KONSTRUKSI PEREMPUAN MASKULIN PADA FILM BRAVE DAN MOANA

Authors

  • Luna Safitri salsabil Mercu Buana University, Indonesia

Abstract

Perempuan dalam konstruksi sosial selalu digambarkan feminim, seperti pada film Disney. Namun film Disney saat ini di awal tahun 2010an, muncul pergeseran citra perempuan pada film animasi Disney khususnya film Brave dan Moana. Perempuan yang pada dahulu film Disney mencitrakan diposisi subordinasi, dependen, dan pasif kini berubah menjadi sosok yang mandiri, mampu memimpin, aktif dan tidak membutuhkan laki-laki.. Konsep Gender dan Media penelitian ini bertujuan melihat bagaimana media mengkonstruksi perempuan. Teori yang digunakan teori gender yang membahas bagaimana konstruksi dan memetakan gender. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan semiotika Chris Mertz dan semiotika  Charles sanders piere dalam mengintrepretasi data. Paradigma dalam penelitian ini adalah konstruktivis sehingga dapat menjelaskan bagaimana makna dibentuk. Hasil penelitian ini mengkonstruksikan perempuan menjadi tokoh utama dalam film brave (merida) dan moana (moana) yang mengarah pada karateristik maskulin. Seperti kuat, rasional, berani, suka berpetualang, kesetaraan, mampu berspekulasi, mandiri, petarung, bernegosiasi, ambisius, kuat, manipulatif. Saran dari penelitian ini diharapkan penelitian ini menjadi referensi mengenai studi gender dan memberikan kesadaran tentang menjadi perempuan pada zaman ini.

Kata kunci: Semiotika, Christian Metz, Charles Sanders Pierce, gender

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Luna Safitri salsabil, Mercu Buana University

Magister Ilmu Komunikasi

Published

2026-07-26

How to Cite

salsabil, L. S. (2026). KONSTRUKSI PEREMPUAN MASKULIN PADA FILM BRAVE DAN MOANA. Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising, 15(1). Retrieved from https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/marcommers/article/view/6876

Issue

Section

Articles