Pengetahuan Guru tentang GPPH di Sekolah Dasar Inklusif Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.22441/merpsy.v13i1.17445Keywords:
Anak dengan GPPH, Pengetahuan guru, SD inklusifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris gambaran pengetahuan guru tentang siswa yang memiliki gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas (GPPH) di SD Inklusif Jakarta. Subyek penelitian ini berjumlah 96 guru di SD inklusif Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan statistika deskriptif. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling dengan Cluster Sampling.. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Knowledge of Attention Deficit Disorder Scale (KADDS) yang di kembangkan oleh Machula dengan nilai reliabilitas 0.90. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengetahuan guru masih lebih banyak yang rendah dengan persentase 55,2% dibandingkan yang tinggi dengan persentase 44,8%.Downloads
References
Aguiar, A. K. (2013). Increasing techer's knowledge about GPPH and learning disorder: An investigation on the role of psychoeducational intervention. Journal of Attention Disorder, 18 (8).
Alkahtani. (2013). Teacher's knowledge and misconception of attention deficit/hyperactivity disorder. Journal of Psychology, 4.12.
Association, A. P. (2000). Diagnostic and statistical manual of mental disorder (4th edition). Washington DC: American Psychiatric Association.
Association, A. P. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorder (5 edition). Washington DC: American Psychiatric Association.
Azwar, S. (2014). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Barkley, R. (1990). Attention Deficit Hyperactivity Disorder: handbook for diagnosis and treatment. New York: The Guil ford Press.
Dwidjo, S. (2009). Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Jakarta: Sagung Seto.
Endraswara. (2012). Filsafat Ilmu: Konsep, Sejarah, dan Pengembangan Metode Ilmiah. Yogyakarta: CAPS.
Fita Nur Arifah, S. (2016). Menjadi Guru Teladan Yang Kreatif, Inspiratif, Motivatif & Profesional. Yogyakarta: Araska.
Garnida, D. (2015). Pengantar Pendidikan Inklusif. Bandung: Refika Aditama.
Hamalik, O. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kasin, L. J. (1979). Classroom Management. New York: Harper & Row.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2017). Peraturan Kementerian Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Machula, M. (2014). Understanding and Predicting Teachers' Knowledge of Attention Deficit/Hyperactivity Disorder. United States.
Mark J. Sciutto., M. D. (2000). Teachers' Knowledge and Misperceptions of Attention Deficit/Hyperactivity Disorder. Psychology in the school, 37(2).
Mash, E. &. (2010). Abnormal child psychology (4th edition). Wardworth Cengage Learning.
Mulyasa, E. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulholland, S. (2016). International Journal of Education and Research. ADHD- spesific knowledge and attituted of teachers (ASKAT): Development and Validation of a new research instrumen, 109-116.
Ng. Natasha., P. G. (2017). Perancangan Buku Interaktif Sebagai Media Pendukung Terapi Anak-Anak ADHD Usia 6-8 Tahun. 1 No.8.
Notoatmodjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Olivia, S. (2017). Pendidikan Inklusi untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus- Diintegrasikan Belajar di Sekolah Umum. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Purwanto, N. (1995). Ilmu Pendidikan Teoritis Dan Praktis. Bandung: Rosda Karya
Pollway, Edward A, Patton, James R., Serna, Loretta. (2001). Strategies for Teaching Learners with Special Needs (7th Edition). Ohio: Merril Prentice Hall.
Rachman. (2004). Sumber Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Rineka Cipta.
Reber, S. R. (2010). Kamus Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rusyidi, I. P. (2016). Sekolah Inklusi: Pelaksanaan Sekolah Inklusi di Indonesia, 2242-4480.
Sangadji, E. & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: Andi Offset.
Saputro, D. (2009). ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorder. Jakarta: Sagung Seto.
Soetjipto. (2007). Profesi Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD, Humanitas, Vol 13 No 1. 50-61. 7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Merpsy Journal.
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. Merpsy is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









