Analisis Perbaikan Proses Kerja untuk Mengurangi Manufacture Defect Rate (MDR) dengan Metode DMAIC

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22441/jitkom.v7i2.005

Kata Kunci:

DPMO, DMAIC, FMEA, Proses Kerja, Standar Operating Prosedure

Abstrak

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang memproduksi alat switchgear listrik dari skala Low Voltage hingga Medium Voltage. Dari hasil tinjauan lapangan perusahaan mempunyai masalah terhadap tingginya MDR (Manufacture Defect Rate) pada proses produksi switchgear Low Voltage dimana nilai DPMO diluar batas toleransi perusahaan yaitu dengan nilai DPMO maksimal 17.000. Dari data yang didapatkan penyebab dominan tingginya MDR terjadi pada proses busbar assembly dan defect terbesar terjadi disebabkan oleh busbar treatment. Terdapat 4 faktor penyebab terjadinya defect pada busbar treatment yaitu faktor Manusia, Material, Mesin dan lingkungan. Empat penyebab kegagalan dengan RPN terbesar memiliki skor nilai 147. Dalam tabel FMEA empat penyebab RPN terbesar tersebut adalah busbar korosi dari faktor lingkungan, tidak adanya pencegahan mingguan dari faktor mesin, ketebalan cat tidak sesuai dari faktor material dan drafter salah mengirim gambar dari faktor manusia. Perbaikan yang telah dilakukan adalah dengan membuat alur proses yang belum ada dan memperbaiki alur proses kerja yang sudah ada serta perbaikan SOP. Perbaikan proses kerja dan SOP ini harus dilaksanakan secara terus menerus sehingga menjadi budaya perusahaan, untuk itu perlu diawali dengan adanya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proses kerja dan SOP yang baru.

Referensi

J. MIRAWATI, “Peranan Customer Service Dalam Meningkatkan Pelayanan Terhadap Nasabah Pada Bank Nagari Cabang Siteba Padang,” 2019.

H. Kartika, R. Ambarita, and C. S. Bakti, “Identifikasi Beban Kerja untuk peningkatan Produktifitas divisi Help Desk dengan Metode Work Sampling,” vol. 6, no. 1, pp. 7–15, 2022.

N. Sibanda and U. Ramanathan, “A holistic approach of quality: a case of UK chocolate manufacturing,” Int. J. Qual. Reliab. Manag., vol. 37, no. 5, pp. 711–731, 2020, doi: 10.1108/IJQRM-12-2018-0332.

O. O. Abdurrahman, V. Sarasi, I. Chaerudin, I. Primiana, and A. Yunani, “Analisa faktor-faktor lean proses untuk meningkatkan efektivitas proses produksi : Studi kasus di Industri Farmasi BFM ) ( Analysis of lean process factors to improve production process effectiveness : Case study in BFM Pharmaceutical Industry ),” vol. 14, no. 1, pp. 78–90, 2022, doi: 10.22441/oe.

H. M. Kholik, “DMAIC Dalam Metode Six Sigma dan Eksperimen Shainin Bhote sebagai Penurunan Persentase Cacat,” Tek. Ind., vol. 9, no. 78, pp. 117–127, 2008.

R. Muis and R. Wawolumaja, “Pengendalian & Penjaminan Kualitas Topik 2: SQC-Peta Kendali,” in Diktat kuliah, Bandung: Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha, 2013.

J. P. Costa, I. S. Lopes, and J. P. Brito, “Six Sigma application for quality improvement of the pin insertion process,” Procedia Manuf., vol. 38, no. 2019, pp. 1592–1599, 2019, doi: 10.1016/j.promfg.2020.01.126.

H. Kartika et al., “Six sigma benefit for Indonesian pharmaceutical industries performance: A quantitative methods approach,” Syst. Rev. Pharm., vol. 11, no. 9, pp. 466–473, 2020, doi: 10.31838/srp.2020.9.66.

P. Guleria, A. Pathania, H. Bhatti, K. Rojhe, and D. Mahto, “Leveraging Lean Six Sigma: Reducing defects and rejections in filter manufacturing industry,” Mater. Today Proc., vol. 46, no. xxxx, pp. 8532–8539, 2021, doi: 10.1016/j.matpr.2021.03.535.

N. Nandakumar, P. G. Saleeshya, and P. Harikumar, “Bottleneck Identification and Process Improvement by Lean Six Sigma DMAIC Methodology,” Mater. Today Proc., vol. 24, pp. 1217–1224, 2020, doi: 10.1016/j.matpr.2020.04.436.

A. Dorothea Wahyu, Manajemen Kualitas, 2nd ed. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka, 2020.

M. Julian Syaputra, A. Purwanto, R. Septiadi, H. Kartika, R. Dimas Puja Kusuma, and M. Haris, “Does Smes Need Lean Six Sigma ? Anwer From Indonesian Smes During Pandemic Covid-19,” J. Crit. Rev., vol. 7, no. 19, p. 2020, 2020.

H. Kartika, C. S. Bakti, and S. Purwanti, “Quality Improvement of Herbal Sachet in filling Powder Machine Using Six Sigma Method,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 453, no. 1, 2018, doi: 10.1088/1757-899X/453/1/012038

Diterbitkan

2023-09-21

Cara Mengutip

[1]
H. Kartika, S. A. Rafi, dan C. S. Bakti, “Analisis Perbaikan Proses Kerja untuk Mengurangi Manufacture Defect Rate (MDR) dengan Metode DMAIC”, JITKOM, vol. 7, no. 2, hlm. 110–116, Sep 2023.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

> >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.