KOEKSISTENSI KONSEP MAKNA SIMBOLIK RUMAH KAUM KAOMU (MALIGE) DENGAN KANTOR DISPENDA KOTA BAUBAU

Penulis

  • Muhammad Zakaria Umar Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Muhammad Arsyad Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Abstrak

Kenyataan diberbagai kota besar di dunia memang menunjukkan gejala kian lunturnya jatidiri akibat bermunculannya karya-karya arsitektur moderen. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengidentifikasi koeksistensi rumah kaum Kaomu (Malige) dengan Kantor Dispenda. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Baubau Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kausal komparatif terhadap rumah kaum Kaomu dengan kantor Dispenda. Penelitian ini disimpulkan bahwa koeksistensi konsep makna simbolik antara rumah kaum Kaomu (Malige) dengan kantor Dispenda ada dan sudah dimodifikasi.

Kata Kunci : Jatidiri; koeksistensi; makna simbolik; rumah kaum Kaomu (Malige); kantor Dispenda

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2017-05-06

Cara Mengutip

1.
Umar MZ, Arsyad M. KOEKSISTENSI KONSEP MAKNA SIMBOLIK RUMAH KAUM KAOMU (MALIGE) DENGAN KANTOR DISPENDA KOTA BAUBAU. Vitruvian [Internet]. 6 Mei 2017 [dikutip 8 November 2026];6(2). Tersedia pada: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/1399

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama