EVALUASI PENERAPAN SISTEM OTOMASI PADA MAIN STATION PT. XYZ (INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT) TERHADAP PENCAPAIAN TITIK BEP (BREAK EVEN POINT)

Popy Yuliarty, Muhammad Luthfi Ihsanudin

Abstract


Abstrak

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan agribisnis berlokasi di Sumatera Utara yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit mulai dari pembibitan, penanaman, pemanenan dan pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO).Penelitian ini membahas mengenai evaluasi penerapan sistem otomasi pada stasiun klarifikasi yang merupakan Main Station dari pabrik kelapa sawit terhadap pencapaian titik BEP dari investasi sistem otomasi tersebut. Metode yang digunakan untuk menentukan titik BEP adalah metode peramalan regresi linier. Data yang digunakan adalah pada saat pabrik belum menerapkan sistem otomasi yaitu pada tahun 2014 dan data pabrik pada saat setelah dilakukan penerapan otomasi dan evaluasi terhadap penerapan sistem otomasi tersebut yaitu tahun 2015 dan 2016. Pengaruh seting mesin dan parameter control, berpengaruh terhadap saving losses, sehingga saving losses akan didapatkan lebih besar terlihat pada tahun 2014 0.02% dan di tahun 2015 dan 2016 menjadi rata-rata 0.055% dengan produksi 76.5 ton/jam akan saving sebesar 4,2 ton/jam cpo. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai NPV setelah evaluasi sebesar Rp 7,478.000.000 dari RP 5.998.420.000 awal, IRR setelah evaluasi sebesar 25% dari 18%, PP evaluasi selama 3 tahun, 11 Bulan dari awal 7 tahun 2 bulan, dan BCR sebesar evaluasi 2.211 dari 1.803. serta didukung dua aspek penting lainnya seperti aspek teknis & produksi seperti reduce manpower, oil recovery.

 

Kata Kunci: Evaluasi Sistem, Otomasi, Investasi, BEP

 

Abstract

PT. XYZ is one of the agribusiness company located in North Sumatra which is engaged in oil palm plantation starting from seeding, planting, harvesting and processing of fresh fruit bunches (FFB) to Crude Palm Oil (CPO). This research discusses the evaluation of the implementation of automation system at the clarification station which is the Main Station of the palm oil mill towards achieving the BEP point of the automated system investment. The method used to determine the BEP point is the linear regression forecasting method. The data used is when the factory has not implemented the automation system that is in 2014 and the factory data at the time after the implementation of automation and evaluation of the implementation of the automation system is 2015 and 2016. The influence of machine settings and control parameters, affect saving losses, so saving losses will be more visible in 2014 0.02% and in 2015 and 2016 to average 0.055% with 76.5 tons / hour production will saving 4.2 tons / hour cpo. From the calculation results obtained NPV value after evaluation of Rp 7.478.000.000 from RP 5.998.420.000 beginning, IRR after evaluation of 25% from 18%, PP evaluation for 3 years, 11 months from the beginning 7 years 2 months, and BCR for evaluation 2.211 from 1,803. and supported two other important aspects such as technical & production aspects such as reduce manpower, oil recovery.

 

Keywords: System Evaluation, Automation, Investment, BEP


Keywords


Keywords: System Evaluation, Automation, Investment, BEP

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana
Jl. Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Tlp./Fax: +62215871335
p-ISSN: 2085-5869 / e-ISSN: 2598-4853
http://journal.mercubuana.ac.id/index.php/pasti/

 

This journal is accredited:

This journal is indexed by:

     

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats