Pengaruh Celebrity Worship terhadap Perilaku Compulsive Buying pada Kpopers Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.22441/merpsy.v15i1.19810Keywords:
celebrity worship, compulsive buying, kpopersAbstract
Fenomena Korean pop atau Kpop saat ini sedang berkembang di Indonesia, perasaan penggemar untuk menyukai, mengagumi dan tertarik kepada idolanya dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan atau membeli merchandise terkait idolanya, hal tersebut dapat membuat seseorang memiliki perilaku compulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari celebrity worship terhadap perilaku compulsive buying. Subjek penelitian merupakan penggemar Kpop atau yang biasa disebut Kpopers di usia dewasa awal sebanyak 100 orang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis regresi sederhana. Alat ukur yang digunakan adalah skala celebrity attitude scale yang dikembangkan oleh Maltby dan skala compulsive buying yang dikembangkan oleh Elizabeth A Edwards. Skala tersebut dimodifikasi untuk keperluan pada penelitian ini. Hasil penelitian dari pengolahan data dan pembahasan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa celebrity worship memiliki pengaruh yang signifikan sebesar 52,4% terhadap perilaku compulsive buying, 47,6% perilaku compulsive buying dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel dari penelitian ini.Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Merpsy Journal.
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. Merpsy is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









