Twitter dan Proses Pencarian Partner ‘Enak-Enak’ (Studi Etnografi terhadap Akun Twitter @FWBESS dan @alterianbase)

Nayla Andina Kamiliya, Fauzan Aufa Akbar, Mohammad Afwan, Bagas Suryo

Abstract


Perkembangan internet dan media digital telah membawa dinamika baru dalam kajian mikro komunikasi: Komunikasi Interpersonal. Aplikasi berbasis digital dan platform media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan dan interaksi masyarakat modern sebagai fasiliyas pemenuhan kebutuhan tertentu. Sekarang ini, media Sosial Twitter pun juga digunakan sebagai wadah bagi kaum muda untuk mencari partner seks kasual melalui akun auto-menfess dengan intensi yang sejalan. Namun, di indonesia sendiri, pencarian partner seks kasual melalui akun auto-menfess membawa masalah yang berkenaan dengan kondisi sosio-kultural, di mana pandangan umum masyarakat tentang moralitas dan agama telah berbenturan dengan pengaruh modern yang dibawa oleh transnasionalisme dan globalisasi budaya. Pada titik ini, teori penetrasi sosial dan keintiman menjadi sangat signifikan dalam menentukan komunikasi interpersonal yang terjadi antar para pencari partner seks kasual melalui akun auto-menfess di Twitter. Oleh karena itu, penelitian ini betrtujuan untuk membedah lebih dalam lagi mengenai hubungan interpersonal yang terbangun di akun auto-menfess tersebut serta bagaimana pemaknaan informan terpilih perihal seks kasual yang mereka dapatkan di sana. Cakupan dari penelitian ini meliputi kajian komunikasi interpersonal khususnya dalam hubungannya antara psikologi media dengan pembentukan budaya digital di kalangan kaum muda urban. Metode data dan penelitian yang digunakan adalah etnografi virtual sebagai metode utama, serta etnografi baru sebagai metode pendukung untuk mendapatkan pengalaman dan pemaknaan pribadi yang mendalam dari para informan. Penelitian ini diharapkan mampu menjawab perihal peranan teori penetrasi sosial dalam pencarian pasangan seks kasual di tengah kondisi sosio-kultural yang ada di Indonesia. Signifikansi dari penelitian ini terletak pada pendekatan media dan isu komunikasi dalam era digital dengan menggunakan perspektif komunikasi interpersonal secar kultural dan kritis, khususnya pada aspek pembangunan suatu hubungan, konsep diri, dan keintiman.

Keywords


komunikasi interpersonal, budaya digital, penetrasi sosial, seks kasual

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22441/visikom.v21i02.15866

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Visi Komunikasi [p-ISSN 1412-3037 | e-ISSN 2581-2335]
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax: +62215870341
http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/viskom

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats

 

Jurnal Visi Komunikasi was indexed by :

width=150 width=150 width=50 width=50 width=50