STUDI PENEMPATAN ARRESTER DI PT. PLN (PERSERO) AREA BINTARO

Penulis

  • Badaruddin Badaruddin Universitas Mercu Buana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/jte.v3i1.737

Abstrak

Pada umumnya bila arus gangguan itu sebesar 5A atau lebih kecil busur listrik yang timbul pada kontak-kontak antara kawat yang terganggu dan bumi masih dapat padam sendiri (Self Extinguishing). Tetapi sistem-sistem tenaga itu makin lama makin besar baik panjangnya maupun tenaganya. Dengan demikian arus yang timbul bila terjadi lagi gejala-gejala “Arching Grounds” semakin menonjol. Gejala ini sangat berbahaya karena akan menimbulkan tegangan lebih transient yang dapat merusak alat-alat.

Yang dimaksud dengan Effective Grounding adalah pembumian dimana perbandingan antara reaktansi urutan positif lebih kecil atau sama dengan tiga, dan perbandingan tahanan urutan nol dan reaktansi urutan positif lebih kecil atau sama dengan satu (X0-/X1≤3;X1≤1).

Kata kunci : Self Extinguishing, Arching Ground, Effective Grounding

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2012-01-01

Cara Mengutip

[1]
B. Badaruddin, “STUDI PENEMPATAN ARRESTER DI PT. PLN (PERSERO) AREA BINTARO”, JTE, vol. 3, no. 1, Jan 2012.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

> >>