SPK Penerima Program Keluarga Harapan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Studi Kasus : Nggongi(Desa Ananjaki)

Authors

  • Since Rolia Tamu Apu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
  • Alfrian Carmen Talakua Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/jitkom.v10i1.010

Keywords:

Alternatif, Anajaki, PKH, SAW, SPK

Abstract

Keluarga penerima manfaat yang telah diidentifikasi memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial bersyarat di bawah Program Keluarga Harapan (PKH). Permasalahan yang dihadapi adalah, meskipun situasi sosial ekonomi masyarakat berubah setiap tahunnya, pendamping PKH masih beroperasi secara manual dan sistem pendataan masih menggunakan data yang sudah usang. Menanggapi permasalahan tersebut, peneliti ingin mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan untuk pendaftar Program Keluarga Harapan dengan menggunakan pendekatan Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu mengurangi kesalahan dalam mengidentifikasi pendaftar PKH. Sistem ini akan dibuat berdasarkan hasil observasi di Desa Ananjaki. Dengan adanya sistem ini juga membantu pemerintah desa meminimalisir terjadinya salah sasaran yang berdampak pada masyarakat yang seharusnya mendapatkan malah tidak mendapatkan. Metode SAW menentukan hasil akhir dengan cara memasukkan data yang sesuai dengan kriteria dan bobot sehingga dapat menghasilkan sebuah keputusan. Berdasarkan pengujian terhadap 5 data sampel warga, sistem ini berhasil melakukan perhitungan dan merangking alternatif secara akurat. Sistem merekomendasikan alternatif A1 (Nurma) sebagai prioritas utama penerima bantuan dengan nilai akhir tertinggi sebesar 0,92. Implementasi sistem ini terbukti efektif dalam memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih transparan dan terkomputerisasi

Author Biographies

Since Rolia Tamu Apu, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Teknik Informatika

Alfrian Carmen Talakua, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Teknik Informatika

References

[1] M. Umbu, “Penduduk Miskin di NTT Meningkat, Ini Penyebabnya - Victory News,” Penduduk Miskin di NTT Meningkat, Ini Penyebabnya - Victory News, July 18, 2023. https://www.victorynews.id/kupang/3319511531/penduduk-miskin-di-ntt-meningkat-ini-penyebabnya (accessed July 17, 2026).

[2] Ernestus Holivil, “Ketimpangan Ketenagakerjaan dan Dinamika Kemiskinan di NTT: Analisis Faktor Penyebab dan Implikasi Kebijakan,” Jurnal Administrasi Publik, vol. 20, no. 2, pp. 203–226, Dec. 2024, doi: 10.52316/jap.v20i2.374.

[3] ‌Orce Kabunggul, M. Ali, M. H. Idris, M. A. Jailani, and Muhaimin Muhaimin, “Analisis Kemiskinan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam Perspektif Ekonomi Politik,” Jurnal Hukum dan Adminstrasi Publik, vol. 3, no. 2, pp. 145–161, 2025, doi: 10.61813/jhap.v3i2.224.

[4] ‌R. Ardian, Y. Yulmardi, and A. Bhakti, “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jambi,” Jurnal Ekonomi Aktual, vol. 1, no. 1, pp. 23–34, Aug. 2021, doi: 10.53867/jea.v1i1.3.

[5] ‌Baiq Dewi Kamariani, Nur Fitri Eka Asbarini, Asrifia Ridwan, and Abdul Chalel Rahman, “Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,” JOURNAL OF Administrative And Social Science, vol. 5, no. 1, pp. 205–219, Jan. 2024, doi: 10.55606/jass.v5i1.929.

[6] L. Riyanti, G. Ali, and Amril, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW),” Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi, pp. 186–191, Nov. 2022, doi: 10.37034/jsisfotek.v4i4.177.

[7] ‌F. Fadhliazis dan S. Sarjono, “Analisis Dan Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Dengan Simple Additive Weighting (SAW) Pada Dinas Sosial, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi”, Jurnal MSI UNAMA, vol. 4, no. 2, hlm. 126–136, Jun 2019.

[8] L. V. Aprilian and M. H. K Saputra, Belajar cepat metode SAW, Pertama. Bandung: m harry, 2020

[9] Meysa Malika, Saskia A. Hsb, Silmi S, Rosmayanti Rosmayanti, and Berlianti Berlianti, “Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam Meningkatkan Sistem Jaminan Sosial,” SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, vol. 2, no. 4, pp. 125–130, Dec. 2024, doi: 10.62383/sosial.v2i4.482.

[10] ‌Nur Aizah, L. O. S. Firmandala, and Nur Azise, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Berbasis Website,” Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, vol. 16, no. 1, pp. 14–23, 2025, doi: 10.51903/jtikp.v16i1.920.

[11] ‌P. Diah, Sartika Dewi, and Suryati Suryati, “Penerapan Metode AHP dan SAW untuk Penentuan Kenaikan Jabatan Karyawan,” JATISI, vol. 5, no. 1, pp. 60–73, 2018, doi: 10.35957/jatisi.v5i1.130.

[12] ‌N. R. P. Mulyo, M. A. D. Widyadara, and L. S. Wahyuniar, “Analisis Perbandingan Metode SAW dan TOPSIS Pada Sistem Rekomendasi Penerima Bantuan Sosial,” Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), vol. 9, no. 1, pp. 771–779, 2025, doi: 10.29407/kww48483.

[13] Lalu Puji Indra Kharisma, Sahni Kusmayanti, and Yudi Sutaryana, “Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Lekor Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) BERBASIS WEB,” TEKNIMEDIA: Teknologi Informasi dan Multimedia, vol. 4, no. 2, Dec. 2023, doi: 10.46764/teknimedia.v4i2.154

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

[1]
S. R. T. Apu and A. C. Talakua, “SPK Penerima Program Keluarga Harapan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Studi Kasus : Nggongi(Desa Ananjaki)”, JITKOM, vol. 10, no. 1, pp. 53–58, Jan. 2026.

Issue

Section

Articles