KAJIAN PENERAPAN DESAIN UNIVERSAL PADA RUANG KULIAH BAGI DISABILITAS PENDENGARAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi kasus : Ruang Kuliah Gedung CADL di ITB)
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2019.v6.i1.001Keywords:
disabilitas pendengaran, desain universal, Deaf Space, ruang kuliah CADL di ITBAbstract
Hambatan arsitektural bagi disabilitas pendengaran terhadap desain universal yang diaplikasikan dalam kebutuhan jauh lebih jelas dan biasanya melibatkan informasi. Padahal disabilitas pendengaran memiliki kebutuhan ruang yang bersifat lebih spesifik. Penelitian bertujuan berusaha untuk memperbaiki konsep desain asli dengan membuat perguruan tinggi lebih universal dan mengintegrasikan penerapan desain universal dengan desain Deaf Space di ruang kuliah. Ruang kuliah berfungsi sebagai tempat kegiatan belajar mengajar bagi mahasiswa disabilitas pendengaran dan strategi untuk mengatasinya. Studi kasus di ruang kuliah gedung CADL di ITB, kemudian dilakukan eksperimen simulasi ruang kuliah bagi responden mahasiswa aktif/alumni/drop out disabilitas pendengaran dan informan kunci yang memahami regulasi desain universal. Guna memecahkan masalah tersebut, mendesain sebuah konsepsi desain Deaf Space kemudian dijelaskan penerapan konsep desain universal yang terkait aspek elemen interior. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dan metode survei dengan teknik wawancara untuk mendapatkan data kebutuhan dari subjek penelitian. Penelitian juga bersifat evaluatif, yaitu menganalisis aspek elemen interior, yaitu area sirkulasi, tata letak furnitur, pencahayaan, warna dan akustik. Hasil penelitian menunjukkan aspe elemen interior tersebut di ruang kuliah belum memenuhi standar desain universal dan desain Deaf Space
Downloads
References
Arikunto. (2010). Prosedur penelitian sebuah pendekatan praktek. Yogyakarta, Rineka Cipta. hal. 118.
Atmadi, T. (2018). Evaluasi Pasca Huni Interior Kantor PT. Pupuk Indonesia Jakarta. NARADA: Jurnal Desain Dan Seni. 5 (2), 139-154.
Bauman, H. (2010). Deaf Space Design Guidelines. USA: Gallaudet University.
Crawford, Jean Burke (1996). Tubuh manusia. Jakarta: PT Tira Pustaka.
Creswell, J. W. (2013). Research design qualitative, quantitative and mixed methods approches. California: SAGE Publications.
Direktorat sarana dan prasarana, ITB. (2016): Denah ruang gedung CADL di ITB.
Goldsmith, Selwyn. (2000). Universal design, a manual of practical guidance for architecs. Oxford: Architectural Press. Pg. 1-2.
Laurens, J. M. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Mace, R. L. (1991). Accessible Environments: Toward Universal Design. New York: Van Nostrand Reinhold.
Peraturan Menteri PUPR No 14/M/PRT/2017. Kemudahan persyaratan bangunan. Jakarta.
Peraturan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi No 46/2017. PK-LK di PT
Peraturan Presiden Undang-U No 8/2016: Penyandang disabilitas. Jakarta.
Soedarwanto, S. (2018). Teori Vitruvius Vs Teori Sir Henry Wotton Dalam Desain Produk. NARADA: Jurnal Desain Dan Seni. 5 (2), 155-163.
Steinfeld, E., & Maisel, J.L. (2012). Universal Design, Creating Inclusive Environments. New Jersey: John Willey & Sons, Inc.
Story, M. F. (1998). The Universal Design File: Designing for People of All Ages and Abilities. North Carolina State University. Pg. 34-35.
Suryajaya, M. (2016). Sejarah estetika:era klasik - kontemporer. Jakarta: Gang Kabel dan Indie Book Corner. Hal.173-177.
Weisman, G. D. (1981). Modelling Environment Behavior System. Journal Of Man Environment Relation Vol.1 (2). Pensylvania.
Kusumarini, Y dan TNP, Utomo. (2008). Konsep Desain Kamar Mandi Bertema” Accessible Restroom” 2007 Analisis Penerapan Konsep 'Desain Universal' pada Sayembara Perancangan. Journal of Visual Art and Design.
Nordqvist, C. (2015): Deafness and hearing loss: Causes, symptoms and treatments. Diambil dari: http://www.medicalnewstoday.com/articles/249285.php?page (diunduh 1-9-2017)
Bauman, H. (2010). Deaf diverse design guidelines. Diambil dari: https://ced.berkeley.edu/events-media/events/hansel-baumandeafspace-rediscovering-somatic-ways-of-dwelling (Diunduh 19-10-2017)
Deaf Space individuality + integration in Gallaudet university by asta kronborg triilingsgaard. Diambil dari: https://issu.com/astatrilingsgaard/docs/deafspace_individuality_integration (Diunduh 11-1-2018)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









