Analisis Beban Kerja Fisik dan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Fabrikasi Workshop PT. XYZ

Penulis

  • Yusfitrida Yusfitrida Yusfitrida Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Theresia Amelia Pawitra Universitas Mulawarman,
  • Suwardi Gunawan Universitas Mulawarman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/MBCIE.2024.014

Kata Kunci:

Beban Kerja, Kelelahan Kerja, GOTRAK, CVL, Waktu Reaksi

Abstrak

Departemen fabrikasi di PT.XYZ merupakan area dengan tingkat konsentrasi tinggi yang dituntut menyelesaikan pekerjaan dalam waktu terbatas tanpa mengabaikan prosedur yang ada. Permasalahan yang dihadapi mencakup beban kerja, kelelahan, dan kenyamanan saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja fisik, kelelahna kerja yang dialami pekrja, mengetahui apakah terdapat hubungan antara beban kerja fisik dan kelelahan kerja serta memberikan saran perbaikan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan mengatasi permasalahan tersebut serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Penelitian ini menganalisis beban kerja fisik dan kelelahan kerja menggunakan survei Gangguan Otot Tulang dan Rangka (GOTRAK), %CVL, kuesioner subjective self-rating test (SSRT), dan tes waktu reaksi terhadap rangsang suara. Berdasarkan hasil pengukuran, ditemukan bahwa pekerja dengan jenis pekerjaan yang berbeda memiliki beban kerja fisik yang berada dalam kategori ringan, dan tingkat kelelahan kerja berdasarkan SSRT juga berada dalam kategori ringan. Pengukuran waktu reaksi terhadap rangsang suara menunjukkan bahwa pekerja helper, scaffolder, welder, dan rigger berada dalam kategori normal, sementara fitter berada dalam kategori ringan dengan skor 243,4. Usulan perbaikan berfokus pada pekerja fitter untuk mengurangi beban kerja dan kelelahan kerja mereka.

Biografi Penulis

Yusfitrida Yusfitrida Yusfitrida, Universitas Mulawarman

Teknik Industri

Theresia Amelia Pawitra, Universitas Mulawarman

Teknik Industri

Suwardi Gunawan, Universitas Mulawarman

Teknik Industri

Referensi

Ayuba, R. S., Lahay, I. H., & Wolok, E. 2019. Pengukuran Beban Kerja Fisik Pengrajin Kopiah Keranjang di Desa Batulayar, Kec. Bongomeme, Kab. Gorontalo. In Seman Tech, Seminar Nasional Tekno logi Sains dan Humaniora, Vol. 1, No.1, pp. 281-288.

Badan Standarisasi Nasional. 2021. SNI 9011:2021. Pengukuran Dan Evaluasi Potensi Bahaya Ergonomi Di Tempat Kerja. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Chalis F. H., Sirmas M., & Syaiful B. L. (2021). Analisis Pengukuran Beban Kerja dengan Menggunakan Cardiovascular Load (CVL) pada PT. XYZ. jime (journal of industrial and manufacture engineering). https://doi.org/10.31289/jime.v5i1.5054.

Dhani R. A., & Baiduri W. (2021). Analisis prevalensi dan faktor pekerjaan terhadap terjadinya gangguan otot tulang rangka akibat kerja pada pekerja perancah di PT X. prepotif, 5(2), 635–640. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.1911.

Fatimahhayati,L .D., Pawitra, T.A., Purnomo, T.B., Noviani, J., 2022. Analisis Risiko Ergonomi Menggunakan Agricultural Whole-Body Assesment (AWBA) serta prevalensi Terjadinya Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada Petani Karet. TEKINFO, Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi, Vol.11- No.1,pp.14-27. https://doi.org/10.31001/tekinfo.v11i1.1768

Fitrihana, Noor, 2008. Kelelahan Kerja. www.google.com. (10 Mei 2011) Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Kep-51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika di Tempat Kerja.

Hasibuan, A. (2016). Psikologi Industri dan Organisasi. PT. Bumi Aksara, Jakarta.

(ILO), I.L.O, 2013. Keselamatan dan kesehatan Kerja: Sarana Untuk Produktivitas. Bahasa Ind ed. Score, Jakarta.

Iridiastadi, H., & Yasseierli. 2014. Ergonomi : Suatu Pengantar. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Kementrian Pekerjaan Umum, 2013. Pengembangan Pasar dan Daya Saing Industri Konstruksi Nasional dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN Pasca 2015. Kementrian Pekerjaan Umum, Jakarta.

Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan, dan Produktivitas Kerja. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Setyawati,L. 2010 Buku Pedoman Pengukuran Waktu Reaksi Dengan Alat Pemeriksa Waktu Reaksi/Reaction timer L77 Lakassidaya. Amara Books, Yogyakarta.

Suma’mur, 2009. Higene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). PT. SagungSeto, Jakarta.

Tarwaka, 2010. Ergonomi Industri : Dasar pengetahuan Ergonomi danAplikasi di Tempat Kerja. Percetakan Harapan, Surakarta.

Diterbitkan

2024-07-31

Cara Mengutip

[1]
Y. Y. Yusfitrida, T. A. Pawitra, dan S. Gunawan, “Analisis Beban Kerja Fisik dan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Fabrikasi Workshop PT. XYZ”, MBCIE, vol. 6, no. July, hlm. 137–147, Jul 2024.