PENINGKATAN CYCLE TIME PROSES MESIN DRAWING TEMBAGA DENGAN METODOLOGI SMED PADA INDUSTRI KABEL DI TANGERANG

Authors

  • LILIK SETYAWAN

Keywords:

Penerapan SMED, Pareto, FishBone, Pengukuran waktu

Abstract

Metode   Single Minutes   Exchange   of   Dies   (SMED)   merupakan   salah   satu   tool   dari   lean manufacture  yang  bisa memisahkan  kegiatan  changeover  model  atau  setup  menjadi  dua  aktifitas,  yaitu internal  setup  dan external setup.  Dengan  mengubah  internal  setup  menjadi  external setup  dan mengurangi elemen kegiatan internal setup maka akan terjadi penurunan waktu prosesnya. Pada industri kabel di tangerang metode SMED di terapkan pada proses operation mesin line drawing tembaga . Besarnya downtime mesin line drawing tembaga yang terjadi pada saat sebelum penerapan SMED adalah 24.92 menit. Setelah dilakukan penerapan SMED dan dengan analisa fishbone dalam melakukan improvement pada beberapa  tahapan  proses  operation    ternyata    mampu  menurunkan  waktu    menjadi    15.16  menit  atau persentase penurunan waktu  operation menjadi  39.16 % . Ini mengakibatkan  kenaikan output setiap shift dari 11 bobbin menjadi 16 bobbin atau meningkat menjadi 15 bobbin tiap hari atau  360 unit bobbin tiap bulan. Dan dari keuntungan hasil waktu proses produksi ini adalah sebesar Rp 1.788.516.277 per bulan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-09-03

How to Cite

1.
SETYAWAN L. PENINGKATAN CYCLE TIME PROSES MESIN DRAWING TEMBAGA DENGAN METODOLOGI SMED PADA INDUSTRI KABEL DI TANGERANG. Pasti [Internet]. 2018 Sep. 3 [cited 2026 Jun. 4];12(2):184-9. Available from: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/pasti/article/view/3720

Similar Articles

<< < 

You may also start an advanced similarity search for this article.