Kinerja Reflektor Cahaya dalam Mengoptimalisasi Pencahayaan Alami di Kelas Sekolah Budi Mulia

Penulis

  • Muhammad Asnawi Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Christy Vidiyanti Universitas Mercu Buana,
  • Agust Danang Ismoyo Universitas Mercu Buana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2019.v8i3.002

Kata Kunci:

Sistem pencahayaan, pencahayaan alami, konservasi energi, optimalisasi pencahayaan, ruang kelas, Lighting systems, natural lighting, energy conservation, lighting optimization, classrooms

Abstrak

Sekolah SMA Budi Mulia memiliki bentuk bangunan memanjang dengan orientasi bukaan jendela langsung menghadap Timur dan Barat. Hal ini memiliki potensi bahwa ruang kelas akan mendapatkan sinar matahari langsung karena orientasi bukaan jendela sesuai dengan pergerakan matahari. Namun potensi ini belum digunakan secara maksimal pada SMA Budi Mulia, terlihat dari masih menggunakan pencahayaan buatan di sepanjang hari. Dalam penelitian ini peneliti ingin meningkatkan desain yang lebih efisien untuk optimalisasi pencahayaan alami dengan pemantul cahaya di kelas sekolah Budi Mulia. Bangunan yang menggunakan cahaya buatan dapat menambah pemakaian listrik, dengan adanya optimalisasi pencahayaan alami diharapkan dapat mengurangi pemakaian listrik yang berdampak pula pada lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menguji beberapa desain pemantul cahaya. Hasil menunjukkan adanya pemantul cahaya dapat mengoptimalkan pengguaan sinar matahari sebagai pencahayaan dalam ruang kelas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Christy Vidiyanti, Universitas Mercu Buana

Department of Architecture

Referensi

Al-Khatatbeha. (2017). Energy Procedia. Improving visual comfort and energy efficiency in existing classrooms using passive daylighting techniques, 136, 102–108.

Al-Saadi. (2017). Energy Procedia. Energy Management Strategies for a Governmental Building in Oman, 141, 206–210.

Arisa, A. &. (2017). Energy Procedia. The impacts of a dynamic sunlight redirection system on the energy balance of office buildings, 122, 38 - 43.

Bergin, M. S. (2014, March 2). A Brief History of BIM. Diambil kembali dari https://en.wikipedia.org/wiki/Autodesk_Revit.

Poyan, J. (2012, Desember 1). Daylight lighting systems. Diambil kembali dari https://www.designingbuildings.co.uk: https://www.designingbuildings.co.uk/wiki/Daylight_lighting_systems

Setiawan, E. (2012-2018). Pustaka, 2.1. Diambil kembali dari kbbi.web.id: https://kbbi.web.id/pustaka

Suriyanto, d. (2014). OPTIMALISASI PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUMAH SUSUN DI JAKARTA TIMUR .

Ugliotti, d. (2016). Procedia Engineering . BIM-based Energy Analysis Using Edilclima EC770 Plug-in, Case Study Archimede Library EEB Project, 161, 3-8.

usa.autodesk. (2016, March 12). Autodesk Ecotect Analysis - Sustainable Building Design Software. Diambil kembali dari web.archive.org/web/20160312115300/http://usa.autodesk.com/ecotect-analysis/

Wiley, S. (2004). Konsep Pencahayaan Atap. Dalam W. &. sons, Lighting Design Basics (hal. 33-34).

Wisnu, W., & Indarwanto, M. Evaluasi Sistem Pencahayaan Alami dan Buatan pada Ruang Kerja Kantor Kelurahan Paninggilan Utara, Ciledug, Tangerang. Vitruvian, 7(1).

Wu, Q. (2015). Procedia - Social and Behavioral Sciences. Research on the design of ecological energy-saving building based, 216, 986 – 997

Diterbitkan

2019-08-29

Cara Mengutip

1.
Asnawi M, Vidiyanti C, Ismoyo AD. Kinerja Reflektor Cahaya dalam Mengoptimalisasi Pencahayaan Alami di Kelas Sekolah Budi Mulia. Vitruvian [Internet]. 29 Agustus 2019 [dikutip 24 Juli 2026];8(3):111-22. Tersedia pada: https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/6414

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>