BRAND EQUITY BANK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN

Penulis

  • Rachmad Hidayat Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Trunojoyo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/sinergi.2016.2.002

Kata Kunci:

Markov Chain, Brand Equity, Brand Awareness, Brand Loyalty, Bauran Promosi Pemasaran

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi pangsa pasar menggunakan metode Markov Chain dan menganalisis brand equity pada Bank BUMN untuk merancang strategi pemasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa prediksi pangsa pasar tertinggi adalah BNI, BRI  dan Bank Mandiri. Brand awareness tertinggi adalah BRI. Brand loyalty tertinggi adalah Bank Mandiri  dengan level switcher ke habitual buyer dan satisfied buyer semakin besar, tetapi pada level liking the brand dan committed buyer mengalami penurunan. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai tidak adanya keterkaitan antara tingginya brand awareness dengan loyalitas. BRI dengan bank yang memiliki brand awareness paling tinggi di mata nasabah, namun tingkat nasabah yang melakukan perpindahan brand juga paling tinggi. Oleh karena itu para manajer pemasaran bank tidak boleh hanya puas dengan tingkat keterkenalan bank mereka. Para manajer pemasaran harus berupaya menggerakkan semua marketing effort mereka untuk meningkatkan brand awareness nasabah sehingga menjadi brand loyalty.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2016-06-01

Cara Mengutip

[1]
R. Hidayat, “BRAND EQUITY BANK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN”, Sinergi, vol. 20, no. 2, hlm. 91–100, Jun 2016.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

> >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.