Konvergensi Brosur Sebagai Alternatif Iklan Offline Dalam Meningkatkan Penjualan dan Citra Merek Berdasarkan Kategori Produk (Studi Kasus Terhadap Perusahaan X di Jabodetabek)

Yulia Romadona, Yoyoh Hereyah

Abstract


Brosur adalah alat promosi offline yang digunakan toko X untuk memasarkan produknya. Hal ini
disebabkan karena toko X adalah ritel furniture menjual produknya dengan ukuran dan spesifikasi. Namun,
tidak semua konsumen toko X memiliki gadget sehingga bisa menjadi target promosi online. Kekuatan
brosur tidak terlepas dari pertimbangan bahwa furnitur merupakan barang sekunder non FMCG (Fast
Moving Consumer Goods) memiliki nilai guna yang cukup lama (barang high involvement). Pasar terbesar
toko X adalah kaum milenial kelas menengah dengan rentang usia 25-39 tahun. Dari segi brand
respons/tingkat loyalitas, terbagi atas 2 kategori yaitu switcher market dan captive market.Metode yang
digunakan adalah metode studi kasus, sedangkan metode pengumpulan data yang dilakukan adalah
wawancara mendalam, studi kepustakaan dengan mengkaji buku-buku, hasil penelitian, dan literatur lain
yang berhubungan. Data dianalisis dengan menggunakan Model Analisis Interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brosur sebagai alternative iklan offline mengalami lonjakan
sebesar 11% dari tahun 2017 ke tahun 2018. Brosur digunakan oleh perusahaan X sebagai alat komunikasi
yang menunjang aktivitas online, seperti scan QR-code untuk menjadi digital member atau untuk
menampilkan produk promo lebih banyak. Dari segi tampilan, brosur toko X memiliki perubahan dari hard
selling, dirubah menjadi lebih menonjolkan branding toko X dan inspirasi lifestyle.


Full Text:

PDF

References


Akaka, Melissa Archpru dan Alden, Dana L. (2015). International Journal of Advertising: The

Review of Marketing Communications. Hawaii: Advertising Association.

Anggraeni, Novi, Mukarto Siswoyo dan Farida Nurfalah. (2014). Strategi Public Relations dalam

Mendukung Pemasaran Pembangkit Listrik Nasional (PLN). Program Studi Ilmu

Komunikasi. Cirebon: Universitas Swadaya Gunung Jati.

Belch, Michael A dan George E. (2011). Advertising and Promotion: An Integrated Marketing

Communication Perspective. New York: McGraw Hill.

Burke, Warner W. (2013). Organization Change: Theory and Practice (Foundations for

Organizational Science series). Fourth Edition edition. SAGE Publications, Inc.

Cutlip, S.M., Center, A.H. dan Broom, G.M. (1994). Effective Public Relations. Edisi keenam.

New Jersey: Prentice Hall.

Durianto, D. (2004). Srategi Menaklukan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek.

Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Effendy, Onong Uchjana. (1989). Ilmu Komunikasi (Teori dan Praktek). Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Hermawan, A. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Hughes, Graham; Fill, Chris. (2005). Marketing Communications. Oxford: Elsevier – Butterworth

Heinemann.

Kertamukti, R. (2015). Strategi Kreatif dalam Periklanan (pertama). Jakarta: PT Raja Grafindo

Persada.

Jung Park, Hye. J. Rabolt, Nancy. (2009). Cultural Value, Consumption Value, and Global Brand

Image: A Cross-National Study. Seoul, Korea: Wiley InterScience.

Kasali, Rhenald. (1995). Strategi Pemasaran Produk Melalui Media Periklanan. Nomor 1.

Volume 5, halaman 98.

Kotler, Philip. (2002). Manajemen Pemasaran, Edisi Millenium, Jilid 2, PT Prenhallindo, Jakarta.

_____, ____. (2004). Marketing Insight from A to Z 80 Konsep Yang Harus Dipahami Setiap

Manager. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P., dan Gery Armstrong. (2001). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi kedua belas, Jilid 1.

Jakarta: Erlangga.

_____, _. dan ____ _________. (2012). Principles of Marketing. 14th edition. Harlow: Pearson

Education Limited.

Kotler, Philip dan Eduardo L. Roberto. (1989). Social Marketing: Strategies for Changing Public

Behavior. New York: The Free Press.

Morissan. (2010). Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu, Jakarta: Penerbit Kencana.

Rangkuti, Freddy. (2004). Manajemen Persediaan Aplikasi. Raja Grafindo Persada; Jakarta.

______, _______. (2009). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT.

Gramedia Pustaka Utama.

Rusdi, Farid. (2011). Strategi Komunikasi Pemasaran Program Interaktif di Media Radio. Jurnal

ASPIKOM. Vol. 1, No. 3. Tahun 2011.

Sangadji, E. M., dan Sopiah. (2013). Prilaku Konsumen: Pendekatan Praktis Disertai: Himpunan

Jurnal Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sejati, Veny Ari. (2015). Strategi Periklanan Pada Bisnis Retail. Fakultas Ilmu Sosial dan

Ekonomi. Yogyakarta: Universitas Respati.

Soemanagara, R. (2006). Strategic Marketing Communication (Pertama). Bandung: CV.

Alfabeta.

Indah, Sri Wahyuni. (2017). Strategi Komunikasi PemasaranDalam Kegiatan Pemasaran Produk

Consumer Goods (Studi Kasus Pada PT. Expand Berlian Mulia Di Semarang). Madura:

Universitas Trunojoyo.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Terence, A. Shimp. (2000). Periklanan Promosi: Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran

Terpadu. Edisi ke-5. Jakarta: Erlangga.

Tjiptono, Fandi. (1997). Strategi Pemasaran. Edisi 1, Penerbit Andi, Yogyakarta.

_______, ____. (2002). Strategi pemasaran. Yogyakarta : Penerbit Andi.

_______, ____. (2005). Pemasaran Jasa. Malang: Bayu Media Publising.

_______, ____. (2015). Strategi Pemasaran (Keempat). Yogyakarta: CV. Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi



Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

ISBN: 978-623-92585-0-4

Lisensi Creative Commons
Our Articles are licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Penerbit
Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan No.1, Kembangan, Jakarta Barat -11650
Telp.+62 21 5840815-16 (Ext. 2722) Fax. +62 21 5840813
Jakarta
Email. (seminar.bali2019@mercubuana.ac.id).
Website. (http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/snpmpt)