN  PIEZOELEKTRIK SISTEM KANTILEVER  DENGAN PENAMBAHAN BLUFF BODY</dc:title>
	<dc:creator>Gamayel, Adhes</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pemanen energi adalah alat untuk mengumpulkan energi dari energi mekanis dan dikonversikan menjadi energi listrik. Piezoelektrik adalah alat pemanen energi yang bersumber dari getaran dan diubah menjadi tegangan listrik. Sistem kantilever menghasilkan getaran dan defleksi secara berulang. Penelitian pemanfaatan olakan udara (vortex) sebagai penghasil getaran pada piezoelektrik telah dilakukan pada saluran udara tertutup. Namun studi peningkatan getaran dengan adanya penambahan bluff body pada piezoelektrik  sistem kantilever belum banyak dilakukan. Metode penelitian yang dilakukan adalah mengukur tegangan listrik yang dihasilkan piezoelektrik dengan variasi penampang bluff body adalah segi empat, segi enam, segi delapan dan lingkaran. Penelitian dilakukan dalam terowongan angin mini dengan kecepatan angin konstan 2 m/s selama 300 detik dan bluff body dipasang pada jarak 100 mm dari piezoelektrik. Hasil penelitian menunjukkan bluff body dengan penampang segi enam menghasilkan tegangan rata-rata tertinggi sebesar 0.037 mV. Terjadinya perubahan arah dan kecepatan angin sesudah melewati bluff body penampang segi enam menimbulkan olakan angin yang relatif lebih tinggi daripada bluff body lainnya. Hal ini menyebabkan terjadinya getaran lebih tinggi pada bluff body penampang segi enam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2105</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2105</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 273-276</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2105/1449</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2124</identifier>
				<datestamp>2018-04-09T08:01:26Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desalinasi Air Laut Berbasis Energi Surya Sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih</dc:title>
	<dc:creator>Dewantara, I Gede Yogi</dc:creator>
	<dc:creator>Suyitno, Budhi Muliawan</dc:creator>
	<dc:creator>Lesmana, I Gede Eka</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Desalinasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Air Laut</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Air Tawar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Energi Kalor Matahari</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini berkonsentrasi pada kemampuan alat desalinasi tipe solar still dalam menyerap energi kalor matahari dan penggunaannya dalam proses kondensasi guna memproduksi air tawar untuk keperluan masyarakat. Alat desalinasi ini terdiri dari kotak distiller dengan plat absorber dan kain yang terdapat di dalamnya, serta kaca sebagai pentransmisian. Sistem kerja berawal dari air diteteskan melalui pipa dan jatuh pada kain yang akan menyerap air. Radiasi matahari akan memanaskan plat absober melalui kaca kemudian panas plat memanaskan air pada kain hingga menjadi uap dan menempel pada permukaan dalam kaca hingga terkonsensasi menjadi air suling. Pengukuran volume minimal dan maksimal alat sebesar 5 lt dan 7 lt dilakukan selama 4 hari. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intensitas matahari telah ada saat cahaya matahari mulai terlihat pada pukul 6 pagi dan difusi energi kalor matahari telah mulai dimanfaatkan pada waktu tersebut. Akan tetapi kinerja alat desalinasi masih sangat rendah, hal ini terlihat dari angka efisiensi yang hanya mencapai 4,45%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2124</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v7i1.2124</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 7 No. 1 (2018); 1-4</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2124/1601</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2126</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">OPTIMASI SISTEM PENGKONDISIAN UDARA PADA KERETA REL LISTRIK</dc:title>
	<dc:creator>Novtian, Wendy Satia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perusahaan Kereta Rel Listrik sebagai penyedia jasa transportasi kereta rel listrik, memposisikan dirinya sebagai salah satu perusahaan yang bertanggungjawab atas mobilitas orang banyak. Faktor kenyamanan pada kereta rel listrik sangat diperlukan, salah satunya adalah kenyamanan kondisi temperatur dan kelembaban udara pada kereta, yang dapat diperoleh melalui teknik pengkondisian udara (AC) menggunakan mesin pendingin. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pengkondisian udara pada kereta yang bekerja secara efektif dan efisien pada setiap waktu.Perhitung beban pendinginan ini dilakukan untuk memperoleh desain yang optimal dari sistem pengkondisian udara kereta rel listrik dengan terlebih dahulu menghitung beban pendinginan menggunakan metode yang tepat. Data perhitungan didapat dari 3 sumber yaitu Perusahaan Kereta Rel Listrik, BMKG dan hasil pengambilan data sendiri.Berdasarkan hasil dari perhitungan, suhu optimal pada kereta rel listrik yaitu sebesar 22 – 26 oC dan beban pendinginan maksimum pada kereta rel listrik yaitu sebesar 45,276 kW, maka mesin pendingin pada kereta rel listrik ini dipastikan mampu untuk mengatasi beban pendinginanya, dikarenakan kapasitas mesin pendingin ini yaitu sebesar 48,72 kW, yang artinya lebih besar dari beban pendinginannya.Kata Kunci : Kereta Rel Listrik, Pengkondisian Udara, Beban Pendinginan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2126</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2126</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 277-281</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2126/1450</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2132</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:28:27Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH ORGANIK ZERO WASTE DI KABUPATEN TEGAL (STUDI KASUS DI TPA PENUJAH KABUPATEN TEGAL)</dc:title>
	<dc:creator>Sanfiyan, Abdul Muiz Liddinillah</dc:creator>
	<dc:creator>Amin, Yuri Ardiansyah</dc:creator>
	<dc:creator>Maulana, Eka</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Permasalahan sistem pengolahan sampah yang ada di Kabupaten Tegal adalah masih menggunakan sistem Open Dumping. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal pada tahun 2016, komposisi sampah organik adalah yang terbesar kedua setelah sampah plastik dan sangat berpotensi mengalami penambahan setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat perancangan pembangkit listrik tenaga sampah organik zero waste di Kabupaten Tegal, dengan studi kasus di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Penujah. Objek dalam penelitian ini adalah sistem pengolahan sampah organik yang ada di Kabupaten Tegal dengan menggunakan sistem pengolahan sampah zero waste. Sistem pengolahan sampah organik zero waste adalah sistem pengolahan sampah yang tidak menghasilkan sampah kembali. Jadi, diharapkan jumlah sampah organik akan berkurang secara bertahap. Sampah organik dapat dirubah menjadi biogas melalui proses fermentasi yang dibantu oleh bakteri secara anaerob di dalam reaktor biodigester. Biogas tersebut ditampung di dalam tempat penampungan untuk kemudian didistribusikan ke dalam genset biogas sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Sisa pengolahan biogas dapat dirubah menjadi pupuk cair dan pupuk kompos yang bernilai ekonomis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2132</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2132</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 6 No. 4 (2017); 282-289</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2132/1451</dc:relation>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2132/10692</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2178</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:30:10Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Pemanfaatan Estrak Daun Pegagan untuk Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan untuk Material API 5CT J55 di Lingkungan Air Formasi</dc:title>
	<dc:creator>Pratesa, Yudha</dc:creator>
	<dc:creator>Purnawidhi, Andika</dc:creator>
	<dc:creator>Rahwinarni, Nuringtyas</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Daun Pegagan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Korosi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Air Formasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Daun Pegagan (Centella asiatica) pada awalnya dianggap sebagai tanaman pengganggu dan tidak bernilai ekonomis. Namun, hasil beberapa penelitian menunjukan manfaat daun ini sebagai obat karena memiliki kandungan fenolik dan anti oksidan. Karena bersifat anti oksidan, daun pegagan dinilai memiliki kemampuan untuk bekerja sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan. Studi ini akan menguji kemampuan ekstrak Daun Pegagan sebagai inhibitor untuk baja API 5CT J-55 di lingkungan air formasi menggunakan pengujian polarisasi tafel, kehilangan berat (weigth loss) dan Fourier Transform Infrared Radiation (FTIR). Senyawa aktif antioksidan yang berperan untuk menginhibisi korosi akan diinvestigasi melalui pengujian FTIR  dengan melihat potensi gugus yang terbentuk. Variabel yang digunakan adalah konsentrasi inhibitor, yaitu 0 ppm, 100 ppm, 250 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm. Ekstrak daun pegagan yang mempunyai gugus fenolik merupakan inhibitor jenis campuran, dan dominan anodik. Efisiensi inhibisi paling tinggi didapatkan dengan konsentrasi 250 ppm. Inhibitor ekstrak daun pegagan dapat digunakan sebagai alternative inhibitor ramah lingkungan untuk baja J55 pada lingkungan air formasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2178</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v6i4.2178</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 7 No. 1 (2018); 5-9</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2178/1583</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2235</identifier>
				<datestamp>2018-03-30T18:30:10Z</datestamp>
				<setSpec>jtm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Koefisien Drag Aerodinamika pada Model Ahmed Body Terbalik Berbasis Metode Numerik</dc:title>
	<dc:creator>Yogatama, Marga</dc:creator>
	<dc:creator>Trisno, Ramon</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ansys</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">aerodynamic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ahmedbody</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">transportation is one segment that produced greenhouse gasses. Transportation produced 14% emission in the world and will continuously arise. Because of that, so many effort made to reduce the rises. One of them is to reduce fuel consumption. To reduced fuel consumption we need to reduced the drag aerodynamic effect. This experiment use ansys software modeling with reversed ahmed body car model. Simulation does at 30 km/h, 60 km/h and 100 km/h. from the simulation we can get the stream turbulency and the drag coefficient at 0.073.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Mercu Buana</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2235</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22441/jtm.v7i1.2235</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering); Vol. 7 No. 1 (2018); 10-14</dc:source>
	<dc:source>2549-2888</dc:source>
	<dc:source>2089-7235</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2235/1584</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Mesin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-06-03T15:43:38Z"
			completeListSize="326"
			cursor="0">0c6027b4656a0eceb04c0f0eb6c95030</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
