Difusi Inovasi Siaran Televisi Digital pada Masyarakat Jakarta

Dadan Iskndar, Dirgahayu Maha Restu

Abstract


Dalam rangka digitalisasi televisi di Indonesia, pemerintah mencanangkan untuk mematikan siaran televisi
analog ke-2 2020. Dari persepktif teori difusi inovasi, bagaimana sesungguhnya penerimaan masyarakat
Jakarta, khususnya, terhadap ajakan migrasi dari televisi analog menjadi televisi digital? Untuk
menjawabnya, dilaksanakan penelitian dengan metode survei kepada masyarakat Jakarta (sampling error
10%). Data yang diperoleh dengan menyebar kuesioner ini kemudian dianalisis secara statistik deskriptif
maupun inferensial. Hasil: 54% responden menyaksikannya sosialisasinya di internet. Meski masih ada
responden yang mempersepsi tv digital sama dengan TV analog, tetapi dari sisi implementasi, dari 20162019,
sebagian
besar
responden
menggunakan
TV
digital
(tergolong
late
majority).
Dari
dimensi
persuasi

(relative
advantage,
compatibility,
complexity,
triability,
dan
observability):
tv
digital
menguntungkan,

sesuai
kebutuhan,
agak
mudah
diterapkan,
tidak
mahal
untuk
dicoba,
dan
dapat
dilihat
manfaatnya.
Pada

tahap
keputusan,
dengan
analisis
regresi
terhadap
level
indikator
diperoleh
hasil:
keputusan
menggunakan

tv
digital
dipengaruhi
oleh:
relative
advantage

(indikator 3 & 7), compatibility (indikator 4), complexity
(indikator 2), dan observability (indikator 1), (R= 0,489; F=5,904, Sig.= 0,000). Artinya: jika skor untuk
kelima indikator tersebut 5, maka keputusannya agak setuju (3,727). Pada tahap konfirmasi, responden
umum cenderung setuju dengan langkah pemerintah memigrasikan tv analog ke tv digital, terutama di era
televisi digital bisa ditonton di mobile television. Pemerintah harus melakukan sosialisasi yang lebih giat
dan memberikan subsidi set top box.

 


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2018). Penduduk Provinsi DKI Jakarta Berumur 15

Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan

Jenis Kelamin, 2018.

Badjuri, Adi. (2010). Jurnalistik Televisi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Balitbang SDM, Kominfo dan Galih Karsa Utama (2011), Studi Tentang Prospek Broadcasting

TV Digital. (Kemkominfo: Komunikasi dan informatika Indonesia, Buku Putih)

Budhirianto, Syarif. (2014). Sikap Masyarakat Terhadap Kampanye Televisi Digital Pada Media

Televisi. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik. Vol 18, No 3, 2014.

Bryman, Alan. (2008). Social Research Methods,3

rd

Edition, New York: Oxford University Press.

Effendy, Onong Uchijana (2003). Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi Cet ke-3 (Bandung: PT.

Itra Aditya Bakti.

Everett M. Rogers. (2010). Diffusion of Innovations, 4

th

Edition. New York: The Free Press.

Haryati. (2013). Hubungan Antara Karakteristik Sosial Ekonomi dengan Pengambilan Keputusan

Inovasi Siaran Televisi Digital. Jurnal Penelitian Komunikasi. Vol 16, No 2, 2013.

http://garuda.ristekdikti.go.id/documents?page=1&q=televisi%20digital&select=title, diakses 31

Oktober 2019: 23: 55

Kompas.com, “Sejarah TV Digital Baru Dimulai”, https://lifestyle.kompas.com, diakses 31

Oktober 2019, 23:15.

Morrisan. (2009). Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi.

Tanggerang: Ramdina Perkasa.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21

Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di

Indonesia menetapkan DVB-T ditetapkan sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial

tidak bergerak.

Permana, Rangga Saptya Mohamad, Aceng Abdullah dan Jimi Narotama Mahameruaji. (2019).

Budaya Menonton Televisi di Indonesia: Dari Terrestrial Hingga Digital. ProTVF. Vol 3, No

(2019): Terakreditasi Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019. Bandung: Fakultas

Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.

Pusat Informasi dan Humas, Kominfo, Majalah Laporan Khusus Konvergensi edisi III, 2012.

Rahmayanti, Indah. (2015). Indonesia Raksasa Teknologi Digital Asia. Kementerian Komunikasi

dan Informatika, Republik Indonesia.

Sarwono, Jonathan. (2012). Metode Riset Skripsi Pendekatan Kuantitatif Menggunakan Prosedur

SPSS Edisi Pertama. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutanto, Vinna Waty dan Salim Alatas. (2015). Menyoal Regulasi Penyiaran Digital (Studi

terhadap Kepentingan Publik dalam Regulasi Televisi Digital di Indonesia). Avant Garde.

Vol 3, No 2 (2015). Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi



Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

ISBN: 978-623-92585-0-4

Lisensi Creative Commons
Our Articles are licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Penerbit
Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan No.1, Kembangan, Jakarta Barat -11650
Telp.+62 21 5840815-16 (Ext. 2722) Fax. +62 21 5840813
Jakarta
Email. (seminar.bali2019@mercubuana.ac.id).
Website. (http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/snpmpt)