Analisis Penyebab Unbilled Invoice Pada Perusahaan Pengolahan Limbah Dengan Metode FMEA

Authors

  • Monica Desideria Preciosa Universitas Mercu Buana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/pasti.2026.v20i2.009

Keywords:

unbilled invoice, aliran kas, proses bisnis, pengolahan limbah, FMEA

Abstract

Aliran kas perusahaan merupakan salah satu hal terpenting dalam sebuah proses bisnis. Pasalnya, aliran kas yang baik dapat menjaga stabilitas keuangan sehingga bisnis dapat terus berjalan. Akibat dari aliran kas yang tidak berjalan dengan baik dapat menyebabkan terganggunya siklus keuangan pada sebuah perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah karena unbilled invoice. Penyebab ini harus segera diketahui dan diselesaikan permasalahannya. Studi kasus dengan metode FMEA dilakukan untuk mengetahui penyebab permasalahan aliran kas yang tidak seimbang, kemudian menyelesaikan permasalahan tersebut dengan siklus PDCA. Harapan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah presentase unbilled invoice dapat menurun bahkan tidak terjadi di kemudian hari. Hasil dari penelitian yang dilaksanakan menunjukkan rata-rata jumlah unbilled invoice berkurang dari presentase awal sebesar 17% menjadi sebesar 7%. Dapat disimpulkan bahwa aliran kas yang tidak seimbang disebabkan oleh unbilled invoice, dan metode untuk memulihkan aliran kas yang tidak seimbang adalah dengan menurunkan presentase unbilled invoice

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Monica Desideria Preciosa, Universitas Mercu Buana

Department of Industrial Engineering

References

Al-dalain, R., Beithou, N., Bani Khalid, M., Borowski, G., & Alsaqoor, S. (2024). Enhanced approach for prioritisation of failures in failure mode and effects analysis under uncertainty. Advances in Science and Technology Research Journal, 18(6), 259–265. https://doi.org/10.12913/22998624/192300

Asma, T. N. (2013). Pengaruh aliran kas dan perbedaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal terhadap persistensi laba. Pengaruh Aliran Kas Dan Perbedaan Antara Laba Akuntansi Dengan Laba Fiskal Terhadap Persistensi Laba.

Dahniar, T. (2022). Pengendalian Mutu Produk Pada Industri Komponen Sepeda MotorMenuju Zero Defect Untuk Mencapai Optimalisasi Manufaktur (T. Hidayati, Ed.). Pascal Books.

Hammer, M. (2015). What is business process management? In Handbook on Business Process Management 1 (Vol. 1, pp. 3–16). Springer.

Hati, R. P., Mulyati, S., Armaini, H., Syafruddin, & Pasaribu, R. M. (2023). Analisa faktor-faktor penyebab piutang tak tertagih pada PT Perusahaan Gas Negara Tbk Area Batam. Measurement: Jurnal Akuntansi, 17(2), 244–252.

Hidayat, T., & Saefulloh, A. (2022). Perawatan Carryroller Belt Conveyor C101 pada mesin Incinerator dengan Metode Fishbone Diagram di PT Fajar Surya Wisesa, Tbk. Jurnal Teknik Industri, 3(1), 47–52.

Indriantoro, N. (2003). Metodologi Penelitian Bisnis. Telkom University.

Jonny. (2025). Reducing an Indonesian auto part production cycle time using the PDCA approach: A case study. Engineering, Technology & Applied Science Research, 15(1), 19690–19694. https://doi.org/10.48084/etasr.7712

Julioneta, V., Suhartono, S., & Lie, A. A. (2026). Analisis implementasi Failure Mode and Effects Analysis dalam mitigasi risiko operasional pada proses valuasi nilai aktiva bersih reksa dana di BNI Kustodian Services. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 9(4), 581–589. https://doi.org/10.31539/gqnk6849

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2015). Insenerasi Sampah. Sistem Informasi B3 Dan POPs.

Mobley, R. K. (2014). Maintenance Engineering Handbook (8th ed). McGraw-Hill Education.

PT Solusi Bangun Indonesia. (2023). Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Desember 2022 dan 2021.

Putri, P. A. (2020). Penerapan Akuntansi Piutang Usaha pada PT. Indra Karya (Persero) Divisi Usaha Khusus dan Investasi.

Realyvásquez-Vargas, A., Arredondo-Soto, K. C., Carrillo-Gutiérrez, T., & Ravelo, G. (2018). Applying the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle to reduce the defects in the manufacturing industry. A case study. Applied Sciences (Switzerland), 8(11). https://doi.org/10.3390/app8112181

Saputro, Y., & Sigit Pramudyo, C. (2022). Analisis 5M (Man, Material, Machine, Money & Methode) dalam Pengembangan Teknologi Pertahanan di Indonesia (Studi Kasus: PT LEN Industri). Dalam Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta.

Sumarya, E., Irwan, H., & Nuraeni, B. E. (2026). Controlling material mismatch in stamping through total quality management and the PDCA approach. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 25(1), 105–114. https://doi.org/10.23917/jiti.v25i1.16538

Suryani, A., & Alfa, B. N. (2023). Analisis kelayakan proyek pengelolaan limbah drilling cutting di perusahaan manufaktur semen. Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri (PASTI), 17(1), 90–99.

Swari, S. J., & Verawati, M. (2022). Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(4), 269–275. https://doi.org/10.25047/j-remi.v3i4.3256

Zurriah, R. (2021). Pengaruh Free Cashflow Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis, 21(1). https://doi.org/10.30596/jrab.v21i1.6530

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

1.
Preciosa MD. Analisis Penyebab Unbilled Invoice Pada Perusahaan Pengolahan Limbah Dengan Metode FMEA. Pasti [Internet]. 2026 Aug. 31 [cited 2026 Oct. 16];20(2):239-53. Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/pasti/article/view/25697

Similar Articles

<< < 

You may also start an advanced similarity search for this article.