PERANCANGAN ULANG INTERIOR STASIUN JAKARTA KOTA DENGAN KONSEP DESAIN ART-DECO
DOI:
https://doi.org/10.22441/anggada.2021.v2.i1.002Keywords:
Jakarta City Station, Johan Louwrens Ghijsels, Implementation, Art-Deco StyleAbstract
In this day and age, of course, we rarely encounter the form of building facades and interior art-deco style art design. One of them is in the State of Indonesia. Some buildings in Indonesia are only a small number of old buildings that are left with pre-historical stories of their time. One of them is the Jakarta city station that uses the concept of art deco art. The station was built by renowned architecture Johan Louwrens Ghijsels in 1926. With the use of the concept of art-deco art style which is an ornamental style of buildings that was born after the first world war and ended before the second world war (1920-1939). This makes Jakarta city station has its own attraction to date. Along with the times and times that are increasingly changing. This caused several changes in almost every side of the building in the interior. Which includes ceiling, walls, floors, furniture, decoration and the addition of space such as foodcurt, ATMs and other smart machines. But that does not reduce the image of the art-deco style, because only some of the building space has been updated and the material has been damaged but still uses the concept of art-deco art. In addition, the authors embed local content on Betawi culture in its interior design, such as the application of ondel-ondel elements in building accents and balustrades on the ceiling wall and furniture list. This research method uses a qualitative method with a historical approach, as well as studying and analyzing various forms of spatial building on the topic being studied. So that we can conclude as the final goal, namely to identify the application of the art-deco style in the interior of Jakarta's city station.
Downloads
References
Dit Pcb. (2019). (Kementrian Kebudayaan) Dipetik April 4, 2019, Dari SK Gubernur dan Mentrei Penetapan Bangunan Cagar Budaya. Diambil dari: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/public/objek/detailcb/PO2015090200032/Stasiun-Kereta-Api-Jakarta-Kota
Ensiklopedia, (2018). Sejarah Art-deco. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Art_Deco
Ensiklopedia, (2018). “Sejarah adat kebudayaan Betawi”. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Betawi
Hartono, D. (2006). “Arsitektur Art¬Deco di Indonesia” KOMPAS, 16April.
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Setu Babakan. (2020). Mengenal 8 ikon kebudayaan Betawi. Diambil dari: http://www.setubabakanbetawi.com/mengenal-8-ikon-kebudayaan-betawi/
Suwendra, W. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Nilacakra Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









