KONSEP KAMPUNG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KERJA

Authors

  • La Ode Abdul Rachmad Sabdin Andisiri Sekolah Pendidikan Voksi Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Ishak Kadir Sekolah Pendidikan Voksi Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Muhammad Zakaria Umar Sekolah Pendidikan Voksi Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2018.v8i2.002

Keywords:

pembangunan, kampung, pendidikan, pelatihan

Abstract

Pembangunan perdesaan adalah bagian integral dari pembangunan Indonesia, hakekat pembangunan adalah pembangunan manusia dan sumber daya manusia di perdesaan masih sangat rendah sehingga, arah pembangunan desa sebaiknya mengutamakan manusia dan penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan (1)  mengetahui fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat perdesaan sebagai prasarana belajar, (2) menemukan rumusan kawasan binaan kampung kerja sebagai kawasan aglomerasii pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya masyarakat desa. Penelitian ini diselenggarakan di Kabupaten Muna dan metode penelitian ini berlandaskan pada paradigma post-positivisme yakni metode studi kasus pendekatan kualitatif dimana aspek – aspek yang dianalisis adalah angkatan kerja, sektor ekonomi, kebutuhan bangunan, infrastruktur, dan zonasi keruangan. Penelitian ini menemukan dua temuan (1) kebutuhan akan fasilitas yang dibutuhkan untuk peningkatan kualitas angkatan kerja, (2) rumusan model kawasan binaan kampung pendidikan dan pelatihan kerja sebagai kawasan aglomerasi peningkatan sumber daya manusia perdesaan.


Rural development is an integral part of Indonesia's development, the essence of development is human development and human resources in rural areas are still very low so that the direction of rural development should prioritize humans and job creation. The objetives of this research are (1) find out the facilities needed by rural communities as learning infrastructure, (2) find the formulation of the working area of the working village as an educational agglomeration area as an effort to improve the quality of rural community resources. This research was conducted in Muna Regency and this research method was based on the post-positivism paradigm, a case study method of qualitative approach where the aspects analyzed were labor force, economic sector, building needs, infrastructure, and spatial zoning. This study found two findings (1) the need for facilities needed to improve the quality of the workforce, (2) the formulation of the model of the village built area of education and job training as an agglomeration area to increase rural human resources.


 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andisiri, L.A.R.S., & Faslih, A., (2018). Perencanaan Perdesaan Perspektif Spasial, Kendari: UHO Press.

BPS, (2017). Kabupaten Muna Dalam Angka, Kendari: BPS Sultra.

BPS, (2018). Sulawesi Tenggara Dalam Angka, Kendari: BPS Sultra.

Sugiyono, (2014), Skripsi Tesis dan Disertasi, Bandung: Alfabeta

Downloads

Published

2019-06-25

How to Cite

1.
Andisiri LOARS, Kadir I, Umar MZ. KONSEP KAMPUNG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KERJA. Vitruvian [Internet]. 2019 Jun. 25 [cited 2026 Jun. 28];8(2):67-74. Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/4488

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)