EVALUASI PENCAHAYAAN ALAMI DAN NILAI OTTV SELUBUNG BANGUNAN UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA RUSUNAWA DAAN MOGOT UNIT A

Authors

  • Sutrisno Aji Prasetyo Universitas Pelitabangsa, Indonesia
  • Harry Miarsono Universitas Pelita Bangsa, Indonesia
  • Syarif Hidayatullah
  • Lanjar Setiawan Universitas Pelita Bangsa, Indonesia

Keywords:

rusunawa, pencahayaan alami, OTTV, simulasi DIALux, efisiensi energi.

Abstract

Perancangan hunian vertikal khususnya rumah susun sewa (rusunawa) seringkali belum memenuhi standar efisiensi energi yang dipersyaratkan, terutama terkait optimasi bukaan ventilasi sebagai media pencahayaan alami dan pengendalian beban panas termal selubung bangunan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pencahayaan alami melalui bukaan ventilasi eksisting dan menghitung nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) selubung bangunan pada Rusunawa Daan Mogot Unit A, Kalideres, Jakarta Barat, sebagai indikator efisiensi energi dalam kerangka penilaian Greenship GBCI. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui simulasi perangkat lunak DIALux pada 884 ruang di 10 lantai dan perhitungan OTTV berdasarkan SNI 6389:2020, dengan pemodelan tiga dimensi menggunakan SketchUp sebagai dasar input. Objek penelitian adalah Rusunawa Unit A yang memiliki total 784 unit bukaan ventilasi jendela terdiri dari tiga tipe (Type 1: 135×150 cm, Type 2: 70×150 cm, Type 3: 260×150 cm) yang terdistribusi pada empat orientasi fasad. Hasil simulasi menunjukkan rata-rata pencahayaan alami sebesar 1.210,96 lux pada seluruh lantai 1 hingga 10, dengan 45,6% dari total 884 ruang aktif memperoleh cahaya alami ≥300 lux, seluruhnya telah memenuhi standar minimum 250 lux sesuai SNI 03-6575-2001 dan SNI 6197:2020. Namun demikian, nilai OTTV total bangunan diperoleh sebesar 47,257 W/m², melebihi batas SNI 6389:2020 (≤35 W/m²) dan Pergub DKI Jakarta No. 5 Tahun 2026 (≤45 W/m²), dengan komponen OTTV Solar sebagai penyumbang terbesar sebesar 55,9%. Sebagai rekomendasi, penggantian spesifikasi kaca menjadi kaca Low-Emissivity (Low-E) dengan Shading Coefficient SC ≤ 0,24 dan penerapan elemen peneduh horizontal pada orientasi Utara dan Selatan diperlukan untuk memenuhi standar efisiensi energi yang dipersyaratkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anastiti, P. N. (2020). Analisis Nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) sebagai Konservasi Energi Selubung Bangunan pada Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Avesta, R., Putri, A. D., Hanifah, R. A., Hidayat, N. A., & Dunggio, M. D. (2017). Strategi desain bukaan terhadap pencahayaan alami untuk menunjang konsep bangunan hemat energi pada Rusunawa Jatinegara Barat. Jurnal Rekayasa Hijau, 1(2), 124–135. https://doi.org/10.26760/jrh.v1i2.1633

Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-2396-2001: Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-6575-2001: Tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada bangunan gedung. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 6197:2020: Konservasi energi pada sistem pencahayaan. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 6389:2020: Konservasi energi selubung bangunan pada bangunan gedung. BSN.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta. (2024). Dokumen desain Rusunawa Jalan Daan Mogot KM 18, Kalideres, Jakarta Barat (No. IRK V2NPTWBZ/IRK/14/05/2024). Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta.

Green Building Council Indonesia. (2014). Greenship rating tools untuk bangunan baru versi 1.2. GBCI. http://www.gbcindonesia.org/

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2012). Buku pedoman energi efisiensi untuk desain bangunan gedung di Indonesia. Kementerian PUPR.

Lasty, D. R. KS., Rahim, R., & Hamzah, B. (2015). Tingkat pencahayaan alami pada rumah susun: Studi kasus Rusunawa Mariso. Jurnal Sains & Teknologi, 14(1), 29–36.

Mangkuto, R. A. (2016). Akurasi perhitungan faktor langit dalam SNI 03-2396-2001 tentang pencahayaan alami pada bangunan gedung. Jurnal Permukiman, 11(2), 110–115. https://doi.org/10.31815/jp.2016.11.110-115

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2026). Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang efisiensi energi dan air pada bangunan gedung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang rumah susun. Sekretariat Negara.

Evaluasi nilai overall thermal transfer value (OTTV) pada bangunan gedung. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh. https://teras.unimal.ac.id/teras/article/view/1319

Published

2026-07-27

How to Cite

1.
Prasetyo SA, Harry Miarsono, Hidayatullah S, Setiawan L. EVALUASI PENCAHAYAAN ALAMI DAN NILAI OTTV SELUBUNG BANGUNAN UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA RUSUNAWA DAAN MOGOT UNIT A . Vitruvian [Internet]. 2026 Jul. 27 [cited 2026 Jul. 27];16(2). Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/38912

Issue

Section

Articles