Robot Pendeteksi Gas Beracun Menggunakan NodeMCU Esp8266 Berbasis IoT

Penulis

  • Karomatul Laili Universitas Mercu BUana, Indonesia
  • Triyanto Pangaribowo Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Badaruddin Badaruddin Universitas Mercu BUana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/jte.v10i3.006

Abstrak

Salah satu unsur penting dilingkungan yang dapat menjadi parameter untuk menentukan kondisi lingkungan bersih atau tercemar adalah gas. Karbon monoksida merupakan salah satu jenis gas berbahaya/beracun. Efek gas karbon monoksida untuk kadar 50 ppm masih tergolong aman, sedangkan lebih dari itu menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh. Robot pendeteksi gas beracun ini dibuat secara mobile agar bisa mencari adanya sumber kandungan karbon monoksida (CO). Untuk dapat mengontrol robot secara mobile dan otomatis, digunakan teknologi Internet of Things(IoT). Robot pendeteksi gas beracun ini dirancang menggunakan menggunakan Wi-Fi sebagai alat komunikasi penghubung antara Node MCU ESP8266 dengan android dan sensor MQ-7, untuk menggerakan  roda robot digunakan Motor Driver L298 dan motor DC. Sedangkan untuk software menggunakan Anto.io sebagai platform Internet of Things(IoT)  dan mitt app inventor sebagai tool untuk membuat aplikasi android. Robot masih dapat terkoneksi dengan baik pada jarak 50 m dan pada saat jarak melebihi 50 m sinyal tidak dapat bekerja dengan baik dikarenakan pada jarak tersebut koneksi internet sudah tidak dapat terhubung. Kendali jarak jauh berbasis Internet of Things dapat menghubungkan antara robot dan android dan memiliki responsivitas hingga 100%. Buzzer pada android akan aktif/berbunyi dan tampilan status pada android menunjukkan “Berbahaya” apabila gas CO > dari 50 ppm, sebaliknya buzzer tidak aktif dan tampilan status pada android menunjukan “aman” apabila gas CO < 20ppm.

Kata Kunci — Fetal, Heartbeat, Replacement, Simulator.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

M. Tania. “Alat Pendeketsi Gas CO Menggunakan Sensor MQ-7 Berbasis Android”. Jurnal Elektro Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Telkom University. Project Akhir, Universitas Sumatera Utara. Medan. 2017

Novianti, Atik dan S. Unang. “Perancangan Robot Pendeteksi Lingkungan Berbahaya Berbasis Logika Fuzzy dan Kontrol Android”. Jurnal Elektro Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Telkom University. Bandung. 2015

A. F. Rifa’i. “Sistem Pendeteksi dan Monitoring Kebocoran Gas (Liquefield Petrolum Gas) Berbasis Internet Of Things”. Teknik Informatika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. JISKa Vol.1, No. 1, pp. 5-13. 2016

C. H. Sinaga. “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Gas Karbon Monoksida (CO) Menggunakan Sensor MQ-7 Berbasis Arduino Uno R3”. Skripsi Sarjana Sains, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Medan. Medan. 2017

R. Oktarianda. “Aplikasi Sensor MQ-7 Pada Robot Pendeteksi Gas CO Berbasis Mikrokontroler”. Laporan Akhir Diploma III, Teknik Elektro, Politeknik Negeri Sriwijawa. Palembang. 2015

Diterbitkan

2020-02-17

Cara Mengutip

[1]
K. Laili, T. Pangaribowo, dan B. Badaruddin, “Robot Pendeteksi Gas Beracun Menggunakan NodeMCU Esp8266 Berbasis IoT”, JTE, vol. 10, no. 3, hlm. 183–187, Feb 2020.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

> >>