REDESAIN RUSUN SARIJADI DENGAN KONSEP KONTEKSTUAL
Abstract
Rusun Sarijadi Bandung yang dibangun sejak 1979 telah mengalami penurunan kualitas fisik, keterbatasan ruang, serta belum mampu mengakomodasi kebutuhan penghuni dan perkembangan kawasan masa kini. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep redesain Rusun Sarijadi yang lebih layak huni, adaptif, dan berkelanjutan melalui pendekatan arsitektur kontekstual. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, studi preseden, analisis tapak, analisis aktivitas pengguna, analisis iklim, vegetasi, kebisingan, aksesibilitas, serta kajian regulasi kawasan. Hasil analisis tersebut menjadi dasar penyusunan konsep desain yang mengintegrasikan konteks fisik, sosial, material, dan iklim. Konsep yang dihasilkan mencakup organisasi ruang yang mendukung interaksi sosial melalui ruang komunal, fasilitas publik dan komersial, penerapan sirkulasi inklusif, optimalisasi ventilasi silang dan pencahayaan alami, serta penggunaan material yang selaras dengan karakter lokal. Redesain juga mengakomodasi ketentuan tata ruang dan prinsip keberlanjutan dengan menyediakan ruang terbuka hijau dan sistem bangunan yang responsif terhadap kondisi iklim Bandung. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni, memperkuat hubungan bangunan dengan lingkungan sekitar, serta menjadi alternatif revitalisasi rumah susun yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.
Kata kunci: Rusun Sarijadi, redesain, arsitektur kontekstual, hunian vertikal, keberlanjutan.









