PERAMALAN PENJUALAN TEH HIJAU DENGAN METODE ARIMA (STUDI KASUS PADA PT. MK)

Authors

  • ZULHAMIDI ZULHAMIDI
  • RISKI HARDIANTO

Keywords:

teh hijau, model, peramalan, error, ARIMA

Abstract

Peramalan merupakan tahapan awal dalam kegiatan perencanaan produksi  yang fungsinya adalah sebagai dasar dalam merencanakan kegiatan produksi selanjutnya. Kehandalan sebuah metode peramalan ditentukan dengan menghitung nilai simpangan (error) hasil peramalan dengan nilai sebenarnya. Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) merupakan salah satu metode peramalan jangka menengah yang  menghasilkan  nilai  ramalan  yang  cukup  baik  dibandingkan  dengan  metode lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan asumsi di atas dan juga untuk menentukan nilai peramalan periode selanjutnya dengan objek yang dijadikan sebagai studi kasus adalah PT MK yang memproduksi teh hijau. Data yang digunakan adalah data periode Januari 2012 sampai dengan Desember 2016, dengan software Minitab sebagai alat bantu perhitungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya model yang tepat dalam meramalkan penjualan di PT MK adalah model ARIMA (2,2,4). Perbandingan nilai error model ARIMA (2,2,4) dilakukan dengan metode peramalan lainnya yaitu Metode Trend Linier dan Kuadratis.   Hasil perbandingan   juga menunjukkan bahwasanya metode ARIMA masih yang terbaik. Hasil peramalan juga menghasilkan nilai peramalan untuk periode satu tahun berikutnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-05-13

How to Cite

1.
ZULHAMIDI Z, HARDIANTO R. PERAMALAN PENJUALAN TEH HIJAU DENGAN METODE ARIMA (STUDI KASUS PADA PT. MK). Pasti [Internet]. 2018 May 13 [cited 2026 Jun. 4];11(3):231-44. Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/pasti/article/view/2752

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.