Analisis Tekno Ekonomi Biaya Capex dan Opex Implementasi Jaringan Long Term Evolution Area Banten

Authors

  • Totok Yuwanto Indosat Jakarta,

DOI:

https://doi.org/10.22441/incomtech.v8i1.2142

Keywords:

LTE, tekno-ekonomi, coverage planning, capacity estimation, DCF

Abstract

Dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan kebutuhan penggunaan data maka diperlukan suatu jaringan telekomunikasi yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut yaitu dalam hal kapasitas, kualitas, mobilitas dan kecepatan. Untuk memenuhi kebutuhan  tersebut maka perusahaan operator telekomunikasi  dituntut untuk menggelar  jaringan telekomunikasi  yang mempunyai kapasitas besar, kecepatan tinggi, handal dan mempunyai kualitas yang bisa memenuhi kebutuhan tsb .  Salah satu tehnologi seluler terbaru yang bisa memenuhi kebutuhan tsb adalah tehnologi LTE. Pada penelitian ini dianalisa secara teknologi dan ekonomi terhadap implementasi LTE release 8 pada jaringan operator existing dengan menggunakan skenario join base station. Model analisa yang digunakan berdasarkan prinsip tekno ekonomi dengan menggunakan metoda capacity planning and coverage estimation untuk menentukan perancangan teknologi LTE serta  metoda DCF untuk menganalisa secara ekonomi dan juga mengukur kelayakan biaya yang dikeluarkan untuk implementasi LTE tersebut. Hasil penelitian diperoleh nilai NPV positif  dan IRR sebesar 12.95% , dengan nilai Pay Back Period 3 Tahun 1 Bulan. Berdasarkan hasil tsb dapat disimpulkan bahwa implementasi jaringan berbasis Long Term Evolution  (LTE)  di propinsi Banten layak untuk di implementasikan. 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-12-10

How to Cite

[1]
T. Yuwanto, “Analisis Tekno Ekonomi Biaya Capex dan Opex Implementasi Jaringan Long Term Evolution Area Banten”, InComTech, vol. 8, no. 1, pp. 1–20, Dec. 2017.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.