Menentukan Kriteria Prioritas Pada Produksi Bibit Kelapa Sawit Yang Terkontaminasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process

Penulis

  • Hamid Afifudin Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Hery Nurmansyah Universitas Mercu Buana, Indonesia

Kata Kunci:

Kultur Jaringan, Kontaminasi, Pengambilan Keputusan, Analytical Hierarchy Process

Abstrak

Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan vegetatif dengan menggunakan sebagian sel atau jaringan tanaman di dalam media buatan yang dilakukan secara aseptic. Masalah utama pada proses produksi adalah kontaminasi. Batas maksimum kontaminasi perusahaan adalah 0,5% namun pada proses produksi tahun 2022 kontaminasi melebihi batas maksimum. Dalam menentukan prioritas faktor kontaminasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. 6 kriteria faktor kontaminasi yaitu kelembapan, kultur sudah kontam, kultur kekurangan cahaya, kebersihan media dan vessel, tubuh manusia dan kondisi udara. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yaitu media sebagai prioritas tertinggi dengan nilai 0,21 (21%). Kriteria prioritas faktor kontaminasi adalah kebersihan media dan vessel

Biografi Penulis

Hamid Afifudin, Universitas Mercu Buana

Teknik Industri

Hery Nurmansyah, Universitas Mercu Buana

Teknik Industri

Referensi

Ariyanti, S., Ismail, A., & Gunaryono, A. (2020). Penilaian Kinerja Supplier Material Busa menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Jurnal PASTI, 14(1), 15–25. https://doi.org/10.22441/pasti.2020.v14i1.002

Deretarla, Ö., Erdebilli, B., & Gundogan, M. (2023). Jurnal Analisis Keputusan Proses Hierarki Analitik terintegrasi dan Proporsional Kompleks. 6.

Fernandoa, E., Siagianb, P., Fernandoa, E., & Siagianb, P. (2021). ScienceDirect. 00(2020).

Hariwan, P., Kholil, M., & Gadissa, A. A. N. (2015). ANALISA PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PENENTUAN CAIRAN ANTISEPTIK TANGAN YANG TERBAIK DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus: Laboratorium Mikrobiologi PT. Sandoz Indonesia). Jurnal PASTI, 9(2), 203–219.

Ilhama, Z., Subramaniam, I., Jamaludina, A. A., Qadr, W. A., Wan-mohtara, I., Halim-limc, S. A., Ohgakid, H., Ishihara, K., & Mansof, R. A. (2022). Menganalisis dimensi dan indikator untuk merancang kerangka pendidikan energi di Malaysia menggunakan proses hirarki analitik ( AHP ). 8, 1013–1024.

Lestari, S., & Fauzi, C. (2019). Evaluasi Supplier Kemasan Dus Dengan Menerapkan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) (Studi Kasus Di Pt Innovation). Journal Industrial Servicess, 4(2). https://doi.org/10.36055/jiss.v4i2.5153

Nugraha Rahmansyah, S. A. L. (2016). Buku Ajar Sistem Pendukung Keputusan. In Sistem Pendukung Keputusan.

Pratiwi, D. R., Wening, S., Supena, N., & ... (2020). Kultur Jaringan Kelapa Sawit. … Kelapa Sawit, April. https://warta.iopri.org/index.php/Warta/article/view/8%0Ahttps://warta.iopri.org/index.php/Warta/article/download/8/1

Suasapha, A. H., Studi, P., Pariwisata, D., Bali, P. P., & Bali, N. D. (2020). SKALA LIKERT UNTUK PENELITIAN PARIWISATA ; BEBERAPA. 19(1), 29–40.

Wangÿ, G., Dang, P., & Li, Y. (2022). Penelitian sistem evaluasi keputusan pengembangan energi baru di kota Dunhuang berdasarkan proses hirarki analitik. 8, 129–135.

Diterbitkan

2021-07-31

Cara Mengutip

[1]
H. Afifudin dan H. Nurmansyah, “Menentukan Kriteria Prioritas Pada Produksi Bibit Kelapa Sawit Yang Terkontaminasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process”, MBCIE, vol. 3, no. 1, hlm. 118–127, Jul 2021.