REVITALISASI KAWASAN LILI SUHERI SEBAGAI PENINGKATAN RUANG PUBLIK KOTA MEDAN

Dara Wisdianti, Novalinda Novalinda, Ida Khairani Siregar

Abstract


Di dalam suatu kota, ruang publik adalah unsur yang sangat vital dalam kehidupan bermasyarakat. Ruang publik sebuah kota diharapkan dapat menampilkan identitas uniknya sendiri dan biasanya berfungsi sebagai tempat interaksi sosial bagi warganya, aktifitas ekonomi rakyat, serta lokasi untuk menghargai/apresiasi nilai budaya. Dari fungsinya sebagai pusat kegiatan inilah kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik membutuhkan perhatian khusus. Terutama untuk kota dengan beragam etnis dan budaya seperti kota Medan. Sangat disayangkan di Kota Medan keberadaan ruang publik sudah sangat jarang dijumpai perlu diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya sehingga bisa difungsikan kembali. Salah satunya adalah Taman Lili Suheri, merupakan taman kota yang mempunyai cerita dan nilai sejarah dan beberapa tokoh seniman besar kota Medan. Kondisi taman saat ini kosong dan terbengkalai, menjadi salah satu ruang terbuka pasif di Kota Medan. Sehingga tim peneliti merasa perlu membuat suatu rekayasa desain demi memenuhi kebutuhan masyarakat kota pada umumnya dan kenyamanan masyarakat dalam memakai Taman Lili Suheri, dengan desain yang dapat diterima masyarakat kota Medan.

 

In a city, public space is a vital element of community life. A city's public space is expected to display its own unique identity and usually functions as a place of social interaction for its citizens, people's economic activities, and a location for appreciating cultural values. From its function as a center of activity, the community's need for public space requires special attention. Especially for a city with diverse ethnicities and cultures like Medan. It is unfortunate that in Medan City the existence of public spaces is very rarely found, it needs to be repaired and improved so that it can function again. One of them is Lili Suheri Park, a city park that has a story and historical value, and some of the great artists of Medan city. The park's current condition is empty and abandoned, becoming one of the passive open spaces in Medan City. So, the research team felt the need to make a design engineering to meet the needs of the city community in general and the comfort of the community in using Lili Suheri Park, with a design that is acceptable to the people of Medan.


Keywords


Interaksi Sosial; Revitalisasi; Ruang Publik; Taman Kota

References


Alyasin, Urai Madani. 2022. “Kewenangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Dalam Revitalisasi Taman Monas Berdasarkan Kepres No. 25 Tahun 1995 Tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Di Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.”

Hadinugroho, Dwi Lindarto. 2017. “Kajian Model Revitalisasi Kawasan Heritage Kesawan Medan.” B045–52. doi: 10.32315/sem.1.b045.

Irawanto, Rony. 2016. “Revitalisasi Koleksi Tumbuhan Akuatik Kebun Raya Purwodadi Sebagai Taman Kolam Fitoremediasi.” Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016:95–100.

Istiqomah, Nurul. 2017. “Efektivitas Program Revitalisasi Taman Monumen 45 Banjarsari Surakarta Sebagai Ruang Publik.”

Juwito, Juwito, Respati Wikantiyoso, and Pindo Tutuko. 2019. “Kajian Persentase Ruang Terbuka Hijau Pada Implementasi Revitalisasi Taman Kota Malang.” Local Wisdom: Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal 11(1):16–41.

Lestari, Dianita, Neneng Y. Barky, and Yunita Safitri Rambe. 2018. “Revitalisasi Museum Negeri Propinsi Sumatera Utara Dengan Tema Arsitektur Vernakular.” JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research) 1(2):32–47.

Mustika, Olfi Yoya, and Weishaguna Weishaguna. 2017. “Strategi Revitalisasi Taman Sari Kota Sungailiat Kabupaten Bangka.” Prosiding Perencanaan Wilayah Dan Kota 188–94.

Rahayu, Sugiharti Dewi. 2020. “REVITALISASI NANJIDO MENJADI EKOWISATA KOTA SEOUL.”

Ramadhani, Cut Sari Natasya. 2020. “Revitalisasi Taman Edukasi Avros Sebagai Kawasan Wisata Alam Dan Sejarah Di Kota Medan.”

Tri Hapsari, Yulia. 2002. “Revitalisasi Taman Balekambang Sebagai Tempat Rekreasi Di Surakarta.”

Wongso, Jonny. 2002. “Strategi Revitalisasi Kawasan Pusat Kota Bukittinggi.” Strategi Revitalisasi Kawasan Pusat Kota Bukittinggi 1–8.




DOI: http://dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v13i1.009

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Layout Jurnal Vitruvian: Download

Declaration & CTA Form Vitruvian: Download

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : [email protected]
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats