PERANCANGAN CREATIVE HUB SENI RUPA DAN MUSIK DENGAN PENDEKATAN PLACE MAKING DI BLOK M TEMA : ARSITEKTUR BIOKLIMATIK

Authors

  • Ghithrif Arka Bhanu Mercu Buana University, Indonesia

Abstract

Industri kreatif di Indonesia mulai berkembang secara signifikan sejak diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2009 tentang pengembangan Ekonomi Kreatif, yang diikuti oleh pembentukan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) pada tahun 2015. Salah satu langkah strategis pengembangan sektor ini adalah penetapan enam kabupaten/kota sebagai role model subsektor ekonomi kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Salah satunya adalah Jakarta Selatan, yang unggul dalam bidang seni rupa dan memiliki kawasan ikonik Blok M. Kawasan ini sejak lama menjadi pusat aktivitas kaum muda dan kini mengalami revitalisasi melalui kehadiran ruang-ruang kreatif seperti M Bloc Space dan Taman Literasi. Dalam konteks ini, pengembangan Creative Hub di Blok M menjadi penting sebagai wadah kolaborasi dan inovasi para pelaku industri kreatif. Pendekatan placemaking diterapkan untuk mengoptimalkan fungsi ruang publik dalam menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan terintegrasi. Pendekatan ini menekankan pada empat elemen utama: aksesibilitas, aktivitas, interaksi sosial, serta kenyamanan dan citra tempat, guna mendukung pertumbuhan komunitas kreatif di Blok M.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

1.
Bhanu GA. PERANCANGAN CREATIVE HUB SENI RUPA DAN MUSIK DENGAN PENDEKATAN PLACE MAKING DI BLOK M TEMA : ARSITEKTUR BIOKLIMATIK. TERAKOTA [Internet]. 2026 Aug. 27 [cited 2026 Aug. 28];4(2):026. Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/terakota/article/view/35151

Issue

Section

Articles