Forensik Jaringan Terhadap Serangan ARP Spoofing menggunakan Metode Live Forensic

Authors

  • M. Nasir Hafizh Program Studi Magister Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
  • Imam Riadi Program Studi Sistem Informasi, Universitas Ahmad Dahlan
  • Abdul Fadlil Program Studi Teknik Elektro, Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.22441/incomtech.v10i2.8757

Keywords:

ARP Spoofing, Distributed Denial of Service, Forensik Jaringan, Live Forensic, Man In The Middle Attack, Sniffing,

Abstract

Pada jaringan komputer, protokol yang bertugas untuk untuk menerjemahkan IP address menjadi MAC Address adalah Address Resolution Protocol (ARP). Sifat stateless pada protokol ARP, menyebabkan protokol ARP memiliki celah dari segi keamanan. Celah ini dapat menimbulkan serangan terhadap ARP Protocol, disebabkan karena ARP request yang dikirimkan secara broadcast, sehingga semua host yang berada pada satu broadcast domain dapat merespon pesan ARP tersebut walaupun pesan tersebut bukan ditujukan untuknya. Serangan inilah yang biasa disebut dengan ARP Spoofing. Serangan ini dapat berimbas pada serangan-serangan yang lain, seperti serangan Man In The Middle Attack, Packet Sniffing, dan Distributed Denial of Service. Metode Live Forensic digunakan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi serangan ketika sistem dalam keadaan menyala. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terbukti bahwa dengan penggunaan metode Live Forensics, investigator dapat dengan cepat mendeteksi suatu serangan dan mengidentifikasi penyerangnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-08-21

How to Cite

[1]
M. N. Hafizh, I. Riadi, and A. Fadlil, “Forensik Jaringan Terhadap Serangan ARP Spoofing menggunakan Metode Live Forensic”, InComTech, vol. 10, no. 2, pp. 111–120, Aug. 2020.

Issue

Section

Articles