STRATEGI PENINGKATAN FUNGSI DAN LUASAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PADAT JALAN MARGA JAYA, TANGERANG

Steven Lim, Samsu Hendra Siwi

Abstract


Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan komponen tata ruang kota modern yang krusial karena memiliki fungsi multidimensi seperti aspek ekologi, sosial serta estetika. Pesatnya pembangunan perkotaan dan urbanisasi seringkali menyebabkan pertumbuhan permukiman organik informal serta dis-fungsi infrastruktur, termasuk minimnya RTH dalam mewadahi aktivitas publik. Kondisi ini menunjukkan perlunya kajian mendalam untuk peningkatan keberlanjutan permukiman. Salah satu kawasan yang mengalami pertumbuhan pesat dan menjadi magnet ekonomi adalah kawasan Alam Sutera, Tangerang. Permukiman organik yang tumbuh di tengah kota kawasan Alam Sutera adalah Jalan Marga Jaya, Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dis-fungsi RTH eksisting berdasarkan kriteria berdasarkan Permen PU No.05/PRT/M/2008, yaitu ekologis, sosial budaya, arsitektural estetika dan pengelolaan, serta merumuskan sintesis desain strategis untuk peningkatan fungsi dan luasan RTH. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap indikator kualitas RTH. Hasil analisis menunjukkan bahwa RTH eksisting hanya berjumlah 11.8% dan kualitas fungsinya tidak optimal. Hasil temuan penelitian berupa implementasi atap hijau pada hunian warga, menciptakan ruang bermain anak di atas lapangan olah raga dengan struktur komposit serta peningkatan RTH publik dan privat kawasan. Hasil sintesis desain berhasil meningkatkan luasan RTH kawasan untuk memenuhi standar minimum pemerintah yaitu 30% dan membentuk infrastruktur hijau yang fungsional dan berkelanjutan.


Keywords


disfungsi ruang; pemanfaatan ruang publik; ruang terbuka hijau.

References


Cresswell, R., & Grove, A. (2013). City Landscape: A Contribution to the Council of Europe's European Campaign for Urban Renaissance. Cambridge: Butterworth-Heinemann.

Hastuti, E. (2011). Kajian Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumahan sebagai Bahan Revisi SNI 03-1733-2004. Jurnal Standardisasi, 13(1), 36 - 44. Diambil kembali dari https://js.bsn.go.id/index.php/standardisasi/article/viewFile/14/pdf

Heryana, D., & Firmansyah, A. (2024). GREEN INFRASTRUCTURE FRAMEWORK: SEBUAH STRATEGI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR HIJAU NASIONAL. Journal of Law, Administration, and Social Science.

Kabisch, N., Korn, H., & Stadler, J. (2017). Nature-Based Solutions to Climate Change Adaptation in Urban Areas. Springer Open.

Kusumasindy, R., & Rahayu, S. (2022). Implikasi Perubahan Kerapatan Bangunan Dan Kerapatan Vegetasi Terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH)Di Kota Tangerang. Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota.

Mahipal, Setiadhi, A. N., Sasiras, A. A., Irawan, M. L., & Abdullah, N. (2024). UPAYA MENINGKATKAN RUANG TERBUKA HIJAU PADA KAWASAN BOGOR. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and Legal Theory.

Pratama, I. D., Salahudin, & Roziqin, A. (2021). Tata Kelola Kolaboratif Ruang Terbuka Hijau: Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(02), 125 - 139. Diambil kembali dari https://journal.ipb.ac.id/jurnalkmp/article/view/36310/22578

Pratiwi, P., & Rahman, B. (2025). Potensi Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berdasarkan Guna Lahan. Jurnal Kajian Ruang .

Purnomohadi, N. (2006). Ruang Terbuka Hijau Sebagai Unsur Utama Tata Ruang Kota. Jakarta: Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum. Diambil kembali dari https://pu.go.id/pustaka/biblio/ruang-terbuka-hijau-sebagai-unsur-utama-tata-ruang-kota/JDD3B7

Ratnasari, F. D., Koeswahyono, I., & Fadli, M. (2015). Optimalisasi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kabupaten Bekasi Melalui Perjanjian Pemanfaatan Ruang Berbasis Regulasi Hijau. Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, 1 - 20. Diambil kembali dari https://media.neliti.com/media/publications/35400-ID-optimalisasi-penyediaan-ruang-terbuka-hijau-di-kabupaten-bekasi-melalui-perjanji.pdf

Septiani, N. (2024). Green Open Spaces as an Alternative for Enhancing the Psychological Well-Being of Urban Communities: A Systematic Literature Review (SLR). Journal of Health, 106 - 113. Diambil kembali dari https://banuainstitute.org/JOHE/article/view/119

Sugiyanto, E., & Sitohang, C. A. (2017). OPTIMALISASI FUNGSI RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI RUANG PUBLIK DI TAMAN AYODIA KOTA JAKARTA SELATAN. Jurnal Populis.

Yogaswari, N., Ninin, R. H., & Muliadi, R. (2024). PERAN KEMUDAHAN AKSES LINGKUNGAN ALAM DALAM HUBUNGAN ANTARA KEDEKATAN ALAM DAN KEBAHAGIAAN HIDUP MASYARAKAT URBAN. Jurnal Psikologi.




DOI: http://dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2026.v16i1.003

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan

License URL: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/editor/viewMetadata/37321

Layout Jurnal Vitruvian:Download

Declaration & CTA Form Vitruvian:Download

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : [email protected]
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats