Pengaruh Sudut Surya Terhadap Daya Keluaran Sel Surya 10 WP Tipe Polycristalline

Authors

  • Hendry Sakke Tira mechanical engineering mataram university

DOI:

https://doi.org/10.22441/jtm.v7i2.2676

Keywords:

Solar cell, solar emulator, polycrystalline, angle of solar cell, solar irradiance

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan dalam pemanfaatan energi matahari adalah dengan menggunakan teknologi sel surya atau panel surya. Teknologi sel surya merupakan sebuah teknologi yang mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Penelitian ini membahas tentang simulasi sel surya dengan menggunakan Solar Emulator, sel surya jenis polycrystalline dengan daya keluaran maksimal 10 WP. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan pengaruh sudut panel surya dengan cara  mengetahui tegangan dan arus optimal berdasarkan data intensitas radiasi matahari dari tanggal 17 Maret sampai 25 Maret 2016. Variasi yang digunakan adalah variasi sudut sel surya. Metode penelitian yaitu menghidupkan solar emulator, mengatur sudut datang surya dan sudut elevasi. Lalu mengatur intensitas radiasi lampu halogen sebagai pengganti matahari dengan mengatur intensitasnya berdasarkan data intensitas radiasi matahari tersebut. Mengatur sudut sel surya. Tegangan dan arus yang keluar diperoleh dengan menyinari sel surya dengan bola lampu halogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut panel surya yang efisien berdasarkan data yang diperoleh adalah pada sudut panel 10° dibandingkan dengan sudut panel 20° dan 30° karena pemanfaatan intensitas radiasi terbesar biasanya efektif pada waktu 10.30-14.30 WITA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Febtiwiyanti AE, Sidopekso S. (2010). Studi Peningkatan Output Modul Surya Dengan Menggunakan Reflektor. Berkala Fisika.2:101-104.

Twidell J, Weir. (2006). Renewable Energy Resources, 2nd edition, Taylor & Francis. New York, USA.

Tira HS, Natsir A, Anwar MS. (2017). Studi Eksperimental pada Emulator Surya Berdasarkan Intensitas Matahari terhadap Unjuk Kerja Sel Surya 10 WP Polycristalline. Rotasi. 19: 237-242.

Paudyal BR, Shakya SR. (2016). Dust Acumulation Effects on Efficiency of Solar PVModules for off Grid Purpose: A Case Study of Kathmandu. Solar Energy. 135: 103-110.

Stamatescu I, Fagarasan I, Stamatescu G. (2014). 24th DAAAM International Symposium on Intelligent Manufacturing and Automation 2013. Procedia Engineering. 69: 500-507.

Putranto T. (2016). Analisa Penggunaan Solar Reflector Dan Variasi Kecepatan Angin Terhadap Unjuk Kerja Modul Surya Fotovoltaik (PV) Polycrystalline. Tugas akhir S1, Fakultas Teknik, Universitas Mataram.

Tanesab JA. (2007), Analisis Pengaruh Peningkatan Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Daya Keluaran Modul Photovoltaic di Laboratorium Sistem Protekti Politeknik Negeri Kupang, Mitra, Tahun XIII. 3: 315-319.

Rizali M, Irwandy. (2015). Pengaruh Temperatur Permukaan Sel Surya Terhadap Daya Pada Kondisi Eksperimental Dan Daya, Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mssin XIV (SNTTM XIV).

Downloads

Published

2018-07-21

How to Cite

[1]
H. S. Tira, “Pengaruh Sudut Surya Terhadap Daya Keluaran Sel Surya 10 WP Tipe Polycristalline”, JTM, vol. 7, no. 2, pp. 69–74, Jul. 2018.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.