RE-NATURED BUILDING: MERANCANG KAWASAN MIXED USE PADA DAERAH KUNINGAN, JAKARTA SELATAN

Penulis

  • Renata Happy Putri Nur Hidayah

Abstrak

Abstrak – Pertumbuhan pesat kota metropolitan seperti Jakarta mendorong kebutuhan akan bangunan yang tidak hanya multifungsi, tetapi juga ramah lingkungan. Salah satu solusi yang berkembang adalah bangunan mixed use dengan pendekatan arsitektur biofilik, yang menggabungkan fungsi hotel dan perkantoran dalam satu kawasan padat. Pendekatan ini tidak hanya menjawab tantangan keterbatasan lahan dan meningkatnya urbanisasi, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup penghuni melalui integrasi elemen alami dalam desain bangunan. Arsitektur berkelanjutan dan biofilik berperan penting dalam mengurangi dampak negatif pembangunan terhadap lingkungan, seperti peningkatan emisi karbon, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan penurunan kualitas udara. Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep desain gedung bertingkat mixed use yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan mampu mengembalikan hubungan alami antara manusia dan alam dalam lingkungan binaan. Dengan pendekatan “ReNatured Building”, perancangan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan arsitektur urban yang adaptif, ekologis, dan berpusat pada kesejahteraan manusia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-08-27

Cara Mengutip

1.
Hidayah RHPN. RE-NATURED BUILDING: MERANCANG KAWASAN MIXED USE PADA DAERAH KUNINGAN, JAKARTA SELATAN. TERAKOTA [Internet]. 27 Agustus 2026 [dikutip 28 Oktober 2026];4(2):018. Tersedia pada: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/terakota/article/view/35194

Terbitan

Bagian

Articles