KOEKSISTENSI KONSEP MAKNA SIMBOLIK RUMAH KAUM KAOMU (MALIGE) DENGAN KANTOR DISPENDA KOTA BAUBAU

Muhammad Zakaria Umar, Muhammad Arsyad

Abstract


Kenyataan diberbagai kota besar di dunia memang menunjukkan gejala kian lunturnya jatidiri akibat bermunculannya karya-karya arsitektur moderen. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengidentifikasi koeksistensi rumah kaum Kaomu (Malige) dengan Kantor Dispenda. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Baubau Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kausal komparatif terhadap rumah kaum Kaomu dengan kantor Dispenda. Penelitian ini disimpulkan bahwa koeksistensi konsep makna simbolik antara rumah kaum Kaomu (Malige) dengan kantor Dispenda ada dan sudah dimodifikasi.

Kata Kunci : Jatidiri; koeksistensi; makna simbolik; rumah kaum Kaomu (Malige); kantor Dispenda


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VITRUVIAN
Program Studi Teknik Arsitektur

Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax: +62215871335
p-ISSN: 2088-8201
http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.


View My Stats