Penerapan Arsitektur Perilaku Pada Perancangan Panti Rehabilitasi Untuk Orang Dengan HIV/AIDS Di Sleman

Agus Cahyadi, Muhammad Arief Kurniawan

Abstract


ABSTRAK

 

HIV dan AIDS (Acquire Immune Deficiency Syndrome) merupakan masalah global. Kurangnya pengetahuan akan cara penularan virus HIV dan pengobatan terhadap ODHA di Indonesia, membuat semakin meningkatnya kasus HIV dan AIDS setiap tahunnya dan muncul berbagai stigma negatif dari masyarakat terhadap ODHA. Dengan adanya stigma negatif dari masyarakat lain terhadap penyakitnya membuat ODHA memiliki rasa takut, tidak percaya diri, marah, malu dan kecewa pada dirinya sendiri. Metode perancangan yang digunakan adalah metode pendekatan arsitektur perilaku. Beberapa data awal yang telah ditemukan pada survei awal, dikembangkan dalam survei lanjutan. Data-data tersebut kemudian diperdalam dan dikembangkan melalui serangkaian survei yang dilakukan berulang kali. Proses analisis merupakan bagian yang menyatu dengan proses observasi data. Dari proses ini kemudian dibangun konstruksi teori dari lapangan. Untuk memenuhi semua kebutuhan dalam proses rehabilitasi diperlukan penataan ruang yang baik agar hubungan antar ruang dapat mendukung semua kegiatan yang terjadi dalam proses tersebut. Selain itu juga, untuk menciptakan suasana rehabilitasi maka diperlukan lingkungan yang baik dalam perancangan panti rehabilitasi agar pasien dapat berinteraksi dengan sesama pasien dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, merancang sebuah bangunan panti rehabilitasi untuk orang dengan HIV/AIDS agar mampu mengembalikan fungsi sosial ODHA di dalam masyarakat dengan pendekatan arsitektur perilaku.

Kata Kunci : Arsitektur Perilaku, HIV dan AIDS, Panti Rehabilitasi

 

ABSTRACT

HIV and AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) are global issues. A limited knowledge of HIV transmission and treatment for people with HIV/AIDS in Indonesia has increased the number of HIV/AIDS cases annually and made the society stigmatize people with HIV/AIDS. Such stigma has made people with HIV/AIDS feel frightened, unconfident, ashamed, and disappointed with themselves. The designing method used in this thesis was the behavioral architecture. Some preliminary data from an initial survey was developed in the follow-up survey. Such data was then further studied and developed through a series of repeated surveys. The analysis process became an integral part of the data observation process. Thereafter, a theory was constructed based on the field data processing. To fulfill all the needs of rehabilitation process, a well-designed spatial planning is required, so the relationship between spaces can support all the activities in the process. In addition, to support the atmosphere of rehabilitation, a good environment is required in designing a rehabilitation center to allow patients to interact well with each other. To conclude, a rehabilitation center for people with HIV/AIDS was designed to restore the social function of people with HIV/AIDS in society based on behavioral architecture.

 

Keywords: Behavioral Architecture, HIV and AIDS, Rehabilitation Center


Keywords


Arsitektur Perilaku; HIV dan AIDS; Panti Rehabilitasi

Full Text:

PDF

References


Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. (2017). Resume Profil Kesehatan Provinsi D. I. Yogyakarta Tahun 2017. Yogyakarta, Indonesia: Author.

Green, C. W. (2013). Pengobatan untuk AIDS: Ingin Mulai? Jakarta: Yayasan Spiritia.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Kementrian Kesehatan Perkembangan HIV/AIDS Triwulan I Tahun 2018. Jakarta, Indonesia: Author.

Laurens, J. M. (2005). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: Grasindo.

Muflihatunnaimah, Fitrikasari, A., & Sofro, M. A. (2018). Perbedaan Tingkat Stres, Cemas dan Depresi antara Terapi Efavirenz dengan Nefirapine.

Murni, S., Green, C. W., Djauzi, S., Setiyanto, A., & Okta, S. (2013). Hidup Dengan HIV. Jakarta: Yayasan Spirita.

Natalia, D. A., & Roychansyah, M. S. (2017). Strategi Adaptasi Bangunan di Perumnas Condong Catur Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, 125-134.

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2005 Tentang Standar Rehabilitasi Sosial Dengan Pendekatan Profesi Pekerjaan Sosial.

White, E. T. (1985). Analisis Tapak. Intermatra.




DOI: http://dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2019.v8i3.001

Refbacks



Layout Jurnal Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10038

Declaration & CTA Form Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10079

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : [email protected]
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats

Untuk respon cepat dapat menghubungi pengelola
Christy Vidiyanti
08567535557