KUALITAS PENCAHAYAAN ALAMI DAN PENGHAWAAN ALAMI PADA BANGUNAN DENGAN FASADE ROSTER (Studi Kasus: Ruang Sholat Masjid Bani Umar Bintaro)

Christy Vidiyanti, Siti Farah Diba Boru Tambunan, Siti Farah Diba Boru Tambunan, Yasin Alfian, Yasin Alfian

Abstract


ABSTRAK

Peran bukaan cahaya pada sebuah bangunan turut andil dalam menciptakan kualitas pencahayaan alami yang baik. Perlu direncakan bukaan cahaya yang sesuai dengan lokasi bangunan tersebut. Lubang cahaya yang terlalu besar, dapat mengakibatkan cahaya matahari masuk dalam jumlah besar, yang sekaligus membawa radiasi masuk ke dalam bangunan. Hal ini mengakibatkan adanya dilema bahwa sinar matahari yang masuk kedalam bangunan akan mempengaruhi kondisi termal ruang. Sehingga dibutuhkan adanya kondisi dimana pencahayaan alami dan penghawaan alami pada ruang menjadi seimbang. Masjid Bani Umar ini selubung bangunannya menggunakan roster. Indonesia sebagai sebuah Negara tropis, menyebabkan memiliki musim panas yang panjang. Bangunan dengan selubung menggunakan roster, perlu dilakukan kajian terhadap cahaya matahari yang diterima oleh bangunan tersebut. Disebabkan bahwa roster membatasi cahaya matahari yang masuk ke dalam ruang. Kondisi tersebut perlu pula diuji kondisi termalnya. Penelitian ini memfokuskan pada kajian kualitas pencahayaan alami dan penghawaan alami pada bangunan dengan selubung roster. Metode yang dignakan adalah metode evaluatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil kondisi penghawaan alami pada Masjid Bani Umar belum dapat memenuhi standar yang ditetapkan. Kondisi pada Masjid Bani Umar masih lebih tinggi dari standar yang ditetapkan sehingga sensasi termal yang dirasakan oleh pengguna adalah agak hangat dan hangat.Sedangkan kondisi pencahayaan alami pada Masjid Bani Umar juga belum memenuhi standara pencahayaan menurut SNI. Kondisi pencahayaan alami pada Masjid Bani Umar masih lebih rendah dari standar yang ditetapkan. Namun, untuk nilai kualitas pencahayaan alami, kondisi pencahayaan pada Masjid Bani Umar masih memenuhi standar. Hal ini menandakan bahwa pencahayaan alami Masjid Bani Umar belum dapat memenuhi standar namun pencahayaan yang dihasilkan seragam.

 

Kata Kunci :     Pencahayaan alami, penghawaan alami, roster, kualitas termal, kualitas visual, masjid tropis


Full Text:

PDF

References


Bennett, Kristin Mc William (2008) :Light in Archtecture: Natural and Artifcial Lighting Techniques that Brighten Our Sacred Spaces; Thesis, Department of Architecture; The University of Utah.

Ferreira, Camila; Soares, Carla Patrícia; Rocha, Paula (2011) :Research on Energy Saving Potential of Daylighting in Tropical Climates: A Case Study of The Building Ibope, Brazil; Proceedings of Building Simulation 2011: 12th Conference of International Building Performance Simulation Association, Sydney.

Handayani, Teti (2010) : Efisiensi Energi Dalam Rancangan Bangunan, Spektrum Sipil, Vol. 1, No. 2 : 102 - 108, Agustus 2010.

Heschong, Lisa (2002) :Daylighting And Human Performance.ASHRAE Journal.

IEA International Energy Agency (2000) : Daylight in Buildings A Source Book on Daylighting System and Components.

IEA International Energy Agency (2010) :Daylight in Buildings, ECBS Annex 29 / SHC Task 21 Project Summary Report.AECOM Ltd; United Kingdom.

IESNA (2010) :The IESNA Lighting Handbook Reference & Application edisi 9. Illuminating Engineering Society of North America, New York.

Los Alamos National Laboratory (2013). Los Alamos National Laboratory Sustainable Design Guide:The Building Architectural Design. US Department of Energy.

Marc Fontoynont, Aris Tsangrassoulis, Afroditi Synnefa (2004) :SynthLight HandbookChapter 2: Daylighting.

Sangkertadi, Prof.Dr.Ir.; Arsitektur Bioklimatik: Hemat Energi, Nyaman, dan Ramah Lingkungan; Pidato ilmiah pengukuhan guru besar; Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi; 9 April 2008; diambil dalam https://www.academia.edu/4375717/ Arsitektur_Bioklimatik.

Szokolay, Steven V. (2007) :Solar Geometry. Passive and Low Energy Architecture International (PLEA Notes).

Veitch, J. A. (2006). Lighting For High-Quality Workplaces. In: Clements-Croome, Derek (Ed.), Creating the Productive Workplace, seconded.Taylor & Francis, London, pp. 206–222.

BSN (2010). Revisi SNI 03-6197: Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan

BSN (2001). SNI 03-2396-2001 :Tata Cara Perancangan Pencahayaan Alami Siang Hari untuk Rumah dan Gedung


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Layout Jurnal Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10038

Declaration & CTA Form Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10079

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : arsitektur@mercubuana.ac.id
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats