RAGAM MODIFIKASI RUANG DALAM ANGKUTAN KOTA UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DAN KENYAMANAN
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2019.v6.i1.006Keywords:
Variety, Service, Modification, Interior, City TransportationAbstract
Angkutan kota merupakan salah satu alternatif kendaraan yang digunakan untuk melakukan kegiatan perpindahan tempat. Angkutan kota sebagai salah satu pilihan masyarakat yang digunakan untuk dapat mengakomodasikan kegiatan mereka yang berada di tempat lain. Modifikasi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk dapat menarik perhatian. Dengan adanya modifikasi, maka diharapkan dapat memberikan daya tarik orang untuk dapat melihat lebih bahkan untuk dapat mencoba. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil mengenai adanya hubungan yang terjadi antara keragaman modifikasi yang dilakukan sebagai salah satu bentuk dari pelayanan yang diberikan dari pengemudi dan pemilik angkutan kota sehingga akan berdampak kepada hadirnya daya tarik dengan dilakukannya modifikasi pada ruang dalam angkutan kota. Modifikasi yang dilakukan pada angkutan kota, telah sampai pada setiap bagian luar atau ruang dalam dari angkutan kota. Dengan adanya ragam modifikasi yang dilakukan pada ruang dalam angkutan kota maka dituntut juga untuk dapat memberikan pelayanan yang baik.Downloads
References
Andriariza,Y. (2006). Pembuatan Aplikasi Untuk Perencanaan Trayek Angkutan Kota Di Kota Mojokerto. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Surabaya
Boris S. P. (1977). Public Transportation and Land Use Policy. Indiana University Press: Bloomington.
Burhan B. (2001). Metodologi Penelitian Sosial: Format-format Kualitatif dan Kuantitatif. Airlangga University Press: Surabaya
Convelo G, C. (1993). Pengantar Metode Penelitian. Universitas Indonesia: Jakarta.
Hakim, C. (1987). Research Design: Strategies and Choices in the Design of Social Research, Contemporary Social Research 13thSeries. Allen and Unwin: London.
Idwan, S.(1996). Perencanaan Prasarana Angkutan Umum. Pusat Studi Transportasi Dan Komunikasi, Institut Teknologi Bandung: Bandung.
Naada, Z. (2017). Pengaruh Desain Interior Pada Faktor Kenyamanan Pasien Di Ruang Tunggu Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Jurnal NARADA. Volume 4, Nomor 3, Desember 2017. Hal 239-257. Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Universitas Mercu Buana: Jakarta
Ramadhan, A. (2017). Sistem Mekanis dari Objek Wisata sebagai Daya Tarik (Studi Kasus Jembatan Kota Intan Kota Tua Jakarta). Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni. Volume 1, Nomor 1, April 2017. Hal 1-12. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara: Jakarta
Setjowarno, D. dan Frazila, R.B (2001) Pengantar Sistem Transportasi. Edisi pertama. Penerbit Universitas Katolik Soegijapranata: Semarang
Singarimbun, M dan Efendi S. (1989). Metode Penelitian Survei. LP3S: Jakarta.
Soedarwanto, H. (2018). Teori Vitruvius Vs Teori Sir Henry Wotton Dalam Desain Produk. Jurnal NARADA. Volume 5, Nomor 2, September 2018. Hal 17-26. Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Universitas Mercu Buana: Jakarta
Moenir, A.S. (2010). Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia. Bumi Aksara: Jakarta
Morlok, E. (1991). Pengantar Teknik Dan Perencanaan Transportasi, Penerbit Erlangga: Jakarta
Pertiwi,P, I . Kartono,J dan Putra, A,H. (2009). Budaya Sopir Angkutan Kota Di Kota Bandung. Departemen Sosioteknologi Fakultas Seni Rupa Dan Desain Institut Teknologi Bandung: Bandung
Warpani,S. (1990). Merencanakan Sistem Perangkutan. Penerbit ITB: Bandung
Yarmen, M dan Bakti, I,G,M, Y. (2013). Kualitas Pelayanan Angkutan Kota (Angkot) Di Jawa Barat : Perspektif Siswa. Conference Paper Hal. 192-2002 Annual Meeting On Testing And Quality AMTeQ 2013. 23–24 Oktober 2013. Universitas Airlangga: Surabaya









