PENGARUH WINDOW-TO-WALL RATIO (WWR) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI ENERGI BANGUNAN

Gervasius Herry Purwoko, LMF. Purwanto

Abstract


Jendela pada bangunan mempunyai peran yang sangat penting pada kinerja termal bangunan yang besarnya tergantung pada bentuk dan karakter dinding luar atau selubung bangunannya. Perbandingan luas jendela dengan luas dinding luar disebut Window-to-Wall Ratio (WWR), mempunyai kosekuensi dalam mengendalikan besarnya pemakaian energy pada bangunan. Permasalahannya adalah berapa nilai WWR yang dianggap optimal pada bentuk selubung yang berbeda-beda. Penelitian ini merupakan eksperimen model dengan menggunakan simulasi komputer untuk mengamati berbagai bentuk selubung bangunan perkantoran bertingkat banyak di Jakarta yang menggunakan beberapa besaran WWR untuk mencapai nilai optimal. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengubah-ubah besaran WWR mulai 50% hingga 20% pada beberapa bentuk selubung bangunan yang umum digunakan. Hasilnya dibandingkan dengan bangunan standar pada kondisi dasar. Pengamatan dilakukan dengan simulasi DOE-2.1E dengan menggunakan model bentuk dasar bangunan yang mengacu pada standar energy bangunan perkantoran untuk Indonesia, sedangkan model selubung bangunan diklasifikasikan kedalam 5 bentuk model yang umum digunakan di Indonesia. Hasil pengamatan menunjukkan perbedaan nilai optimasi tergantung karakter bentuk selubungnya, namun pada umumnya di semua bentuk selubung terjadi kecenderungan penurunan pemakaian energy pada WWR 50%-40%, tetapi kecenderungan tersebut mulai mengecil pada WWR 30% hingga 20%. Jika WWR terus dikurangi justru membuat ruangan dalam bangunan menjadi gelap dan akan meningkatkan pemakaian energy dikarenakan meningkatnya beban pencahayaan didalam bangunan.


Keywords


WWR; selubung bangunan; pemakaian energi bangunan

References


Casini, Marco. 2015. Smart Windows for Energy Efficiency of Buildings. Rome: Department of Planning, Design, and Technology of Architecture (PDTA), Sapienza University of Rome Italy. https://doi.org/10.15224/ 978-1-63248-030-9-56.

Chow, T.T., Fong, K.F., Givoni, B., Lin, Z. & Chan, A.L.S. 2010. “Thermal Sensation of Hong Kong People with Increased Air Speed, Temperature and Humidity in Air-Conditioned Environment.” Building and Environment 45 (10): 2177–83.

Dahlan, N.D., Jones, P.J. & Alexander, D.K. 2011. “Operative Temperature and Thermal Sensation Assessments in Non-Air-Conditioned Multi-Storey Hostels in Malaysia.” Building and Environment 46 (2): 457–67.

DOE-2 Basic Manual, Version 2.1D. 1990. Lawrence Berkeley Laboratory Publication, LBL-29140. Lawrence Berkeley Laboratory Publication.

Echenagucia, T. M.; Capozzoli, A.; Cascone, Y.; Sassone, M. 2015. “The Early Design Stage of a Building Envelope: Multi-Objective Search through Heating, Cooling and Lighting Energy Performance Analysis.” Applied Energy 154: 577–91.

Goia, F. 2016. “Search for the Optimal Window-to-Wall Ratio in Office Buildings in Different European Climates and the Implications on Total Energy Saving Potentia.” Sol. Energy 132: 467–92.

Halawa, E., van Hoof, J. & Soebarto, V. 2014. “The Impacts of the Thermal Radiation Field on Thermal Comfort, Energy Consumption and Control—A Critical Overvi.” Renewable and Sustainable Energy Reviews 37: 907–18.

IEA. 2013. “Energy Efficient Building Envelopes, Technology Roadma.” Technology Roadma. Paris.

Koo, C., Park, S., Hong, T. & Park, H.S. 2014. “An Estimation Model for the Heating and Cooling Demand of a Residential Building with a Different Envelope Design Using the Finite Element Method.” Applied Energy 114: 205–15.

Loekita, S. 2007. “Analisis Konservasi Energi Melalui Selubung Bangunan.” Civil Engineering Dimension 8(2): 93–98.

Mintorogo, D.S. 2006. “Unsustainable Building Façades and Fashions in Surabaya.” Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 33, No. 1 34 (1): 67–72.

Moonen, P.; Defraeye, T.; Dorer, V.; Blocken, B.; Carmeliet, J. 2012. “Urban Physics: E_ect of the Micro-Climate on Comfort, Health and Energy Demand.” Front. Archit. Res 1: 197–228.

Nasrollahi, F. 2015. Office Buildings Energy Efficient: Energy Efficiency with the Architectural Design. Berlin University. Berlin, Germany.

Purwoko, G.H. 1998. “Pemanfaatan Selubung Bangunan Dalam Mengendalikan Pemakaian Energi Pada Gedung Perkantoran Bertingkat Banyak Di Jakarta.”

———. 2019. “Pengaruh Overhang Dan Sirip Terhadap Konsumsi Energi Pada Bangunan Bertingkat Tinggi Di Jakarta.” Arsitekta: Jurnal Arsitektur Kota Dan Berkelanjutan 1 No.1: 7–12.

Raharja, I Putu Danu. 1991. “Penelitian Pemanfaatan Energi Bangunan Perkantoran Di Jakarta Dengan Menggunakan Program DOE-2.1D.”

Santoso, A. J. Dan Antaryama, I Gusti N. 2005. “Konsekuensi Energi Akibat Pemakaian Bidang Kaca Pada Bangunan Tinggi Di Daerah Tropis Lembab.” Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 33, No. 1 33 No.1: 70–78.

Saud, M. I. 2012. Pengaruh Konfigurasi Window to Wall Ratio, Solar Heat Gain Coefficient Dan Orientasi Bangunan Terhadap Kinerja Termal Selubung Bangunan, Simulasi Bangunan Hipo-Tetik Perkantoran Berlantai Banyak Berdasarkan Data Iklim Jakarta. Yogyakarta: Gadjahmada University Press.

Shaeri, J.; Yaghoubi, M.; Alilabadi, M.; Vakilinazhad, R. 2018. “Experimental Study of Temperature, Relative Humidity and Wind Speed of Traditional Houses at Hot and Humid Climate of Iran (Case Study: Tabib and Nozari Houses in Bushehr).” Honar-Ha-Ye-Ziba Memari-va-Shahrs 23: 93–105.

Soegijanto, Derringer.J, dan Busch .J. 1989. “Building Energi Standard for Indonesia. Policy Analysis Process.” Lawrence Berkeley Laboratory Interim Report.

Vaughn, Bradshaw. 1993. Building Control System. Second. New York: John Willey & Sons. Inc.

Vega-Azamar, R.E.; Glaus, M.; Hausler, R.; Oropeza-García, N.A.; Romero-López, R. 2013. “An Emergy Analysis for Urban Environmental Sustainability Assessment, the Island of Montreal, Canada.” Landsc. Urban Plan 118: 18–28.

Wang, L.S., Ma, P., Hu, E., Giza-Sisson, D., Mueller, G. & Guo, N. 2014. “A Study of Building Envelope and Thermal Mass Requirements for Achieving Thermal Autonomy in an Office Building.” Energy and Buildings 78: 79–88.

DiLaura, D. L. (2011). Illuminating Engineering SocietyThe Lighting Handbook Tenth Edition | Reference and Application. United States of America: Printed in the United States of America.

Hochenga, H. (2011). Microstructural Fabrication and Design of Sunlight Guide Panel of Inorganic-Organic Hybrid Material. Journal of Energy and Buildings, 43, 1011-1019.

Li, Z., Zhang, H., Wen, C.-Y., Yang, A.-S., & Juan, Y.-H. (2020, October). Effects of height-asymmetric street canyon configurations on outdoor air temperature and air quality. Building and Environment, 183(107195), 1-23. doi:https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2020.107195




DOI: http://dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v11i2.004

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Layout Jurnal Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10038

Declaration & CTA Form Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10079

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : [email protected]
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats

Untuk respon cepat dapat menghubungi pengelola
Christy Vidiyanti
08567535557