PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI PEKANBARU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM

Dede Irma Juwita, Wahyu Hidayat, Mira Dharma

Abstract


Narkoba merupakan salah satu masalah yang besar hingga saat ini, baik di kota-kota besar hingga kedesa-desa sekalipun. Riau adalah salah satu kota yang yang terjerat kasus narkoba. Sepanjang tahun 2019, Riau menangani kasus narkoba sebanyak 1.817 kasus dengan 2.496 sebagai tersangka (Sitinjak, 2019). Pekanbaru pun tidak luput dari kasus narkoba mengingat beberapa kasus yang telah terjadi di Pekanbaru. Korban penyalahgunaan narkoba mengalami gangguan fisik dan psikis yang dapat melukai dirinya sendiri dan orang disekitar sehingga diperlukannya wadah dalam proses pemulihan mental sekaligus moral korban penyalahgunaan narkoba. Kurangnya fasilitas yang memadai juga menjadi alasan dalam perancangan pusat rehabilitasi narkoba di Pekanbaru. Salah satu penyebab terjeratnya manusia ke dalam lingkungan narkoba adalah kurangnya iman dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka diperlukannya wadah pemulihan yang mampu mendekatkan diri kepada sang pencipta, maka dari itu perancangan pusat rehabilitasi narkoba di Pekanbaru menggunakan pendekatan arsitektur Islam sebagai tema dan acuan dalam perancangan. Arsitektur Islam diterapkan pada perancangan berupa prinsip arsitektur Islam yang menghubungkan manusia, tuhan dan alam ciptaan-Nya. Pengaplikasian arsitektur Islam pada bangunan rehabilitasi narkoba terdapat pada perancangan massa bangunan, interior bangunan dan lansekap serta elemen-elemen warna dan material yang digunakan pada perancangan sesuai dengan kebutuhan proses rehabilitasi.  

 

Drugs is one of the big problems to date, both in big cities and even in villages. Riau is one of the cities caught in drug cases. Throughout 2019, Riau handled 1,817 drug cases with 2,496 as suspects (Sitinjak, 2019). Pekanbaru was not spared from drug cases given several cases that have occurred in Pekanbaru. Victims of drug abuse experience physical and psychological disorders that can injure themselves and those around them so that they need a container in the process of mental recovery as well as the morale of victims of drug abuse. Lack of adequate facilities is also a reason in the design of drug rehabilitation centers in Pekanbaru. One of the causes of human being trapped into the drug environment is the lack of faith and devotion to God Almighty, so the need for a container of recovery that is able to get closer to the creator, therefore the design of drug rehabilitation centers in Pekanbaru using the approach of Islamic architecture as a theme and reference in design. Islamic architecture is applied to the design of Islamic architectural principles that connect humans, God and nature of His creation. The application of Islamic architecture in drug rehabilitation buildings is found in the design of building masses, building interiors and landscaping as well as the color and material elements used in the design in accordance with the needs of the rehabilitation process.  


Keywords


Narkoba; penyalahgunaan narkoba; rehabilitasi narkoba; arsitektur Islam

References


Bustomi, A. 2015. Pondok Pasantren Penghafal Al-Qur’an pada Islamic Center bin Bazdi Bantul. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.

Fikriani, A. 2010. Arsitektur Islam : Seni Ruang dalam Peradaban Islam. Malang : el-Harakah.

Irawan, R. F., Sumaryoto, & Muqoffa, M. 2019. Penerapan Arsitektur Islam pada Perancangan Islamic Centre Kabupaten Brebes. senTHONG, 2(1).

Nurfadillah, A. T. 2019. Syar’I Wedding Center di Pekanbaru dengan pendekatan Arsitektur Islam. Jom FTEKNIK, 6(1), 2.

Nurjayanti, W., Aly, A., & Ronald, A. 2014. Karakteristik Rumah Tinggal dengan Pendekatan Nilai Islami . Simposium Nasional RAPI XIII, FT UMS.

Peraturan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkotika dan Penyalahgunaan Narkotika

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2012. Tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit Ruang Perawatan Intensif

Pulungan, M. S. 2015. Kajian Dampak Narkoba di Kalangan Pelajar SLTP-SLTA di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 22 (1), 91.

Rahmawati, N. 2010. Pusat Terapi dan Rehabilitasi bagi ketergantungan Narkoba dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku. Surakarta: Universitas Sebelas Maret, 40.

Soebyakto, D. P. 2015. Pusat Terapi dan Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba Provinsi Jawa Tengah di Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku. Semarang : Universitas Negeri Semarang, 12-35.

Timoera, D. A., & Martono, A. 2016. Efektivitas Rehabilitasi dan Pola Pembinaan terhadap Pecandu Narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Indonesia LIDO Bogor. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 16(1).

Undang Undang No.22 tahun 1997 tentang Narkotika. Undang Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Utaberta, N. 2011. Rekonstruksi Pemikiran, Filosofi dan Perancangan Arsitektur Islami Berbasis Al-Qur’an dan Sunnah. Simposium Alam Bina Serantau. Malaysia : University Kebangsaan Malaysia.

Zamzamniah, A. N., Rifqah, A., & AS, Z. 2019. Filosofi Penerapan Arsitektur Islam pada Mesjid Agung Syekh Yusuf Gowa . TIMPALAJA, 1(1), 71.




DOI: http://dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2021.v10i2.001

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Layout Jurnal Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10038

Declaration & CTA Form Vitruvian: http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/10079

(WAJIB DI UPLOAD SEBAGAI SUPLEMENTARY SAAT SUBMIT ARTIKEL)

Vitruvian
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Tlp./Fax : +62215871335
Surel : arsitektur@mercubuana.ac.id
p-ISSN : 2088-8201
e-ISSN : 2598-2982
Website : http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian
DOI : 10.22441/vitruvian

Vitruvian is indexed by the following abstracting and indexing services:

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats